... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ancaman Berkelanjutan Pandemi Covid-19: Konflik, Kelaparan, dan Kemiskinan

Foto: Wabah Corona.

KIBLAT.NET, Bekasi – Hari demi hari, dan sejak kemunculannya berbulan-bulan lalu hingga sekarang, virus corona baru terus membingungkan para ilmuwan dan menyibukkan orang, dengan akses pengobatan atau vaksin terhenti.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) epidemi dapat memicu lebih banyak konflik, kelaparan, dan kemiskinan di dunia. Sementara Dana Moneter Internasional IMF) menguatakan, bahwa krisis virus corona “belum berakhir”.

Patut dicatat bahwa jumlah kematian akibat epidemi di dunia telah melewati Rabu, ambang batas 900.000 kematian sejak Covid-19 pertama kali muncul di China pada Desember. Data ini menurut sensus yang dilakukan oleh Agence France-Presse pada Rabu berdasarkan data resmi.

Sensus menunjukkan bahwa, pada 21:30 GMT pada Rabu malam, virus mematikan telah merenggut nyawa 900.052 orang di dunia dari 27.711.866 orang yang telah tertular Covid-19.

Amerika Latin dan Karibia adalah wilayah yang paling terkena dampak epidemi, karena tercatat lebih dari sepertiga kematian akibat Covid-19 (300.340 kematian), diikuti oleh Eropa (219.616 kematian).

Adapun negara-negara dengan kematian terbanyak yang tercatat karena epidemi, daftar tersebut menduduki puncak oleh Amerika Serikat (190.478 kematian), diikuti oleh Brasil (127.464 kematian), India (73.890 kematian), dan Meksiko (68.484 kematian).

Sumber: Al-Arabiya
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

LBH Street Lawyer Dukung Anies Terapkan PSBB Ketat

LBH Street Lawyer menilai bahwa kondisi Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan.

Kamis, 10/09/2020 11:50 0

Indonesia

Covid-19 Mengintai Pengungsi Rohingya: Hak Kesehatan Harus Dipenuhi

Covid-19 mengancam kesehatan pengungsi Rohingya.

Kamis, 10/09/2020 11:41 0

Indonesia

PKS Dukung MUI Tolak Sertifikasi Dai Kemenag

Menurut Jazuli secara substansi sebenarnya peningkatan pengetahuan dan pemahaman dakwah adalah satu hal yang baik

Kamis, 10/09/2020 10:53 0

Indonesia

Angka Positif Covid Tembus 200 Ribu, Bukhori Yusuf: Akibat Penanganan Absurd

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Bukhori Yusuf menyatakan penanganan pemerintah terhadap pandemi absurd dan tidak jelas. Pasalnya, model kebijakan yang diselenggarakan oleh pemerintah selama ini terlalu menitikberatkan pada aspek penyelamatan ekonomi sehingga mengesampingkan aspek kesehatan yang merupakan akar masalah dari situasi krisis ini.

Kamis, 10/09/2020 09:26 0

Indonesia

Bukan Bakar Bendera PDIP Tapi Bendera PKI, Zirly Dilepas Polisi

Pengacara Zirly dari PUSHAMI, Aziz Yanuar mengungkapkan bahwa kliennya sudah bisa pulang.

Kamis, 10/09/2020 01:06 0

Indonesia

Anies: Wabah Covid-19 di Jakarta Tahap Darurat

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan bahsa situasi Jakarta darurat Covid-19.

Rabu, 09/09/2020 22:26 0

Indonesia

Ditangkap Polisi, Zirly Dipaksa Kenali Pembakar Bendera PDIP

Polisi melakukan penangkapan terhadap salah seorang warga Karawang, Zirly.

Rabu, 09/09/2020 15:52 0

Indonesia

Saleh Daulay: 59 Negara Larang WNI Masuk, Bukti Penanganan Covid-19 Bermasalah

Warga Negara Indonesia (WNI) secara resmi dilarang masuk ke 59 negara.

Rabu, 09/09/2020 15:31 0

Indonesia

59 Negara Boikot Indonesia, PKS: Ini Cambuk Bagi Pemerintah

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, meminta kepada pemerintah untuk mengutamakan kesehatan

Rabu, 09/09/2020 09:33 0

Indonesia

MUI Resmi Tolak Sertifikasi Dai Kemenag

Majelis Ulama Indonesia secara resmi menolak sertifikasi dai yang dilakukan oleh Kemenag

Rabu, 09/09/2020 00:29 0

Close