Saksi Fakta ungkap Polisi Ikut Atur Maulid di Petamburan

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengacara HRS mendatangkan saksi fakta terkait Maulid di Petamburan saat sidang praperadilan, yaitu Abdul Qadir. Salah satu pengacara HRS, Alamsyah Hanafiah mengatakan bahwa Qadir mengungkapkan saat maulid ada petugas yang mengatur dan mengamankan acara.

“Saat itu datang Satpol PP, Dishub, Polisi dan Tentara yang mengatur. Bagi kita berarti ini boleh karena tidak ada langsung himbauan dari panitia maupun petugas yang melarang,” kata Alamsyah menukil keterangan Qadir, Kamis (07/01/2021)

Ia juga menyebutkan bahwa andai kata petinggi polisi mengatakan itu salah, maka bukan salah rakyat tapi salah polisi, salah orang Dishub. Menurutnya, jangan sampai kekeliruan pemerintah dibebankan ke rakyat.

“Karena di dalam UU itu harus ada himbauan jangan rapat, begitu membandel suruh push up. Prakteknya kan seperti itu. Di situlah ketika dia membandel, dia menolak baru dia bisa dikenakan pasal 216 KUHP. Tapi di sisni tidak demikian,” paparnya.

“Acara berjalan kondusif, Satpol PP pakai toak meminta jaga jarak. Itu kan imbauan dari petugas aparatur resmi, tapi tidak ada yang melarang acara itu dan tetap berjalan,” sambung Alamsyah.

Maka, kata dia, di sini Polisi tidak bisa membuktikan Habib Rizieq menentang petugas. Karena acara berjalan terus tanpa ada larangan.

“Jadi keterangan saksi ini sangat menguatkan. Yang sebelumnya kita tidak tau di sana ada polisi yang membantu mengamankan, ada Tentara, Dishup, Satpol PP. Sangat bagus itu keterangan,” tukasnya.

BACA JUGA  Presiden Picu Kerumunan di NTT, Pengacara HRS: Hukum Untuk Semua!

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat