... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KontraS Nilai Penyiksaan Oleh Polisi Terjadi karena Minim Sanksi

Foto: Logo Kontras

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mencatat terdapat beberapa faktor yang mengakibatkan praktik-praktik penyiksaan masih terjadi di Indonesia. Salah satunya balas dendam.

“Kami berpendapat Praktik-praktik penyiksaan masih kerap dilakukan sebagai bentuk penghukuman atau sebagai bentuk balas dendam terhadap para tersangka,” kata anggota Divisi Hukum KontraS, Andi Muhammad Rezaldi dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net, Kamis (13/08/2020).

Selain itu, salah faktor lainnya ialah Polisi yang terindikasi melakukan penyiksaan minim diberi sanksi tegas. Sering kali proses melakukan penghukuman terhadap pelaku penyiksaan hanya berhenti pada proses disiplin/etik.

“Padahal penyiksaan merupakan tindakan kejahatan yang harusnya penyidik melakukan pemeriksaan secara pidana terhadap para terduga pelaku dan atasan hukumnya,” tuturnya.

Menurutnya, Polisi selama ini belum memiliki komitmen dan kemauan serius dalam menyelesaikan kasus-kasus penyiksaan yang kerap dilakukan anggotanya. Sehingga dapat disimpulkan, Institusi Polri hari ini terkesan melindungi para pelaku penyiksaan dan melanggengkan impunitas.

“Oleh sebab itu, Kapolri selaku pimpinan tertinggi menyelesaikan problem praktik penyiksaan di tubuh kepolisian secara serius dengan menindak anggotanya yang melakukan tindak penyiksaan,” pungkasnya.

KontraS mencatat bahwa medio April-Agustus 2020, sekitar 13 orang yang menjadi korban kekerasan dari 5 peristiwa kasus. Yang terakhir adalah kasus Hendri Alfred Bakarie.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban: Kami Siap Berunding Usai Seluruh Tahanan Dibebaskan

"Ketika tahanan kami dibebaskan, kami akan siap untuk pembicaraan," kata Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban pada Selasa (11/08/2020).

Rabu, 12/08/2020 14:50 0

India

Kerusuhan Merebak Usai Kerabat Anggota Dewan India Hina Rasulullah

Setidaknya tiga orang tewas di kota Bengaluru, India selatan, setelah pengunjuk rasa bentrok dengan polisi atas unggahan media sosial tentang penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Rabu, 12/08/2020 14:17 0

Afrika

Menista Rasulullah Lewat Lagu, Pria Nigeria Dijatuhi Hukuman Mati

Pengadilan Tinggi Syariah di daerah Hoki Hausawa Filin di negara bagian Kano memutuskan hukuman itu pada 10 Agustus terhadap Yahaya Sharif-Aminu karena memuji-muji seorang imam di atas Rasulullah. 

Selasa, 11/08/2020 16:16 2

Arab Saudi

Buat Vaksin Covid-19, Arab Saudi Jalin Kerja Sama dengan Perusahaan Cina

Vaksin ini menggunakan virus flu yang tidak berbahaya, yang dikenal sebagai adenovirus type-5 (Ad5), untuk membawa materi genetik dari virus corona ke dalam tubuh. Relawan adalah mereka yang berusia di atas 18 tahun

Selasa, 11/08/2020 14:45 0

Yaman

Pemberontak Hutsi Mutilasi dan Bakar Seorang Tahanan

Foto-foto tahanan Al-Taheri menunjukkan matanya hilang, lidah, bibir dan hidung dipotong, selain bekas-bekas penyiksaan brutal yang dialaminya.

Senin, 10/08/2020 21:23 0

Artikel

Jejak ‘Dakwah Bahasa’ Para Ulama

Kemajuan dakwah Islam di tanah air dinilai dari entah faktor kekuasaan (politik) atau bangunan fisik. Kita luput menghargai yang tak terlihat. Salah satunya adalah bahasa. Bahasa selain berfungsi dalam komunikasi, sesungguhnya adalah ekspresi dari identitas, budaya dan imajinasi serta ekspresi emosi.

Senin, 10/08/2020 12:51 0

Lebanon

Serangan Israel hingga Bom Atom, Spekulasi Muncul dari Ledakan Lebanon

Banyak yang tidak yakin dengan narasi resmi pemerintah, lalu menawarkan penjelasan alternatif. Middle East Eye melihat empat teori paling umum yang telah muncul tentangnya.

Senin, 10/08/2020 12:40 0

Afghanistan

Pemerintah Afghan Setujui Pembebasan 400 Tahanan Taliban

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyetujui pembebasan 400 tahanan Taliban setelah majelis besar Afghanistan, yang dikenal sebagai Loya Jirga, mengeluarkan resolusi untuk keputusan tersebut.

Senin, 10/08/2020 11:56 0

Lebanon

Ledakan Memicu Seruan Revolusi di Lebanon

Para pengunjuk rasa telah meminta pemerintah untuk turun karena lalai sehingga menyebabkan ledakan hari Selasa. Kemarahan memuncak menjadi adegan kekerasan di Beirut tengah pada hari Sabtu.

Ahad, 09/08/2020 19:58 0

Artikel

Betulkah Vaksin Senjata Barat Habisi Kaum Muslimin?

Dewasa ini metode vaksin—pengobatan preventif—dapat dibilang menjadi leading program kesehatan dunia.

Ahad, 09/08/2020 10:43 0

Close