Menag Sebut Ketidakadilan Sebabkan Radikalisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama, Fachrul Razi menegaskan bahwa terorisme terjadi karena adanya ketidak adilan. Bahkan, ia menyebut nepotisme turut menimbulkan kelompok radikal.

“Sikap radikal kadang bukan berasal dari awal, tapi saat mendapat perlakuan tidak adil makanya jadi radikal. Kalau menggunakan nepotisme, pasti menimbulkan kelompok radikal,” katanya dalam diskusi virtual pada Rabu (02/09/2020).

“Orang kalau diberi kekuasaan, tapi menyalahgunakan kekuasannya maka itu berpotensi menimbulkan radikalisme,” sambung Fachrul.

Oleh sebab itu, ia mengajak kepada setiap pejabat di Negara ini untuk menghadirkan sikap adil. Hal ini, kata dia, demi meminimalisir tindakan radikalisme.

“Oleh karena itu, kewajiban kita membangun tata kelola pemerintah yang baik, berlaku adil. Saya banyak mengalami bahwa berapa orang menjadi keras lalu ngomong di media, ternyata dia termasuk orang diperlakukan tidak adil,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa radikalisme dihilangkan dengan moderasi beragama. Yaiu cara bersosialisasi dengan yang berbeda agama atau seagama tapi beda pandangan itu diperbaiki.

“Sebagian orang protes, agama itu nggak perlu dimoderatkan, agama itu sampai akhr zaman moderat. Itu betul, yang kita moderatkan bukan agamanya, tapi cara beragama. Dalam bersosialisasi dengan pemeluk agama berbeda dan yang seagama tapi beda pandangan,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat