Charlie Hebdo Kerap Diminta Bikin Karikatur soal Nabi Muhammad

KIBLAT.NET, Paris – Tim editorial Charlie Hebdo menulis bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk menerbitkan ulang kartun, yaitu saat sidang dibuka.

“Kami sudah sering diminta sejak Januari 2015 untuk mencetak karikatur lain dari Muhammad,” katanya.

“Kami selalu menolak melakukannya, bukan karena dilarang – hukum mengizinkan kami melakukannya – tetapi karena ada kebutuhan akan alasan yang baik untuk melakukannya, alasan yang memiliki makna dan membawa sesuatu ke dalam perdebatan.”

Surat kabar itu kerap menyinggung berbagai masalah kontroversial. Hal ini membuatnya menjadi pendukung kebebasan berbicara bagi banyak orang di Prancis, meskipun sering melewati batas.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan dirinya bukanlah tempat untuk memberikan penilaian atas keputusan Charlie Hebdo untuk menerbitkan ulang kartun tersebut, dengan mengatakan Prancis memiliki kebebasan berekspresi.

Tapi saat berbicara dalam kunjungannya ke Lebanon, dia mengatakan menjadi kewajiban warga Prancis untuk menunjukkan kesopanan dan rasa hormat satu sama lain, dan menghindari “dialog kebencian”.

Mantan direktur Charlie Hebdo, Philippe Val, juga memuji “ide luar biasa” untuk mempertahankan kebebasan berpikir dan berekspresi dalam menghadapi “teror”.

Para tersangka, yang diadili mulai pukul 08.00 GMT pada hari Rabu, dituduh memberikan berbagai tingkat dukungan logistik kepada para pembunuh.

Sidang telah ditunda beberapa bulan dengan sebagian besar ruang sidang Prancis ditutup karena epidemi virus corona.

Sumber: France24
Redaktur: Ibas Fuadi

charlie hebdopenistaan agama
Comments (0)
Add Comment