... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Indeks

Ekstremisme Kekerasan

Eropa

Kepada Liga Muslim Dunia, Paus Sampaikan “Tak Ada Agama yang Bebas dari Pengikut Ekstremis”

Paus Fransiskus bertemu dengan Pemimpin Liga Muslim Dunia Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa pada Rabu (20/09). Keduanya saling bertukar pandangan mengenai sejumlah topik, di antaranya kerjasama antara Vatikan dan dunia Islam mengenai isu-isu mengenai perdamaian dan koeksistensi.

Kamis, 21/09/2017 17:29 0

Opini

Rencana Aksi PBB dan Sertifikasi Khotib

Pada akhirnya, Anda tak perlu heran jika tiba-tiba penguasa negeri anda mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang terasa “aneh”, semisal penulis buku dipenjarakan, menulis kalimat tauhid di atas bendera negara dianggap perilaku kriminal, pemblokiran media-media tertentu secara sepihak, sertifikasi khotib, munculnya slogan “awas opini berujung jeruji”, dan lain sebagainya.

Rabu, 15/02/2017 14:57 0

Indonesia

Kapolri: Jangan Sampai Terjadi Konflik Besar Seperti di Ambon, Poso dan Peristiwa 1998

“Kita sangat prihatin dengan konflik yang terjadi di dunia Islam yang akhirnya terjadi terorisme. Dulu di Afganistan, sekarang di Iraq dan Syria. Indonesia kan negara yang cukup damai. Untuk itu, di negara kita tidak boleh terjadi konflik-konflik besar. Seperti di Ambon, Poso dan peristiwa 1998,” ujar pria kelahiran Palembang ini.

Rabu, 02/11/2016 17:29 0

Indonesia

Ketidakadilan Global Jadi Aktor Utama Pendorong Ekstremisme Kekerasan (CVE)

Penggagas dan tuan rumah Forum Damai Sedunia (World Peace Forum) Din Syamsudin menyatakan ekstremisme kekerasan atas nama agama, suku, ras dan kepentingan politik telah menjadi ancaman paling berbahaya bagi peradaban manusia.

Rabu, 02/11/2016 14:55 0

Indonesia

Ratusan Tokoh Dunia Bahas Ekstremisme Kekerasan (CVE) di World Peace Forum 6

Ketua Steering Committee The 6th World Peace Forum (WPF), Dr Chusnul Mariah berharap acara WPF bisa berjalan dengan baik. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, World Peace Forum tahun ini digelar di Indonesia sejak 1-3 November 2016. Tema yang diangkat adalah Countering Violent Extremism: Human Dignity, Global Injustice and Collective Responsibility. (Baca juga: Ekstremisme Kekerasan (CVE) Jadi Tema World Peace Forum ke-6, Awal November Ini)

Senin, 31/10/2016 19:21 0

Opini

Wahai Bapak BNPT, Dengarkan Suara Curahan Hatiku

Kembali ke persidangan, bapak saya ternyata dituduh menyembunyikan salah satu tersangka pelaku Bom Bali I. Dan pada prosesnya, banyak kejanggalan dalam persidangan termasuk Mukhlas yang di-setting gagal untuk hadir memberi kesaksian.

Senin, 31/10/2016 14:00 0

Indonesia

BNPT Bisa Fasilitasi Mantan Napi Teroris Berdakwah, Asalkan….

Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen. Pol. Arief Dharmawan menyatakan bahwa kegiatan kontra ideologi yang dilakukan oleh para mantan napi teroris merupakan langkah yang positif dan efektif dalam memerangi paham teroris di Indonesia.

Senin, 24/10/2016 13:01 0

Artikel

Kenapa Program Melawan Ekstremisme Kekerasan (CVE) Berbahaya?

Di bawah payung istilah Melawan Kekerasan Ekstrimisme (CVE) program ini mencakup upaya, tanpa dasar bukti, untuk memprediksi seseorang berpotensi melakukan kekerasan karena indikasi-indikasi tertentu. Dengan tidak adanya bukti (2), lembaga pemerintah meminta orang yang dekat dengan pemuda Muslim melaporkan kepada penegak hukum, termasuk lembaga lokal dan federal, terhadap anak-anak yang hanya memiliki pemikiran radikal (tanpa pengetahuan tentang apa tanda-tanda yang sebenarnya) dan mungkin sedang berada di jalan menuju ekstremisme.

Sabtu, 22/10/2016 17:37 0

Analisis

Program Melawan Ekstremisme Kekerasan (CVE): Antara Mitos dan Fakta

Ketika program melawan ekstremisme kekerasan (CVE) telah berjalan dan diimplementasikan, penting bagi kita untuk mengetahui fakta dan mitos-mitos yang berkembang seputar CVE: Mitos #1: CVE Adalah Program Mencegah Terorisme

Sabtu, 22/10/2016 13:11 0

Indonesia

BNPT: Tidak Ada Teroris dan Radikalisme, Karena di Luar Negeri yang Digunakan CVE

“Saya lebih banyak menggunakan istilah radikal anarkis. Karena di luar negeri digunakan CVE, tidak ada teroris, tidak ada radikalisasi, tidak ada radikal. Counter Violent Ekstrimisme (CVE) jadi lebih kepada ekstrimis bukan radikal,” sambung dia. Karena, menurut dia, radikal itu bermakna positif. Irfan mencontohkan bagaimana teman-teman wartawan yang bekerja di media jika tidak radikal tidak bisa menjawab pertanyaan dasar 5 W 1 H (konsep dasar pemberitaan, red).

Kamis, 20/10/2016 15:35 0

Older Posts →
Close