Hakim Tunggal Anggap Penahanan dan Penersangkaan HRS Sah

KIBLAT.NET, Jakarta – Praperdilan penetapan tersangka Habib Rizieq sudah di tahap akhir. Sebelum membaca putusan, Hakim Tunggal, Ahmad Syahyuti membacakan tuntutan dari pemohon dan jawaban dari termohon.

Hakim Tunggal juga membacakan keterangan salah satu saksi fakta yang hadir ke persidangan, yaitu Abdul Qadir.

“Tidak satu pu polisi yang menegur dan melarang maulid tersebut. Hadir pula satpol PP yang mengarahkan agar peserta menerapkan protokol kesehatan menggunakan toa,” kata Syahyuti mengutip ucapan Qadir, Selasa (12/01/2021).

Syahyuti lantas mengutip salah satu ahli yang dihadirkan pemohon, Prof. Muzakkir. Berdasarkan keterangan ahli, pasal 160 KUHP merupakan delik materiil.

“Terkait pasal 160 KUHP, Orang yang dihasut harus melakukan tindak pidana karena hasutan tersangka. Pasal itu sudah menjadi delik materiil sehingga harus ada hubungan kausalitas,” paparnya.

Di akhir, Syahyuti membacakan putusan atas praperadilan yang digelar selama lima hari berturut-turut ini. Hakim memutuskan bahwa penetapan tersangka sah.

“Memutuskan bahwa menolak seluruhnya permohonan dari dari pemohon, maka penahanan tersebut sah,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat