Terlalu Bersemangat, Biden Salah Sebut Jumlah Korban Covid-19 AS Jadi 230 Juta

Biden terlalu banyak menyebut angka kematian.

KIBLAT.NET, Washington DC – Presiden terpilih AS, Joe Biden membuat kesalahan penting dalam pidato terpenting dalam hidupnya pada Sabtu (07/11/2020) malam setelah pengumuman resmi kemenangannya dalam Pilpres.

Dalam pidato kemenangannya, pria 77 tahun itu naik ke panggung  dengan penuh semangat kepada ratusan pendukung di Wilmington, Delaware.

Setelah melafalkan himne, dia berkata, “Saya berharap itu dapat memberikan kenyamanan dan hiburan bagi lebih dari 230 juta keluarga yang telah kehilangan orang yang dicintai karena virus corona yang mengerikan tahun ini.”

Saat ini jumlah kematian akibat Covid-19 di AS adalah lebih dari 230.000, belum mencapai jutaan.

Dalam pidato kemenangannya, Biden berjanji akan berusaha untuk menyatukan negara dan mengerahkan kekuatan kepatutan untuk memerangi pandemi Covid-19, membangun kembali kemakmuran ekonomi, menjamin perawatan kesehatan untuk keluarga Amerika, dan membasmi rasisme sistemik.

Biden sendiri akan didampingi oleh Senator AS Kamala Harris sebagai wakil presiden.

Harris akan menjadi perempuan pertama, warga Amerika kulit hitam pertama, dan warga Amerika keturunan Asia pertama yang menjabat sebagai wakil presiden AS.

Sumber: Daily Mail
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat