Masjid Toronto Berulangkali Diserang, Komunitas Muslim Desak Penyelidikan

KIBLAT.NET, Toronto – Masjid di pusat kota Toronto yang dikunjungi Hassam Munir berkali-kali diserang oleh para pengacau dalam tiga bulan terakhir. Yang terakhir pada hari Ahad, ketika jendela-jendelanya ditemukan kembali pecah.

Meskipun penangkapan telah dilakukan atas serangan berulang-ulang di Masjid Toronto, yang merupakan bagian dari Asosiasi Muslim Kanada (MAC), Munir mengaku masih sangat prihatin.

“Tampaknya seseorang mencoba mengintimidasi komunitas Muslim. Ini tidak bisa diterima,” kata Munir kepada Al Jazeera.

“Seharusnya tidak ada orang Kanada yang merasa tidak aman di tempat ibadah mereka,” kata Munir, yang juga bekerja untuk Yaqeen Institute for Islamic Research, sebuah organ untuk melawan islamofobia.

Pekan ini, jendela Masjid Toronto dirusak untuk ketiga kalinya dalam tiga minggu. Ini menjadi keenam kalinya masjid lokal diserang dalam tiga bulan.

Selain jendela yang pecah, ada upaya untuk masuk ke masjid, dan grafiti rasis telah ditulis di dinding dan jendela.

Enam tewas dalam serangan masjid di Kota Quebec.

Insiden ini sekarang terjadi pada tingkat yang menakutkan dan kami tidak dapat menerima untuk menunggu lebih lama lagi tindakan polisi.

Komunitas Muslim menambahkan bahwa pihak berwenang setempat harus meningkatkan dan menawarkan perlindungan yang diperlukan, karena serangan itu dimaksudkan untuk mengintimidasi komunitas Muslim.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat