... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tolak Sertifikasi Dai, Anwar Abbas Ancam Mundur dari MUI

Foto: Dr Anwar Abbas, Sekjen MUI (Kiblat/Jundi)

KIBLAT.NET – Jakarta-Sekjen MUI Anwar Abbas menolak sertifikasi dai oleh Kemenag. Sikap ini muncul karena Menag Fachrul Razi yang kerap berbicara radikalisme namun selalu mendiskreditkan Islam.

“Melihat sikap dan cara pandang menteri agama yang selalu bicara tentang radikalisme yang ujungnya selalu mendiskreditkan dan menyudutkan umat islam dan para dainya, maka saya Anwar Abbas secara pribadi yang juga sekjen MUI dengan ini menolak dengan tegas dan keras program dai dan penceramah bersertifikat yang akan dilaksanakan oleh kementrian agama yang akan melibatkan MUI,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya, Ahad (08/09/2020).

Bahkan, ia mengancam akan mundur dari Sekjen MUI jika program ini diterima oleh MUI.

“Bila hal ini terus dilaksanakan dan teman2 saya di MUI menerimanya maka begitu program tersebut diterima oleh MUI maka ketika itu juga saya anwar abbas tampa kompromi menyatakan diri mundur sebagai Sekjen MUI,” tuturnya.

Sebelumnya, Anwar juga memprotes pernyataan Menag soal Radikalisme yang dikaitkan dengan hafidz Quran dan aktifis masjid. Menurutnya, Menag hanya kerap berbicara radikalisme tanpa melihat hulu dari persoalan.

“Menag harus berbicara dari hulu, yaitu ketidak adilan. Hukum kita tajam ke bawah tumpul ke atas. Ketidak adilan lah yang dibicarakan oleh banyak Dai. Oleh karena itu, kalau bicara radikalisme jangan hanya di ujung,” pungkasnya.

Reporter: Izhar Zulfikar

BACA JUGA  Keberangkatan Umrah Indonesia Masih Menunggu Izin Saudi

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Pemimpin Hamas dan Syiah Hizbullah Bertemu, Ini yang Dibahas

Pemimpin gerakan Hizbullah Lebanon dan kelompok Hamas Palestina bertemu untuk membahas perkembangan politik dan militer di Palestina, termasuk proyek normalisasi Israel.

Senin, 07/09/2020 13:30 0

Palestina

Menengok Pusat Karantina Pasien Menular Era Utsmaniyah di Palestina

Pusat yang disebut "Tahaffuzhane" yang berarti pusat karantina adalah bangunan bersejarah yang masih menyediakan ruang perawatan dan ruang pemulihan yang disiapkan dengan cermat.

Senin, 07/09/2020 13:13 0

Arab Saudi

Arab Saudi Kembangkan Aplikasi Chating Pengganti WhatsApp

Tim insinyur dan peneliti Saudi di Kota Raja Abdul Aziz untuk Sains dan Teknologi (KACST) sedang mengerjakan proyek ini.

Senin, 07/09/2020 12:39 0

Arab Saudi

Raja Salman ke Trump: Tak Ada Normalisasi Tanpa Negara Palestina

Keduanya berbicara melalui telepon menyusul perjanjian bersejarah yang ditengahi AS bulan lalu, di mana Uni Emirat Arab setuju untuk menjadi negara Arab ketiga yang menormalkan hubungan dengan Israel setelah Mesir dan Yordania.

Senin, 07/09/2020 12:23 0

Yaman

Aksi Protes Menentang Hutsi Meluas di Yaman

Para pengunjuk rasa menganggap Hutsi memanipulasi keputusan yang dikeluarkan terhadap warga untuk mendukung agenda mereka yang didukung Iran.

Ahad, 06/09/2020 11:06 0

News

Kena Denda Gegara Jual Semangka Pakai Mobil Lambhorgini

Beredar di media sosial adegan dan gambar yang menunjukkan seorang pemuda Iran menjual semangka dengan mobil mewah Lamborghini.

Ahad, 06/09/2020 11:02 0

India

India Tak Henti-hentinya Langgar Hak Kemanusiaan Warga Kashmir

Organisasi hak asasi manusia internasional Human Rights Watch (HRW) mengungkapkan bahwa India terus melakukan pelanggaran terhadap hak-hak warga Kashmir.

Ahad, 06/09/2020 10:53 0

Feature

Belajar Mencintai Anak Yatim dari Punk Tebet

Delapan anak punk terlihat duduk melingkar di bawah fly over Tebet, Jakarta Selatan.

Sabtu, 05/09/2020 12:22 0

Kiblatorial

Kiblatorial: Manuver Ciptaker Sasar Pesantren

Siapa sangka, RUU Ciptaker juga mengancam eksistensi pesantren.

Sabtu, 05/09/2020 09:01 0

Opini

Penjara Bagi Pemilik Pesantren Jelas Aneh bin Nyleneh

Melalui RUU Omnibus Law Cipta Kerja, pemerintah mewajibkan semua satuan pendidikan baik formal maupun nonformal wajib berizin.

Jum'at, 04/09/2020 16:04 0

Close
CLOSE
CLOSE