Dugaan Penipuan hingga UU ITE, Yusuf Mansur Bakal Dilaporkan Polisi

Setelah digugat secara perdata, kini Yusuf Mansur akan digugat secara pidana.

KIBLAT.NET, Jakarta – Proyek investasi Yusuf Mansur tampaknya mulai bermasalah. Para investor mulai menempuh jalur hukum baik perdata ataupun pidana. Mereka merasa investasi mereka semakin tidak jelas arahnya alih-alih mendatangkan keuntungan.

Setelah pada Maret lalu lima investor proyek Condotel Moya Vidi menggugat Yusuf Mansur secara perdata di PN Tangerang. Kini ada investor dari proyek lain yang menempuh jalur pidana.

Hal tersebut disampaikan oleh Ikatan Advokasi Muslim Indonesia (IKAMI) selaku kuasa hukum korban dalam konferensi pers yang digelar oleh pada Senin (16/11/2020) di Upnormal Coffee Kemang, Jakarta Selatan.

Djudju Purwantoro selaku sekjend IKAMI mengungkapkan dugaan tindak pidana oleh Yusuf Mansur sudah menggelinding sejak tahun 2014 dan terus berkembang.

“Tapi memang tampaknya belum ada sesuatu katakanlah tindakan hukum yang efektif bisa menjerat beliau karena di beberapa kasus ataupun kantor polisi baik itu di Jawa Timur ataupun di Polda (Metro Jaya, red.) sendiri bisa dikatakan “masih lolos” begitu,” ungkapnya.

Dari ratusan korban, lanjut Djuju, ada empat orang yang melaporkan secara pidana di Mabes Polri dan setelah pelaporan ternyata Yusuf Mansur menempuh upaya musyawarah dan bersedia berdamai dengan konsekuensi akan mengembalikan kerugian kepada mereka.

Perdamaian inilah yang menurut Djuju bisa menjadi fakta hukum adanya tindak pidana. Dan indikasi bahwa secara tidak langsung yang bersangkutan mengakui memang ada suatu tindak atau persoalan pidana

BACA JUGA  Din Syamsuddin Nilai Pemanggilan Anies Oleh Polisi Tak Wajar

“Kok mau mengganti kalau tidak melakukan tindak kejahatan,” imbuhnya.

Pada bulan Maret tahun 2014, Yusuf Mansur bersama tim melakukan perjalanan ke Hongkong berceramah di hadapan para TKI Hongkong dan menawarkan proyek-proyek investasi dengan iming-iming keuntungan.

Berdasar temuan Djuju, sebagian kecil ada yang menyetor langsung ke rekening Yusuf Mansur namun sebagian besar menyetor ke rekening semacam tim yang dibina Yusuf Mansur.

Meskipun demikian, Yusuf Mansur tetap dapat terjerat tindak pidana.

“Tapi yang bersangkutan ini dalam istilah atau teori pidana sudah jelas-jelas turut serta melakukan suatu tindak pidana, turut serta inilah yang harus diproses secara hukum,” tegas Djuju.

Dugaan Penipuan hingga UU ITE

IKAMI menyebut Yusuf Mansur mungkin akan dilaporkan dengan pasal 378 terkait penipuan, 379 A terkait penipuan yang menjadi mata pencaharian, 372 terkait penggelapan dan mungkin juga akan dijerat UU ITE.

Landasan IKAMI untuk menjerat dengan UU ITE adalah ada salah satu proyek investasi yaitu tabung tanah yang tidak ada update sejak tahun 2014 sehingga membingungkan investor untuk mencari informasi terkait investasinya kemana.

Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) menampilkan bukti-bukti keterlibatan Yusuf Mansur dalam proyek investasi yang dinilai bermasalah. (Rusydan/kiblat)
Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) menampilkan bukti-bukti keterlibatan Yusuf Mansur dalam proyek investasi yang dinilai bermasalah. (Rusydan/kiblat)

Adapun proyek investasi yang akan dilaporkan adalah tabung tanah,

“Tabung tanah ini kita punya bukti kuat yang aliran dananya itu langsung ke saudara Yusuf Mansur,” ujar Iwan selaku perwakilan IKAMI.

Dalam kesempatan tersebut, IKAMI juga menyebutkan bahwa proyek investasi Yusuf Mansur nyaris tidak ada yang sukses.

BACA JUGA  Sempat Masuk IGD, Kondisi Habib Rizieq Baik

Sebelumnya, Yusuf Mansur telah digugat secara perdata oleh lima investor dalam proyek Condotel Moya Vidi di PN Tangerang. Pengadilan itu sendiri telah sampai pada pembacaan putusan pada Selasa (10/11/2020) di mana Majelis Hakim memutuskan bahwa gugatan perdata kepada Yusuf Mansur tidak dapat diterima atau niet ontvankelijke verklaard (NO).

Reporter: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi

 

 

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat