Buchori Yusuf Tolak Argumen Anak Eksklusif Jika Dipaksa Berjilbab

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Buchori Yusuf menolak jika membiasakan menutup aurat menyebabkan anak jadi eksklusif. Menurutnya, hal itu tak didasari fakta ilmiah.

“Bukan saja berlebihan tetapi argumen itu tanpa data dan fakta yang ilmiah. Seharusnya klaim tersebut didasari pada fakta dari lapangan, jangan hanya melemparkan opini yang kontraproduktif,” katanya kepada Kiblat.net, Sabtu (26/09/2020).

Ia juga menyebutkan bahwa terlalu naif jika pembiasaan hal-hal baik seperti mengenal aurat dan ibadah justru dihawatirkan ekseklusifisme di masa dewasa.

“Mereka tetap tumbuh di tengah lingkugannya yang sagat heterogen. Ibarat ikan meski hidup di tengah laut namun ketika keluar dari laut dia tetap tidak asin,” tuturnya.

“Itulah falsafah pembiasaan berjilbab dan jenis ibadah lainnya di masa kecil,” sambung Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Buchori menegaskan bahwa pembiasaan ibadah sejak kecil justru sangat bermanfaat bagi anak. Nantinya, ketika dewasa anak tersebut tidak canggung lagi ketika menjalankan syariat.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat