... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Jakarta governor Sentenced to two years prison for Blasphemy case

Foto: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

The North Jakarta District Court has found outgoing Jakarta Governor Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama guilty of blasphemy for suggesting that some people had abused a Quranic verse.  The judges in blasphemy case sentenced the defendant Basuki Tjahaja Purnama “Ahok” to two years imprisontment.

“The defendant is proven guilty and convicingly in blaspheme the religion, related to surah Al Maidah,” judge Dwiarso Budi Santiarto said when reading the verdict at Ministry of Agriculture’s Auditorium, South Jakarta, on Tuesday 9 May 2017.

According to the judges, there were several points that incriminating the defendant. Firstly, Ahok did not feel guilty over his statement as an insult to religion. Secondly, Ahok’s statement was harming religious harmony.

Ahok and his legal team decided to appeal.

Editor: Furqon Amrulloh

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Membedah Vonis Hakim dan Penindakan Jaksa Terhadap Ahok

Majelis Hakim tidaklah salah memutus Ahok dengan pidana 2 (dua) tahun penjara karena berpendapat Ahok terbukti melakukan tindak pidana Penistaan Agama Pasal 156a KUHP

Kamis, 11/05/2017 10:33 0

Indonesia

KontraS Duga Ada Keterkaitan Antara Pembubaran HTI dan Vonis Ahok

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai ada keterkaitan tak langsung antara pembubaran Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan vonis 2 tahun terhadap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok terkait kasus penodaan agama.

Kamis, 11/05/2017 10:07 0

Indonesia

MUI: Pembubaran Ormas Islam Bertentangan dengan Demokrasi

Irjen Pol Anton Tabah Digdoyo mengungkapkan, pengumuman pembubaran suatu ormas sangat tidak sesuai dengan prinsip demokrasi.

Kamis, 11/05/2017 07:42 0

Indonesia

Dipindahkan ke Mako Brimob, Komisi III: Ahok Dapat Keistimewaan

Bila seorang yang sudah divonis seharusnya berada di Lapas, bukan Rumah Tahanan (Rutan).

Kamis, 11/05/2017 07:07 0

Indonesia

HTI Akan Dibubarkan, Romo Syafii Teringat Masa Penjajahan

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii mengatakan bahwa pembubaran ormas Islam saat ini mengingatkan dirinya kepada para penjajah dahulu

Kamis, 11/05/2017 06:37 0

Indonesia

Ahok Divonis 2 Tahun Penjara, Zaitun Rasmin: Tidak Maksimal

Wakil Ketua GNPF-MUI, Zaitun Rasmin mempertanyakan vonis yang dijatuhkan hakim kepada terdakwa penista agama Ahok

Kamis, 11/05/2017 05:58 0

Amerika

Demonstrasi Dianggap sebagai Kejahatan di Era Donald Trump

Lebih dari 20 negara bagian AS telah mengajukan proposal undang-undang untuk membatasi aksi demonstrasi sejak Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS. Proposal ini dinilai sangat melanggar hak kebebasan berekspresi di negara yang konon sangat menjunjung tinggi demokrasi.

Rabu, 10/05/2017 23:10 0

Indonesia

Tak Ingin Ada Perang Saudara, GNPF-MUI Tawarkan Rekonsiliasi

Ketua GNPF MUI, Ustadz Bachtiar Nasir mengungkapkan bahwa pasca vonis 2 tahun penjara kepada penista agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hendaknya diadakan rekonsiliasi agar kembali tercipta suasana yang kondusif.

Rabu, 10/05/2017 22:27 1

Eropa

Untuk Afghanistan, NATO Sampai Minta Tambahan Pasukan Inggris

Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO telah meminta Inggris untuk mengirim lebih banyak pasukan ke Afghanistan. Permintaan NATO didasari meningkatnya "krisis keamanan" di negara tersebut.

Rabu, 10/05/2017 21:48 0

Indonesia

Ini Tiga Catatan Anggota Komisi III DPR Soal Vonis Ahok

“Apa yang dituntut oleh JPU dan putusan pengadilan jelas-jelas menghina MUI. Karena MUI dalam fartwanya, Ahok menista agama. Jadi tuntutan JPU dan putusan pengadilan itu menistakan majelis ulama,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (10/05).

Rabu, 10/05/2017 21:15 0

Close