Habib Rizieq: Muslim Wajib Berpegang Pada Hukum Allah

KIBLAT.NET, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab menegaskan bahwa umat Islam harus menjaga persatuan. Menurutnya, hal ini telah diperintahkan oleh Allah Ta’ala.

“Allah menyebutkan bahwa dalam Quran Surat Al-Imron ayat 103 yang artinya, berpegang teguhlah kamu sekalian pada tali allah dan jangan sekali kali bercerai berai. Itu perintah Allah,” katanya dalam acara Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh pada Ahad (02/12/2020)

Selain itu, Ia juga menegaskan bahwa siapa saja yang mendeklarasikan dirinya sebagai muslim, maka mereka wajib berpegang teguh pada hukum Allah.

“Hukum Allah yang diturunkan adalah way of life, yaitu jalan hidup dari dunia ke akhirat. Muslim wajib berpegang pada Al-Quran, sunnah nabi, ijma, qiyas dan sebagainya yang menjadi sumber hukum terpercaya,” paparnya.

Namun, Habib Rizieq menggaris bawahi bahwa persatuan umat Islam harus dilandasi pada keimanan. Menurutnya, tak boleh umat Islam bersatu di atas kemungkaran.

“Orang beriman wajib bersatu, tapi ukan sembarang bersatu. Harus bersatu dalam Islam, iman, akhlak dan kebajikan, kebersamaan, taat dan taqwa,” tegasnya.

“Bukan sebaliknya yaitu bersatu dalam kezsliman, dalam dusta. Bukan bersatu dalam kemungkaran,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat