Mardani: Buzzer Mencemari Ruang Publik dengan Konten Negatif

KIBLAT.NET, Jakarta – Politisi PKS, Mardani Ali Sera menilai bahwa buzzer berdampak buruk bagi kehidupan sosial politik Indonesia. Menurutnya, selama ini buzzer memenuhi ruang publik dengan konten negatif.

“Fenomena buzzer buruk bagi kehidupan sosial politik Indonesia. Karena kebenaran ditentukan sepihak oleh pola menyerang lawan tanpa dialog dan musyawarah,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Kiblat.net pada Jumat (19/02/2021).

“Buzzer mencemari ruang publik dengan sampah dan konten negatif,” sambungnya.

Ia beranggapan bahwa mestinya Pemerintah berdiri diatas semua golongan. Menurutnya, tak masalah jika Presiden Jokowi mengapresiasi pendukungnya pasca kemenangan Pilpres.

“Tapi setelah itu diingatkan, kemenangan politik jadi dasar pelayanan bagi semua eleman bangsa. Bukan hanya kelompoknya sendiri,” ucapnya.

Selain itu, Mardani juga menilai bahwa tidak perlu aturan khusus untuk buzzer. Tapi cukup tegakkan etika kepemimpinan dan penegakan hukum yang adil maka buzzer akan hilang dengan sendirinya.

“Buzzer itu laksana lalat, ketika ada bangkai ada lalat. Makanya pemimpin yang memelihara buzzer patut dipertanyakan,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat