Mengejutkan, Pengakuan Dirut Jasa Marga Terkait CCTV ke Komnas HAM

Dirut Jasa Marga, Subakti Syukur mengatakan 23 dari 277 CCTV di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek tak berfungsi normal saat kejadian penembakan 6 anggota FPI oleh Polisi.

KIBLAT.NET, Jakarta – Dirut Jasa Marga, Subakti Syukur mengatakan 23 dari 277 CCTV di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek tak berfungsi normal saat kejadian penembakan 6 anggota FPI oleh Polisi.

Subakti mengungkapkan CCTV yang ada di KM48 hingga KM72 itu mengalami gangguan sehingga tak dapat merekam dan mengirimkan gambar.

“23 itu bukan tidak berfungsi, hanya pengiriman datanya berapa jam terganggu. Mau perbaikan tapi hujan, karena itu kan harus dideteksi pakai suatu alat, sehingga perlu waktu,” jelas Subakti seusai memberikan konfirmasi kepada Komnas HAM pada Senin (14/12/2020).

Menurut Subakti, gangguan pengiriman data itu menyebabkan kejadian di ruas jalan tol tersebut tidak terekam. Namun, 254 kamera CCTV lain yang ada di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan di setiap gerbang tol berfungsi normal.

“Kalau di gerbang tol dan lain-lainnya itu ada (rekamannya, red.). Jadi hanya sekitar 23 CCTV yang terganggu, sehingga kejadiannya di ruas jalan itu tidak terekam,” pungkasnya.

Sumber: Viva
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat