... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Terbitkan Karikatur Nabi, Charlie Hebdo: Kami Tidak Akan Menyerah

Foto: Charlie Hebdo

KIBLAT.NET – Surat kabar satir Prancis Charlie Hebdo mengumumkan, pada hari Selasa, tentang keinginannya untuk menerbitkan kembali kartun Nabi Muhammad (SAW). Hal ini bertepatan dengan dimulainya persidangan terhadap tersangka yang menargetkan kantormereka pada tahun 2015 yang berakibat tewasnya 12 karyawan dari harian yang menampilkan karikatur yang menghina Nabi Muhammad.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs dan platform media sosialnya, harian tersebut mengatakan bahwa mereka akan menerbitkan edisi yang menampilkan karikatur penghinaan Nabi Muhammad yang menyebabkan serangan terhadap kantor surat kabar itu. Mereka berkata: “(edisi ini) Akan tersedia mulai Selasa sore di toko-toko surat kabar.”

Pada hari Rabu, persidangan terhadap 14 orang yang dituduh terlibat dengan serangan ke kantor Charlie Hebdo pada 2015 lalu akan dimulai.

Majalah itu diberi judul di bagian atas halaman depan: “Semua ini (mengacu pada serangan terhadap surat kabar) karena ini (mengacu pada gambar).”

Seperti yang ditulis oleh editor Charlie Hebdo, Laurent Sourisseau dalam editorial surat kabar, “Kami tidak akan pernah menyerah.”

Dia menambahkan, “Kami sudah sering diminta sejak Januari 2015 untuk memproduksi kartun (Nabi) Muhammad lainnya. Tapi kami selalu menolak melakukan ini, bukan karena dilarang, karena hukum mengizinkan kami melakukannya.”

Dia melanjutkan, “Dan sekarang kami menerbitkan ulang kartun karena itu perlu bagi kami, dengan dimulainya persidangan terdakwa dalam serangan Januari.”

BACA JUGA  Umat Islam dan Sejarah 1965

Halaman pertama terbitan berikutnya berisi karikatur Nabi Muhammad yang ditandatangani atas nama pelukis “Kabo”, yang tewas dalam serangan di surat kabar pada Januari 2015.

Dan pada tahun 2006, Charlie Hebdo menerbitkan 12 kartun Nabi Muhammad, di antaranya menunjukkan beliau membawa bom bukannya sorban atau sebagai sosok bersenjata memegang pisau dan di sekelilingnya dua wanita berkerudung.

Sumber : Anadolu

Reporter: Arju


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Polisi Grebek Pesta Gay, Puluhan Orang Diamankan

Polda Metro Jaya berhasil menggrebek pesta gay di kawasan Jakarta Selatan.

Rabu, 02/09/2020 23:04 0

Indonesia

Islamic Park, Kawasan Rekreasi Berbasis Wakaf Siap Hadir di Lembang

Sinergi Foundation menggelar helatan Pre-Launching Islamic Park di Kawasan Wakaf Terpadu Lembang

Rabu, 02/09/2020 21:38 0

Indonesia

RUU Ciptaker Ancam Pesantren, PKS: Pendirian Pesantren Harus Bebas Sanksi Pidana

Terkait dengan polemik RUU Cipta Kerja yang mengancam eksistensi pesantren serta membuka peluang kriminalisasi bagi ulama atau kyai pengasuh pondok pesantren, akhirnya membuat Menteri Agama bersuara.

Rabu, 02/09/2020 21:03 0

Analisis

Dari Persidangan Kasus Yusuf Mansur: Alibi yang Dipaksakan

Hari Selasa (1/9) kemarin, Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, kembali menggelar sidang (perdata) lanjutan atas tergugat Jam’an Nurchotib Mansur alias Yusuf Mansur. Setelah dua kali sidang sebelumnya pihak penggugat menyerahkan bukti-bukti keterlibatan Yusuf Mansur atas investasi yang dimasalahkan para investor, sidang kali ini giliran pihak tergugat menyerahkan bukti-bukti “ketidakterlibatannya”.

Rabu, 02/09/2020 20:36 0

Indonesia

Raker Komisi VIII dengan Menag, Bukhori Yusuf Minta Madrasah Swasta Diperhatikan

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Bukhori Yusuf meminta Kementerian Agama untuk menaruh perhatian lebih pada madrasah swasta. Pasalnya, jumlah sekolah atau madrasah swasta di Indonesia memiliki porsi yang cukup besar, yakni lebih dari 90% sehingga menjadi salah satu domain pendidikan krusial di bawah naungan Kementerian Agama yang butuh perhatian ekstra.

Rabu, 02/09/2020 20:07 0

Indonesia

BNPT: Jangan Beri Panggung Penceramah Intoleran

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menyebutkan cara menangkal radikalisme.

Rabu, 02/09/2020 17:52 0

Indonesia

Menag Sebut Ketidakadilan Sebabkan Radikalisme

Menteri Agama, Fachrul Razi menegaskan bahwa terorisme terjadi karena adanya ketidak adilan.

Rabu, 02/09/2020 17:32 0

Indonesia

Jika Disahkan, Pemilik Pesantren Tak Berizin Masih Bisa Ditahan Lewat RUU Ciptaker

Suparji Ahmad menjelaskan bahwa pemilik pesantren masih bisa dipidana jika tak berizin

Rabu, 02/09/2020 14:57 0

Indonesia

Ormas Hidayatullah Akan Gelar Munas V Secara Virtual

Salah satu ormas Islam di Indonesia, Hidayatullah akan menggelar acara Musyawarah Nasional (Munas) V secara virtual

Rabu, 02/09/2020 11:23 0

Indonesia

Ironis, Intoleran ke Islam Terjadi di Negara yang Beri Nobel Perdamaian

Muhammadiyah mengecam pembakaran Al-Quran dan penghinaan kepada Nabi Muhammad yang dilakukan kelompok orang yang menamakan diri Stop Islamization of Norway (SIAN)

Selasa, 01/09/2020 18:46 0

Close
CLOSE
CLOSE