... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Marak Penistaan Syiar Islam, IUMS: Mana Suara Kelompok Pembela Kebebasan

Foto: Pembakaran masjid di Tolikara

KIBLAT.NET, Doha – Persatuan Internasional Cendekiawan Muslim (IUMS) mengecam keras pembakaran Al-Quran di Swedia.

Dalam sebuah pernyataan, IUMS yang berbasis di Doha menyesalkan penistaan terhadap Muslim dan situs suci serta kitab mereka di sejumlah negara Eropa dan Asia.

“Kami tidak mendengar kecaman atas tindakan ini dari kelompok-kelompok yang mengklaim membela kebebasan dan menghormati simbol, agama dan situs suci, dan kami juga tidak melihat tindakan dari negara-negara terhadap mereka yang melakukan tindakan keji dan agresif ini,” kata IUMS.

IUMS meminta negara-negara Eropa untuk mengambil langkah-langkah guna mencegah provokasi dan pelanggaran ini dan melarang rasisme dan kebencian terhadap Islam atau agama lain.

Pekan lalu, anggota partai Garis Keras Denmark (Stram Kurs) meminta izin dari otoritas Swedia untuk membakar Al-Quran di lingkungan Rinkeby, Fittja, Alby, Husby, dan Upplansveby Stockholm, tempat imigran Turki dan Muslim tinggal.

Meskipun polisi Swedia menolak memberikan izin, kelompok sayap kanan tetap melanjutkan dan tetap membakar kitab suci Muslim tersebut dan menyiarkannya di media sosial. Dalam video tersebut, anggota kelompok itu terlihat menuangkan bensin ke Al-Quran, kemudian membakarnya di lingkungan Rinkeby.

Menyusul insiden tersebut, Kementerian Luar Negeri Turki merilis pernyataan yang mengutuk tindakan tersebut.

Kementerian mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan nyata untuk mencegah meningkatnya tindakan anti-Muslim.

Ketika kekerasan anti-Muslim meningkat di seluruh negeri, polisi Swedia minggu ini mengambil langkah-langkah pembatasan di depan masjid Stockholm yang dioperasikan oleh Direktorat Urusan Agama Turki (Diyanet) untuk memungkinkan salat Jumat komunal dilakukan tanpa provokasi.

BACA JUGA  WHO: 170 Negara Bergabung dalam Proyek Global Vaksin Covid-19

Walikota Botkyrka Municipality, Ebba Östlin, bersama dengan Komandan Polisi Kota Martin Lazar, juga mengunjungi masjid untuk menunjukkan solidaritas dengan komunitas Muslim kota. Dalam pidatonya selama kunjungan, Östlin mengutuk tindakan provokatif yang dilakukan oleh sayap kanan, dan bersumpah tidak akan mengizinkan tindakan itu berulang. Kepala masjid, İsmail Okur, mengucapkan terima kasih atas dukungan mereka.

Ini bukan pertama kalinya Al-Quran dibakar atau dinodai secara terbuka oleh ekstremis rasis di Eropa.

Pemimpin garis keras, Rasmus Paludan, membakar Al-Quran di Malmo bulan lalu. Kerusuhan kemudian meletus di kota itu, di mana sedikitnya 300 orang berkumpul untuk memprotes kegiatan anti-Islam.

Daily Aftonbladet mengatakan beberapa aktivitas anti-Islam telah terjadi di Malmo, termasuk tiga pria yang menendang Al-Quran di sekitar lapangan umum. Unjuk rasa tandingan anti-Muslim juga diadakan oleh kelompok sayap kanan Stop Islamization of Norway (SIAN) di dekat parlemen Norwegia pada bulan Agustus. Bentrokan terjadi setelah seorang pengunjuk rasa wanita mengangkat salinan kitab suci Muslim dan menyobek halamannya.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Marak Penistaan Syiar Islam, IUMS: Mana Suara Kelompok Pembela Kebebasan”

  1. santrialfiah

    Bisa dianggap sebagai pengkubuan, tapi juga bisa karena masing-masing sibuk dengan bidang garapnya. Sekarang pertanyaannya dibalik: di mana suara tokoh elemen Islam saat perusakan hutan, reklamasi pantai, atau korupsi? 0:0 lah..

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Penusuk Syekh Ali Jaber Ditetapkan Tersangka

Polisi telah menetapkan Alpin Adrian, pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber sebagai tersangka

Senin, 14/09/2020 11:52 0

Opini

Soal “Good Looking”, Menag Sebaiknya Bertaubat

Menteri agama baru-baru ini kembali mengeluarkan pernyataan yang menimbulkan polemik. Yaitu pernyataanya bahwa para hafizh Al-Qur'an dan orang-orang good looking berpotensi menjadi pintu masuk radikalisme.

Senin, 14/09/2020 11:41 0

Indonesia

Syaikh Ali Jaber Ditusuk, Komisi VIII: Indonesia Darurat Perlindungan Tokoh Agama

Anggota Komisi VIII DPR-RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf mengecam insiden penusukan terhadap Syaikh Ali Jaber ketika melakukan safari dakwah di Lampung. Menurutnya, kekerasan terhadap tokoh agama merupakan serangan terhadap konstitusi sekaligus wujud pelanggaran HAM.

Senin, 14/09/2020 11:05 0

Indonesia

Diisukan Gangguan Jiwa, Penusuk Syekh Ali Jaber Ternyata Punya Akun Instagram

Penusuk Syekh Ali Jaber, diisukan mengalami gangguan jiwa selama empat tahun.

Ahad, 13/09/2020 23:16 1

Indonesia

Polisi Diminta Tak Buru-buru Vonis Gila Penusuk Syekh Jaber

Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengimbau kepada Polisi untuk tak buru-buru menetapkan gila ke penusuk Syekh Ali Jaber

Ahad, 13/09/2020 22:23 0

Video News

Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Isi Pengajian di Lampung

Dai Nasional, Syaikh Ali Jaber mengalami penyerangan saat mengisi kajian di Masjid Fallahudin Lampung.

Ahad, 13/09/2020 22:21 0

Indonesia

Syekh Ali Jaber: Allah Selamatkan Saya dari Pembunuhan

Syaikh Ali Jaber memberikan pernyataan mengenai penusukan yang menimpa dirinya

Ahad, 13/09/2020 19:20 0

Indonesia

Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Isi Pengajian di Lampung

Dai Nasional, Syaikh Ali Jaber mengalami penyerangan saat mengisi kajian di Masjid Fallahudin Lampung

Ahad, 13/09/2020 19:01 0

Video

Belajar Mencintai Anak Yatim dari Punk Tebet

Dari anak punk Tebet kita belajar satu hal yang sangat penting

Jum'at, 11/09/2020 15:51 0

Video Kajian

Muadzin Pemilik Suara Merdu Selain Bilal bin Rabah, Siapakah Dia?

Ternyata ada muadzin lain yang tak kalah merdu suaranya dengan sahabat asal Abbesinia ini. Siapakah dia?

Jum'at, 11/09/2020 15:33 0

Close