... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Rabu, 4 Januari 2017 06:28

#StopBlokirMediaIslam

Menjelang pergantian tahun, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir sejumlah situs, termasuk sejumlah media online Islam. Pada tanggal 30 Desember 2016 Kominfo menyurati Penyedia Layanan Internet (ISP) untuk memblokir 11 situs yang dianggap melanggar UU ITE. Hingga akhirnya tagar #StopBlokirMediaIslam ramai di media sosial sebagai bentuk protes dari masyarakat. Langkah Kominfo tersebut menjadi pengulangan tindakan serupa yang terjadi pada medio 2015, saat kementerian tersebut memblokir media-media Islam atas permintaan BNPT. Dengan menuduh melakukan penyebaran konten radikal, mereka menutup situs-situs rujukan kaum muslimin Indonesia tanpa ada pemberitahuan dan tak bisa menyebutkan bagian-bagian yang dituduhkan.

Fokus Lainnya

Kamis, 18 Oktober 2018 20:34

Maksiat Pengundang Bala

Acara Mister dan Miss Gaya Dewata menyita perhatian dan atas desakan masyarakat akhirnya dibubarkan karena berbau homoseksualitas atau LGBT. Perilaku liwath atau LGBT sangat dibenci oleh Allah dan dalam sejarahnya kaum Nabi Luth ditimpa dengan azab yang dahsyat karena perilaku itu.

Selasa, 2 Oktober 2018 08:46

Gempa Sulteng

Belum lama berlalu gempa 7,0 skala richter terjadi Lombok, Nusa Tenggara Barat, gempa yang lebih dahsyat mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (28-09-2018) saat Maghrib tiba. Gempa dengan magnitudo 7,4 itu mengakibatkan kerusakan hebat di 3 wilayah lain, yaitu Kota Palu, Sigi, dan Parigi Moutong. Di Palu, guncangan dahsyat disusul dengan terjangan tsunami. Bangunan-bangunan rata dengan tanah, bahkan di beberapa lokasi rumah-rumah amblas ditelan bumi. Kondisi itu diperparah dengan putusnya jalur transportasi dan komunikasi. Gempa Sulteng ini diperkirakan menelan korban jiwa dalam jumlah yang sangat besar.

Selasa, 28 Agustus 2018 18:47

Persekusi #2019GantiPresiden

KIBLAT.NET - Sejak dideklarasikan untuk pertama kalinya pada Mei 2018 di Bundaran Hotel Indonesia, gerakan #2019GantiPresiden mendapatkan dukungan luas dari masyarakat dan makin populer. Di saat yang sama, muncul pula gerakan-gerakan tandingan yang menghendaki presiden yang berkuasa saat ini terus berkuasa. Meluasnya dukungan terhadap gerakan #2019GantiPresiden ditandai dengan deklarasi-deklarasi di berbagai daerah. Beberapa kali, deklarasi itu mendapatkan penolakan dan aktivisnya mengalami persekusi. Terbaru, persekusi terhadap aktivis gerakan tersebut terjadi di Pekanbaru, Riau dan Surabaya, Jawa Timur. Penggagasa gerakan #2019GantiPresiden Neno Warisman diadang dan dipulangkan ke Jakarta, sementara di Surabaya terjadi sweeping terhadap pemakai kaos bertuliskan tagar itu. Ironisnya, aparat lembaga keamanan negara seperti Polri dan BIN turut terlibat dalam aksi pengadangan tersebut.

Close