Terkait Kerumunan Megamendung, Ade Yasin dan Ridwan Kamil Dipanggil Polisi

Mereka dipanggil sebagai saksi.

KIBLAT.NET, Bandung – Bupati Bogor, Ade Yasin memenuhi panggilan Polda Jawa Barat pada Selasa (15/12/2020). Ade dipanggil sebagai saksi terkait kerumunan di Markaz Syariah FPI di Megamendung pada Jumat (13/11/2020).

Dikutip dari Antara, Ade diketahui hadir di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat sekitar pukul 10.00 WIB. Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu hadir menggunakan pakaian dan kerudung berwarna merah.

“Tadi (pemeriksaan, red.) berlangsung mulai jam 10.00 WIB, sekarang kita tunggu saja, yang bersangkutan masih memberikan keterangan terhadap penyidik sesuai dengan undangan hari ini,” kata Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/12/2020).

Ketika datang ke Polda Jawa Barat, Ade belum berkomentar apapun terkait kehadirannya itu. Selain Ade, Erdi mengatakan polisi juga mengundang sejumlah ahli untuk diminta keterangannya terkait kerumunan di Megamendung pada Jumat (13/11/2020) lalu.

“Ada beberapa, di antaranya ahli dari epidemiologi, dan hukum dari salah satu universitas terkemuka di Jawa Barat,” kata Erdi.

Dia mengatakan pihaknya juga bakal melakukan pemeriksaan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Rabu (16/12/2020). Namun hingga kini ia mengaku belum menerima konfirmasi kehadiran pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

“Mudah-mudahan besok sesuai harapan dan waktunya yang bersangkutan (Ridwan Kamil, red.) hadir, tapi itu kita belum terkonfirmasi secara utuh,” ujarnya.

BACA JUGA  Pengacara Sebut Habib Rizieq Dijadikan Target Operasi Politik

Sebelumnya Ade Yasin juga telah dijadwalkan untuk memberi klarifikasi terkait kerumunan di Megamendung pada Jumat (20/11/2020) lalu. Namun pada saat itu yang bersangkutan masih dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 sehingga proses pemeriksaan dijadwalkan ulang.

Sumber: Antara
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat