Polisi Iran Tangkapi Demonstran Pro-Azerbaijan

KIBLAT.NET, Teheran – Otoritas Iran pada hari Rabu menangkap setidaknya 11 pengunjuk rasa pro-Azerbaijan. Pasukan keamanan menggunakan gas air mata untuk membubarkan aktivis yang berkumpul di sebuah taman di kota Ardabil sebagai solidaritas untuk Azerbaijan setelah serangan Armenia.

Polisi menangkap sedikitnya 11 aktivis dan melukai tiga lainnya.

Sejumlah besar orang Azerbaijan, yang merupakan sebagian besar penduduk kota Ardabil, Tabriz dan Urmia menyatakan dukungan mereka untuk Azerbaijan.

Bentrokan di perbatasan pecah pada hari sebelumnya setelah pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil dan posisi militer Azerbaijan. Jumlah korban belum diketahui.

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan akan mendukung Azerbaijan dengan segala cara.

Hubungan antara kedua negara bekas Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas, atau wilayah Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.

Empat Dewan Keamanan PBB dan dua resolusi Majelis Umum PBB, serta banyak organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan pendudukan.

OSCE Minsk Group – diketuai bersama oleh Prancis, Rusia dan AS – dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai dalam konflik tersebut, tetapi tidak berhasil

Sumber: Anadolu
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat