... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditolak Malaysia dan Thailand, 300 Rohingya Mendarat di Aceh

Foto: "Kapal itu berisi 297 orang, termasuk 14 anak-anak Rohingya."

KIBLAT.NET, Lhokseumawe – Hampir 300 pengungsi Rohingya telah mendarat di Indonesia pada Senin (07/09/2020). Pihak berwenang mengatakan mereka telah berada di laut selama sekitar enam bulan.

“Nelayan melihat perahu kayu yang membawa orang-orang Rohingya beberapa mil di lepas pantai kota Lhokseumawe di pantai utara Sumatera,” kata polisi setempat.

“Kapal itu berisi 297 orang, termasuk 14 anak-anak.”

Orang Rohingya selama bertahun-tahun melarikan diri dari penganiayaan Myanmar. Kedatangan mereka di Indonesia adalah yang terbesar sejak 2015.

Para pengungsi itu berlayar dari Bangladesh selatan pada akhir Maret atau awal April, menuju Malaysia tetapi ditolak oleh otoritas Malaysia dan Thailand karena pembatasan virus corona.

Dia mengatakan para pengungsi mungkin telah disandera di laut selama beberapa waktu oleh pedagang manusia yang meminta uang sebelum mengizinkan mereka turun.

Setidaknya satu dari penumpang itu dilarikan ke rumah sakit pada hari Senin. “Kami telah melihat kondisi mereka saat ini sangat lemah,” kata Oktina, koordinator badan pengungsi PBB.

Penduduk setempat dilaporkan menyumbangkan makanan dan pakaian kepada para pengungsi.

“Kami prihatin dengan kondisi mereka,” kata seorang warga, Aisyah, kepada kantor berita Reuters. “Mereka butuh bantuan atas nama kemanusiaan … Mereka manusia seperti kita.”

Sekitar 100 orang Rohingya, kebanyakan wanita dan anak-anak, tiba di daerah yang sama pada bulan Juni dalam dua kelompok. Mereka melakukan perjalanan laut selama empat bulan di tengah siksaan oleh pedagang manusia dan dipaksa minum air seni mereka sendiri untuk tetap hidup.

BACA JUGA  Pengabaian Keselamatan Jiwa Rakyat dalam Pilkada 2020

Para pengungsi yang mendarat pada bulan Juni dan yang datang pada hari Senin kemungkinan merupakan bagian dari sekitar 800 Rohingya yang dilaporkan meninggalkan Bangladesh selatan awal tahun ini.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Pemimpin Hamas dan Syiah Hizbullah Bertemu, Ini yang Dibahas

Pemimpin gerakan Hizbullah Lebanon dan kelompok Hamas Palestina bertemu untuk membahas perkembangan politik dan militer di Palestina, termasuk proyek normalisasi Israel.

Senin, 07/09/2020 13:30 0

Palestina

Menengok Pusat Karantina Pasien Menular Era Utsmaniyah di Palestina

Pusat yang disebut "Tahaffuzhane" yang berarti pusat karantina adalah bangunan bersejarah yang masih menyediakan ruang perawatan dan ruang pemulihan yang disiapkan dengan cermat.

Senin, 07/09/2020 13:13 0

Arab Saudi

Arab Saudi Kembangkan Aplikasi Chating Pengganti WhatsApp

Tim insinyur dan peneliti Saudi di Kota Raja Abdul Aziz untuk Sains dan Teknologi (KACST) sedang mengerjakan proyek ini.

Senin, 07/09/2020 12:39 0

Arab Saudi

Raja Salman ke Trump: Tak Ada Normalisasi Tanpa Negara Palestina

Keduanya berbicara melalui telepon menyusul perjanjian bersejarah yang ditengahi AS bulan lalu, di mana Uni Emirat Arab setuju untuk menjadi negara Arab ketiga yang menormalkan hubungan dengan Israel setelah Mesir dan Yordania.

Senin, 07/09/2020 12:23 0

Yaman

Aksi Protes Menentang Hutsi Meluas di Yaman

Para pengunjuk rasa menganggap Hutsi memanipulasi keputusan yang dikeluarkan terhadap warga untuk mendukung agenda mereka yang didukung Iran.

Ahad, 06/09/2020 11:06 0

News

Kena Denda Gegara Jual Semangka Pakai Mobil Lambhorgini

Beredar di media sosial adegan dan gambar yang menunjukkan seorang pemuda Iran menjual semangka dengan mobil mewah Lamborghini.

Ahad, 06/09/2020 11:02 0

India

India Tak Henti-hentinya Langgar Hak Kemanusiaan Warga Kashmir

Organisasi hak asasi manusia internasional Human Rights Watch (HRW) mengungkapkan bahwa India terus melakukan pelanggaran terhadap hak-hak warga Kashmir.

Ahad, 06/09/2020 10:53 0

Feature

Belajar Mencintai Anak Yatim dari Punk Tebet

Delapan anak punk terlihat duduk melingkar di bawah fly over Tebet, Jakarta Selatan.

Sabtu, 05/09/2020 12:22 0

Kiblatorial

Kiblatorial: Manuver Ciptaker Sasar Pesantren

Siapa sangka, RUU Ciptaker juga mengancam eksistensi pesantren.

Sabtu, 05/09/2020 09:01 0

Opini

Penjara Bagi Pemilik Pesantren Jelas Aneh bin Nyleneh

Melalui RUU Omnibus Law Cipta Kerja, pemerintah mewajibkan semua satuan pendidikan baik formal maupun nonformal wajib berizin.

Jum'at, 04/09/2020 16:04 0

Close
CLOSE
CLOSE