Laporan Balik Munarman untuk Zaenal Arifin Ditolak Polisi

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekretaris Umum FPI, Munarman melaporkan balik Zaenal Arifin karena dinilai menyebarkan berita bohong dan pencemaran nama baik. Namun, laporan yang dilayangkan melalui pengacara ditolak kepolisian.

“Iya kami melaporkan balik karena klien kami disebut telah membuat bingung masyarakat. Bahkan terlapor menyebut, teman-teman FPI ketika masuk penjara dan tak ada pembelaan, itu gara-gara Munarman,” kata pengacara Munarman, Sulistyowati kepada Kiblat.net, Rabu (23/12/2020).

“Namun, anehnya laporan kami ditolak oleh Polisi bahkan masih di bagian konseling,” sambungnya.

Sulis menyebutkan bahwa alasan penolakan karena saat ini proses hukum dari laporan Zaenal Arifin masih berjalan. Ia mempertanyakan alasan polisi tersebut.

“Kenapa baru di bagian konseling sudah ditolak? Kita seharusnya melakukan laporan dan dilakukan penyelidikan dahulu,” tuturnya.

Ia menyebutkan bahwa pelaporan ini menunjukkan bahwa penegakan hukum tak berdasar equality before the law. Sebab, laporan Zaenal dengan cepat diproses.

“Kalau harus menunggu sampai proses pelaporan ke klien kami selesai, bagaimana dengan kerugian yang diterima klien kami? Seharusnya kami diberi kesempatan,” ulasnya.

Untuk ke depannya, kata dia, pengacara akan melakukan koordinasi dengan Munarman.

Dalam laporan tersebut, Munarman menilai Zaenal Arifin telah melakukan pembuatan berita palsu dan atau pencemaran nama baik. Zainal diduga melanggar Pasal 28 ayat (1) tentang ITE dan Pasal 14 dan/atau Pasal 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Pasal 317 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP. Selain Zainal, tim juga melaporkan seseorang bernama Muhammad Rofii Mukhlis.

BACA JUGA  HNW Nilai Perpres Ekstremisme Adu Domba Masyarakat

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat