... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Debat Ustadz Zaenullah dan Saad Mu’afi, Siapa Lebih Paham Hukum?

Foto: Saad Mua'fi marah ke ustadz Zaenullah

Oleh: Taufiq Ishaq

KIBLAT.NET, Jakarta – Video Ketua GP Ansor Bangil, Saad Mu’afi menggeruduk Ustadz Zaenullah viral di media sosial. Adu argumen antar keduanya terlihat cukup menarik, karena Saad yang dengan nada tinggi ditanggapi Ustadz Zaenullah dengan santai.

Terlepas dari adab dan akhlak Saad, ada beberapa pernyataan yang cukup menyita perhatian. Yaitu pernyataan keduanya yang berkaitan dengan hukum. Pertama, penulis coba ulas pernyataan Muafi.

1. Menganggap melanggar Perppu no 2 tahun 2017 dan meresahkan masyarakat.

Muafi menganggap bahwa Ustadz Zaenullah melanggar Perppu nomor 2 tahun 2017. Padahal Perppu tersebut sudah tidak ada karena sudah sah menjadi undang-undang.

Ia juga mengatakan, “Sampean ngerti undang-undang nggak, Perppu no 2 tahun 2017”. Ini pernyataan yang membingungkan karena Undang-undang dan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) berbeda. Meski secara hierarki peraturan perundang-undangan sejajar.

Undang-undang yang membentuk DPR dan Pemerintah, sedangkan Perppu yang membuat pemerintah.

2. Menolak ke pengadilan, minta Ustadz Zaenullah buat surat pernyataan tidak menyebarkan ajaran khilafah

Ketidakmauan Muafi untuk membawa kasus ini ke pengadilan juga dipertanyakan. Indonesia merupakan negara hukum, yang tindak-tanduk masyarakat diselesaikan dengan hukum. Maka, jika ada warga negara yang dianggap melanggar hukum, harus diselesaikan di pengadilan.

Meminta seseorang membuat surat pernyataan tidak menyebarkan ajaran khilafah juga rancu. Jika ajaran khilafah mengancam keamanan, maka bukan porsi Muafi untuk mendesak penyebar ajaran khilafah membuat surat pernyataan. Itu ranah Kepolisian sebagai penegak hukum. Namun, hingga kini tak ada aturan yang secara eksplisit melarang ajaran khilafah untuk diajarkan.

Berbeda jika Ustadz Zaenullah berurusan dengan GP Ansor atau Organisasi NU. Membuat surat pernyataan minta maaf sangat dimungkinkan.

Sementara, Ustadz Zaenullah dengan tenang berulang kali membantah pernyataan Muafi. Ada dua bantahan dari Ustadz Zaenullah, yaitu menolak HTI organisasi terlarang dan ‘menantang’ ke pengadilan.

1. Badan Hukum HTI yang dicabut

Jika badan hukum sebuah organisasi dicabut, maka tak serta merta membuat sebuah organisasi menjadi terlarang. Organisasi tersebut hanya kehilangan legalitas dari pemerintah. Sejauh ini, belum ada aturan yang menyebutkan HTI sebagai organisasi terlarang.

2. Laporkan saja ke pengadilan

Sudah benar apa yang disampaikan Ustadz Zaenullah yang ‘menantang’ agar Muafi membawa kasus ini ke pengadilan. Pengadilan memang sebagai jalan tengah antara dua pihak jika terjadi pertikaian.

Karena judul ini bentuk tanda tanya, agaknya saya tak perlu menyebutkan siapa yang lebih mengerti hukum dalam kasus ini. Saad Muafi yang juga anggota DPRD dan GP Ansor atau Ustadz Zaenullah yang hanya ketua sebuah yayasan? Anda nilai sendiri.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Timur Tengah

Bikin Tur, Menlu AS Bangun Normalisasi Timteng dengan Israel

"Setelah bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Pompeo akan mengunjungi tokoh-tokoh senior di Sudan, Bahrain dan UEA pada akhir pekan ini," kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad.

Senin, 24/08/2020 11:50 0

Turki

Menyusul Hagia Sophia, Museum Kariye Diubah Jadi Masjid

Saat ini bangunan itu menjadi tempat mosaik Bizantium abad ke-14 dan lukisan dinding yang menampilkan adegan-adegan dari cerita-cerita Alkitab.

Senin, 24/08/2020 11:11 0

Selandia Baru

Terungkap, Brenton Tarrant Hendak Bantai Muslim Sebanyak Mungkin

"Ketika dia melihat seorang anak berusia tiga tahun menempel di kaki ayahnya, Tarrant menembaknya dengan dua tembakan tepat sasaran," kata jaksa Barnaby Hawes di pengadilan.

Senin, 24/08/2020 10:53 0

Indonesia

Diduga Terlibat Bom Molotov Kantor PDIP, Lima Warga Bogor Ditangkap Polisi

Lima orang warga Bogor, Jawa Barat diringkus oleh pihak kepolisian dengan tuduhan terlibat kasus bom molotov di kantor PDIP

Senin, 24/08/2020 00:22 0

Indonesia

DSKS Adakan Apel Peringatan Kemerdekaan dan Tahun Baru Islam

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mengadakan Apel

Ahad, 23/08/2020 10:15 0

Artikel

Hubungan Syariat Islam dengan Negara Hukum Pancasila: Prespektif Teori Solvasisasi Hukum

Menurut paradigma simbiotik, Syariat Islam mempunyai peluang untuk mewarnai hukum-hukum Negara

Sabtu, 22/08/2020 14:28 0

Wilayah Lain

Obral Status Kewarganegaraan, APBN Vanuatu Surplus Saat Pandemi

Pemegang paspor Vanuatu bisa menikmati fasilitas bebas visa ke 100 negara dan wilayah, termasuk di antaranya Uni Eropa, Rusia, Hong Kong, dan China.

Sabtu, 22/08/2020 07:12 0

News

Ini Kata WHO Soal Waktu Berakhir Pandemi Covid-19

WHO mengaku selalu berhati-hati dalam memberikan perkiraan seberapa cepat pandemi dapat ditangani sementara tidak ada vaksin yang terbukti. Tedros mengatakan flu Spanyol 1918 "butuh dua tahun untuk berhenti".

Sabtu, 22/08/2020 07:08 0

Arab Saudi

Pangeran Saudi: Tak Ada Normalisasi Sebelum Negara Palestina Terbentuk

"Uni Emirat Arab mengejutkan kami dengan menyetujui kesepakatan dengan Amerika Serikat dan Israel," tulis Pangeran Turki. 

Sabtu, 22/08/2020 06:58 0

Amerika

Pemburu Bin Laden Dicekal Karena Tak Patuhi Aturan Covid

Sementara penumpang lain dalam foto itu, termasuk seorang pria di seberang lorong yang mengenakan topi Korps Marinir, mengenakan masker.

Sabtu, 22/08/2020 06:30 0

Close
CLOSE
CLOSE