ACT: Umat Islam Harus Saling Bantu di Tengah Kesulitan Ekonomi

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar mengatakan bahwa pandemi sangat berdampak di sektor ekonomi. Menurutnya, yang terkena dampaknya adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“UMKM pasca terkena resesi ekonomi saat ini tumbang, pada saat semua tumbang, akan ada banyak orang yang mencoba berpikir untuk bangkit, lalu bagaimana sumbernya dari mana, harus ada modal usaha yang diberikan,” katanya pada Sabtu (29/08/2020).

Oleh sebab itu, ia mengingatkan pentingnya wakaf. Menurutnya, wakaf merupakan bukti umat Islam saling peduli dan saling menguatkan dalam menghadapi kesulitan pandemi.

“Dan ini adalah momen bagi kita umat Islam untuk membantu sesama. Kita harus saling menguatkan, saling suport dengan sedekah melalui wakaf,” tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa ACT sudah meluncurkan program Wakaf Modal Usaha Mikro untuk membantu memberikan pinjaman tanpa dikenakan bunga sepeser pun. Di mana jangka waktu pengembaliannya pun sesuai dengan kesepakatan, bisa 6 bulan ataupun 1 tahun.

Sementara itu, Ahyudin selaku Ketua Dewan Pembina ACT menekankan bahwa umat Islam harus kuat secara ekonomi. Saat ini, kata dia, umat Islam sudah seharusnya melakukan jihad harta untuk membantu sesama muslim.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat