Ledakan Granat Mengguncang Kabul, Lima Orang Tewas dan Dua Luka-luka

Tiga serangan granat S.T 74 terjadi di ibu kota Afghanistan, Kabul pada Sabtu (20/02/2021). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai dua lainnya, kata seorang pejabat polisi Afghanistan.

KIBLAT.NET, Kabul – Tiga serangan granat S.T 74 terjadi di ibu kota Afghanistan, Kabul pada Sabtu (20/02/2021). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai dua lainnya, kata seorang pejabat polisi Afghanistan.

Juru bicara kepolisian Kabul, Ferdaws Faramarz mengatakan dua ledakan yang disebabkan oleh granat S.T 74 yang menempel pada kendaraan terjadi dalam selang waktu 15 menit dan ledakan ketiga yang menargetkan kendaraan polisi meledak sekitar dua jam kemudian.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

Ledakan bom tersebut terjadi di jalan Darul Aman di lingkungan barat laut Karte Parwan, kata Faramarz.

Mayoritas serangan bom di ibu kota Kabul dalam beberapa bulan terakhir adalah granat S.T 74.

Ledakan kedua menargetkan sebuah mobil di lingkungan Kabul barat laut yang menjadi tempat tentara nasional bepergian, menewaskan dua tentara. Seorang pejalan kaki sipil juga tewas.

Ledakan ketiga menghancurkan sebuah mobil polisi di Kabul barat yang menewaskan dua petugas polisi. Sementara itu, ledakan pertama menargetkan sebuah mobil sipil yang melukai kedua pelancong yang berada di dalam kendaraan tersebut.

Polisi Kabul mengatakan penyelidikan sedang dilakukan.

Kelompok lokal yang berafiliasi dengan ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas beberapa serangan tersebut, tetapi banyak serangan yang tidak diklaim oleh kelompok manapun, sementara pihak Kabul sering menuduh Taliban.

Taliban sendiri membantah bertanggung jawab atas sebagian besar serangan itu.

Pakta Perdamaian Ditinjau

Afghanistan telah mengalami lonjakan serangan bom secara nasional, pembunuhan yang ditargetkan, dan kekerasan di medan perang karena negosiasi perdamaian di Qatar antara Taliban dan pemerintah Afghanistan telah terhenti. Sudah lebih dari sebulan kedua pihak tidak bertemu dalam perundingan.

Sementara itu, pemerintahan baru AS sedang meninjau kesepakatan damai AS-Taliban yang ditandatangani 29 Februari tahun lalu. Bagian utama dari perjanjian itu adalah komitmen Washington untuk penarikan semua pasukan asing pada 1 Mei dari Afghanistan.

Rusia telah meningkatkan upaya untuk mencoba dan menemukan jalan ke depan, mengunjungi para pemain dan pejabat regional serta tokoh-tokoh senior Taliban.

Zamir Kabulov, utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin untuk Afghanistan, bertemu dengan para pejabat Pakistan, termasuk panglima militer Jenderal Qamar Javed Bajwa, pada hari Jumat untuk membahas proses perdamaian.

Pakistan dipandang sebagai pemain kunci dalam proses perdamaian Afghanistan sejak kepemimpinan Taliban mempertahankan rumah dan markas besar di Pakistan.

Sumber: TRT
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat