... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Rabu, 4 Januari 2017 06:28

#StopBlokirMediaIslam

Menjelang pergantian tahun, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir sejumlah situs, termasuk sejumlah media online Islam. Pada tanggal 30 Desember 2016 Kominfo menyurati Penyedia Layanan Internet (ISP) untuk memblokir 11 situs yang dianggap melanggar UU ITE. Hingga akhirnya tagar #StopBlokirMediaIslam ramai di media sosial sebagai bentuk protes dari masyarakat. Langkah Kominfo tersebut menjadi pengulangan tindakan serupa yang terjadi pada medio 2015, saat kementerian tersebut memblokir media-media Islam atas permintaan BNPT. Dengan menuduh melakukan penyebaran konten radikal, mereka menutup situs-situs rujukan kaum muslimin Indonesia tanpa ada pemberitahuan dan tak bisa menyebutkan bagian-bagian yang dituduhkan.

Fokus Lainnya

Selasa, 17 April 2018 20:40

Komoditisasi Syariat di Pilpres

Menjelang Pilpres 2019, mantan Ketua MPR RI Amien Rais melontarkan pernyataan yang mengelompokkan sejumlah partai sebagai hizbullah, Partai Allah. Di saat yang sama dia juga menyatakan adanya Partai Setan, hizbusysyaithan. Penggunaan kedua istilah dalam syariat Islam itu bukan kali pertama dalam panggung politik demokrasi Indonesia. Sebelumnya istilah jihad sering dijadikan sebagai komoditas politik, begitu pula seorang nama dinisbatkan pada sosok khalifah.

Kamis, 12 April 2018 13:13

Trump Tebar Ancaman

Presiden Amerika Donald Trump kembali menebar ancaman. Seperti biasa, melalui akun twitternya, pebisnis yang tak punya pengalaman panjang di bidang politik ini mengancam Rusia dan proksinya Suriah serta Iran dengan parade senjata. Apakah geratakan ini hanya basa-basi sekadar ungkapan tak rela atas kemenangan Rusia di Suriah atau akan terjadi pertemuoran panjang antar kekuatan dunia di Bumi Syam?

Senin, 2 April 2018 14:49

Puisi SARA Sukmawati

Sukmawati, salah seorang puteri Bung Karno membacakan puisi yang menyinggung syariat Islam dalam sebuah acara peragaan busana. Puisi itu menjadi polemik karena dianggap menghina azan dan cadar.

Close