Pemerintah Sweeping Pamflet Habib Rizieq di Medsos

KIBLAT.NET. Jakarta – Polri bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan sweeping pamflet Habib Rizieq Syihab di media sosial. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, patroli dilakukan Direktorat Siber Bareskrim.

“Jadi, yang memiliki hak untuk eksekusi take down adalah Kemenkominfo,” katanya seperti dilansir dari JPNN pada Rabu (24/11/2020).

Nantinya, apabila patroli siber menemukan pelanggaran terkait pamflet Habib Rizieq akan diinformasikan ke Kemenkominfo. Lalu Dari Kemenkominfo akan berkoordinasi dulu dengan pemilik akun untuk bisa menghapus konten atau pamflet yang dinilai kurang pantas.

Kemudian, peran Polri berkoordinasi dengan pihak Facebook, Instagram ada perusahaan lain untuk menginformasikan adanya unggahan pamflet digital yang tak pantas.

“Polri akan berkoordinasi kepada perusahaan itu, sifatnya memberikan informasi,” tambah Awi.

Menanggapi hal itu, Pengacara FPI Aziz Yanuar menegaskan bahwa tindakan pemerintah sangat berlebihan. “Ini berlebihan, terlalu paranoid. Apa salah Habib Rizieq sehingga dilarang di dunia maya?,” ucapnya saat dihubungi Kiblat.net.

Reporter: Taufiq Ishaq
Sumber: JPNN

 

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat