Marah Islam Dihina, Paul Pogba Dikabarkan Mundur dari Timnas Prancis

KIBLAT.NET, Paris – Paul Pogba dilaporkan telah mundur dari tim nasional setelah komentar dari Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menuduh bahwa Islam adalah sumber terorisme internasional.

Bintang Manchester United itu diduga telah membuat keputusan menyusul pernyataan pemerintah Prancis untuk menghormati guru yang melecehkan Nabi Muhammad. Samuel Paty (47) diserang dalam perjalanan pulang dari sekolah menengah pertama tempat dia mengajar di Conflans-Sainte-Honorine, 40 km barat laut Paris.

Paty dianugerahi Legiun Prancis d’honneur, penghargaan tertinggi yang dianugerahkan oleh negara Prancis sebagai pengakuan bahwa ia mati karena mencoba menjelaskan pentingnya kebebasan berbicara. Presiden Macron menggambarkan pembunuhan itu sebagai ‘serangan teroris Islam’ yang merenggut nyawa guru bahasa Prancis itu.

Pengunduran diri Pogba dipublikasikan hari Ahad di situs web olahraga Arab 195sports.com, yang mengatakan bahwa keputusan untuk memberikan penghargaan kepada guru itu menjadi motivasi atas keputusannya untuk berhenti bermain sebagai pemain internasional Prancis.

Pogba diduga menganggap keputusan itu menghinanya dan Muslim Prancis, terutama karena Islam adalah agama kedua di Prancis setelah Kristen.

Sementara itu, seruan meningkat di seluruh dunia agar orang-orang memboikot barang-barang Prancis setelah presiden berkomentar yang menuduh Muslim separatisme dan janjinya untuk tidak menghentikan kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad. Pogba melakukan debut internasionalnya pada tahun 2013 dan kemudian membawa Prancis meraih Piala Dunia 2018 di Rusia.

Hingga berita dimuat, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pogba maupun manajemen timnas Prancis.

Sumber: The Sun
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat