... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penangkapan Terkait Hoaks UU Cipta Kerja Tindakan Gegabah

Foto: Kapitalisme digital, akar penyebab hoaks

KIBLAT.NET, Jakarta – Pihak kepolisian telah menangkap VE yang berdomisili di Makassar, Sulawesi Selatan dengan tuduhan menyebarkan hoax terkait RUU Cipta Kerja / Omnibus Law. Dalam hal ini, LBH Street Lawyer menilai tindakan tersebut gegabah.

“Jika benar, kami beranggapan bahwa tindakan kepolisian yang menangkap seseorang dengan dalih dugaan menyebarkan hoax seputar UU Cipta Lapangan Kerja / Omnibus Law merupakan tindakan gegabah dan tidak jelas tolak ukur penentuan hoax-nya,” kata anggota LBH Street Lawyer, M. Kamil Pasha, Ahad (11/10/2020).

“Karena sampai dengan detik ini, pihak DPR maupun pemerintah sendiri belum berhasil menunjukan kepada publik, mana naskah final UU Cipta Kerja / Omnibus Law,” sambungnya.

Ia menilai penangkapan tersebut malah berpotensi memperkeruh suasana, dan memantik amarah publik, serta melukai rasa keadilan masyarakat. Menurutnya, demonstran yang terlihat sudah mulai tenang, bisa kembali meledak dan kembali ke lokasi aksi karena mendengar berita penangkapan ini.

Oleh sebab itu, pihaknya menyerukan agar pihak Kepolisian untuk segera membebaskan pihak yang telah ditangkap. Polisi, kata dia, sementara menahan diri untuk tidak menangkap siapapun dengan tuduhan hoax terkait UU Cipta Kerja / Omnibus Law.

“Karena penangkapan tersebut merupakan tindakan gegabah yang tidak jelas tolak ukur penentuan hoaxnya, sampai jelas bagi publik mana naskah final RUU Cipta Kerja,” tuturnya.

Kamil juga mendesak agar Pemerintah dan DPR mengakhiri statement monolog bahwa aksi-aksi atau demonstrasi yang terjadi diakibatkan disinformasi atau bahkan hoax. Ini semua terjadi disebabkan karena proses pembentukan UU Ciptaker yang tidak transparan dan terburu- buru ditengah pandemi Covid-19, sehingga tidak secara luas menyerap aspirasi masyarakat.

BACA JUGA  Wartawan Dipukul dan Ditangkap Polisi Saat Liput Demo UU Ciptaker

“Oleh karenanya kami menuntut untuk segera umumkan dan berikan akses publik atas naskah final RUU Cipta Kerja dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Jika tidak, maka wajar terjadi kecurigaan publik,” tuturnya.

Terakhir, ia meminta Presiden agar tidak menandatangani RUU tersebut, dan segera menerbitkan PERPPU pembatalan RUU Cipta Kerja.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Nol Infeksi Virus saat Saudi Gelar Umrah Perdana

Pejabat itu mengatakan tahap pertama adalah 1.000 jamaah dan akan diperpanjang hingga 14 hari.

Jum'at, 09/10/2020 16:28 0

Afghanistan

Tak Sepenuhnya Ditarik, AS Sisakan 2.500 Pasukan di Afghanistan

Di Twitter, Trump berkata: "Kita harus memiliki sedikit sisa dari Pria dan Wanita kita yang melayani di rumah Afghanistan sebelum Natal!"

Jum'at, 09/10/2020 15:20 0

Myanmar

Muslim Rohingya Hidup dalam Penjara Terbuka di Myanmar

HRW mengatakan penahanan massal sebagian besar Muslim Rohingya di kamp-kamp itu seperti "penjara terbuka".

Jum'at, 09/10/2020 15:17 1

Video

Khutbah Jum’at: Rumah & Dakwah – ust. Sabiq Muslim

Sesungguhnya rumah adalah anugrah dari Allah SWT yang patut senantiasa kita syukuri.

Jum'at, 09/10/2020 14:27 0

Suriah

Demontrasi Warga Suriah: Penjajah Rusia Harus Pergi!

Warga Suriah menggelar demonstrasi di Idlib, barat laut Suriah untuk menandai lima tahun intervensi Rusia untuk mendukung rezim Bashar Assad.

Jum'at, 02/10/2020 16:55 0

Amerika

Musim Kampanye Pemilu AS, Trump Dinyatakan Positif Covid-19

Tes positif Trump menyusul berita bahwa Hope Hicks, penasihat utama dan asisten tepercaya, telah dites positif terkena virus corona baru.

Jum'at, 02/10/2020 16:45 0

Iran

Polisi Iran Tangkapi Demonstran Pro-Azerbaijan

Polisi menangkap sedikitnya 11 aktivis dan melukai tiga lainnya

Kamis, 01/10/2020 21:37 0

Mesir

Bocah 12 Tahun Meninggal Usai Bermain PUBG

Anak itu dirawat di Rumah Sakit Al-Salam di Port Said. Namun Departemen Gawat Darurat di Direktorat Kesehatan mengkonfirmasi bahwa dia telah meninggal sebelum mencapai rumah sakit.

Kamis, 01/10/2020 21:32 0

Wilayah Lain

Sekilas tentang Konflik Armenia-Azerbaijan

Nagorno-Karabakh berada di pusat konflik etnis dan teritorial antara kedua negara sejak awal abad ke-20. 

Kamis, 01/10/2020 21:28 1

Timur Tengah

Meninggal Dunia, Posisi Amir Kuwait Digantikan Saudara Kandung

Penguasa Kuwait Emir Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah telah meninggal dunia. Hal ini diumumkan di televisi pemerintah pada hari Selasa.

Rabu, 30/09/2020 19:22 0

Close
CLOSE
CLOSE