... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Pro-Ahok ask article of blasphemy to remove

Foto: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat sidang (foto: Poskota News)

KIBLAT.NET, Jakarta – Two person of the pro-Ahok, Gita Putri Damayana & Gita Syaharani make petition for article 156a on religious blasphemy be revoked.They argued that the application of this article teaches as if majority is the true.

“With the existence of this article,the State as if teach to the public that the majority is the true and the minority is the wrong,” Gita Putri Damayana wrote ini Change.org.

respond it, the head of the Scholars Union of Muslim Law (KSHUMI), Chandra Purna Irawan, affirmed that the blasphemy article if deleted will cause turmoil in society.

The proposed deletion of Article 156a of the Criminal Code (KUHP) on blasphemy, if the proposed deletion of blasphemy article approved, will cause turmoil between religious people. Because, people in Indonesia consists of many religions, “he told kiblat.net.

According to him, if these demands to delete Article blasphemy means need to revise Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika and UUD 1945 which assertive regulates the prohibition of tarnishing religious beliefs.

Editor: Furqon Amrulloh

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Penanganan Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan Dinilai Banyak Keganjilan

Selain ganjil, penanganan teror terhadap Novel terkesan lamban. Padahal Densus 88 Polisi "hebat" dalam menangani kasus terorisme

Senin, 22/05/2017 10:59 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Kasus Ranu Bentuk Kriminalisasi Wartawan

Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman menegaskan bahwa kriminalisasi terhadap jurnalis adalah kemunduran di era reformasi. Menurutnya, demokrasi saat ini digunakan untuk membungkam suara kritis.

Senin, 22/05/2017 10:45 0

Indonesia

JITU Gelar Diskusi Publik Angkat Kasus Kriminalisasi Jurnalis Ranu Muda

Hadir pada kesempatan itu, Dewan Syuro JITU Mahladi Murni, Pengacara Publik LBH Pers Gading Yonggar, Anggota Komisi I DPR Arwani Thomafi, Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman, Advokat Senior Munarman, dan Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya.

Senin, 22/05/2017 10:38 0

Indonesia

Disebut Sejajar dengan ISIS dan Al-Qaidah, Hamas Kecam Trump

Dalam hal ini, pemimpin Hamas Mushir al-Masri menilai pernyataan Trump tentang Hamas ini merupakan bentuk dukungannya atas kejahatan yang dilancarkan oleh Israel terhadap warga Palestina.

Senin, 22/05/2017 10:19 0

Indonesia

JITU: Ranu Melakukan Aktivitas Liputan di Social Kitchen

Anggota Dewan Syuro Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Mahladi menegaskan bahwa saat di Sosial Kitchen Solo, Ranu Muda menjalankan tugas jurnalistik. Ia menegaskan bahwa Ranu bukan anggota LUIS.

Senin, 22/05/2017 09:45 0

Indonesia

Komisi I DPR: Ancaman dalam Kerja Jurnalistik Bungkam Suara Kritis Wartawan

Anggota Komisi I DPR RI, Arwani Thomafi menegaskan bahwa seorang jurnalis kerap dihadapkan dengan penegak hukum saat melakukan peliputan di wilayah strategis. Misalnya di pertambangan dan tempat maksiat. Menurutnya, tugas jurnalistik seharusnya tidak dihadapkan dengan penegak hukum. Ia mengatakan hal itu akan membungkam suara kritis dari wartawan.

Senin, 22/05/2017 09:10 0

Opini

Analisis Yuridis Kasus Firza Husein

Proses hukum terhadap Firza Husein (FH) menuai polemik di masyarakat. Polemik tersebut berujung adanya dugaan terjadinya “kriminalisasi” terhadap Imam Besar Islam Indonesia, yang mulia Dr. (Cand) Habib Rizeq Shihab, Lc, MA (HRS). Anggapan yang berkembang di masyarakat tentu tidaklah tanpa dasar, melainkan adanya berbagai keganjilan dalam proses pengungkapan dan pemeriksaan yang berujung ditetapkannya FH sebagai tersangka tindak pidana pornografi. Lebih lanjut keganjilan yang muncul itu dikaitkan dengan HRS.

Senin, 22/05/2017 08:51 0

Indonesia

Referendum Minahasa Merdeka Tamparan untuk Jokowi

Komandan Kokam PP Pemuda Muhammadiyah, Mashuri Masyhuda menilai bahwa gerakan ini bentuk pelecehan terhadap Presiden Jokowi.

Ahad, 21/05/2017 23:00 0

Indonesia

Berdasarkan Hisab, Persis Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada Tanggal 27 Mei

Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) menetapkan 1 Ramadhan 1438 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 27 Mei 2017.

Ahad, 21/05/2017 22:29 0

Indonesia

Meski Kelompok Kecil, Pelaku Minahasa Merdeka Harus Ditindak Tegas

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan bahwa pelaku referendum merdeka di Minahasa harus ditindak tegas

Ahad, 21/05/2017 21:57 0

Close