... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PTUN Jabar Putus Pencabutan Asimilasi Habib Bahar Tidak Sah

Foto: Sidang SK Pencabutan Asimilasi Habib Bahar

KIBLAT.NET, Bandung – Setelah sidang sebanyak 15 kali, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jawa Barat memutus bahwa pencabtuan asimilasi Habib Bahar bin Smith tidak sah. Hal ini diungkapkan oleh pengacara Habib Bahar, Aziz Yanuar.

“Majelis Halim memutuskan bahwa pencabutan asimilasi Habib Bahar bin Smith oleh Bapas Bogor atau tergugat dinyatakan tidak sah. Dan gugatan penggugat atas pencabutan tersebut diterima oleh Majelis Hakim,” katanya kepada Kiblat.net pada Senin (12/10/2020).

“Sehingga Habib Bahar bin Smith harus dikembalikan asimilasinya,” ujar Aziz yang juga anggota Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) ini.

Ia menyebutkan bahwa Hakim memutus tidak sah pencabutan ini karena cacat prosedur. Selain itu, Surat Keputusan (SK) pencabutan ini juga melanggar Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB).

“Alasannya SK Bapas tidak sah prosedurnya terkait pengeluaran dan kedua melanggar asas-asas umum pemerintahan yang baik terkait SK bapas tersebut. Jadi prosedurnya cacat,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, asimilasi Habib Bahar dicabut oleh Balas Bogor dengan alasan tidak jelas. Atas dasar tersebut, pengacara mengajukan gugatan ke PTUN Jawa Barat untuk menolak SK itu.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Nol Infeksi Virus saat Saudi Gelar Umrah Perdana

Pejabat itu mengatakan tahap pertama adalah 1.000 jamaah dan akan diperpanjang hingga 14 hari.

Jum'at, 09/10/2020 16:28 0

Afghanistan

Tak Sepenuhnya Ditarik, AS Sisakan 2.500 Pasukan di Afghanistan

Di Twitter, Trump berkata: "Kita harus memiliki sedikit sisa dari Pria dan Wanita kita yang melayani di rumah Afghanistan sebelum Natal!"

Jum'at, 09/10/2020 15:20 0

Myanmar

Muslim Rohingya Hidup dalam Penjara Terbuka di Myanmar

HRW mengatakan penahanan massal sebagian besar Muslim Rohingya di kamp-kamp itu seperti "penjara terbuka".

Jum'at, 09/10/2020 15:17 1

Video

Khutbah Jum’at: Rumah & Dakwah – ust. Sabiq Muslim

Sesungguhnya rumah adalah anugrah dari Allah SWT yang patut senantiasa kita syukuri.

Jum'at, 09/10/2020 14:27 0

Suriah

Demontrasi Warga Suriah: Penjajah Rusia Harus Pergi!

Warga Suriah menggelar demonstrasi di Idlib, barat laut Suriah untuk menandai lima tahun intervensi Rusia untuk mendukung rezim Bashar Assad.

Jum'at, 02/10/2020 16:55 0

Amerika

Musim Kampanye Pemilu AS, Trump Dinyatakan Positif Covid-19

Tes positif Trump menyusul berita bahwa Hope Hicks, penasihat utama dan asisten tepercaya, telah dites positif terkena virus corona baru.

Jum'at, 02/10/2020 16:45 0

Iran

Polisi Iran Tangkapi Demonstran Pro-Azerbaijan

Polisi menangkap sedikitnya 11 aktivis dan melukai tiga lainnya

Kamis, 01/10/2020 21:37 0

Mesir

Bocah 12 Tahun Meninggal Usai Bermain PUBG

Anak itu dirawat di Rumah Sakit Al-Salam di Port Said. Namun Departemen Gawat Darurat di Direktorat Kesehatan mengkonfirmasi bahwa dia telah meninggal sebelum mencapai rumah sakit.

Kamis, 01/10/2020 21:32 0

Wilayah Lain

Sekilas tentang Konflik Armenia-Azerbaijan

Nagorno-Karabakh berada di pusat konflik etnis dan teritorial antara kedua negara sejak awal abad ke-20. 

Kamis, 01/10/2020 21:28 1

Timur Tengah

Meninggal Dunia, Posisi Amir Kuwait Digantikan Saudara Kandung

Penguasa Kuwait Emir Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah telah meninggal dunia. Hal ini diumumkan di televisi pemerintah pada hari Selasa.

Rabu, 30/09/2020 19:22 0

Close
CLOSE
CLOSE