... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban: Kami Siap Berunding Usai Seluruh Tahanan Dibebaskan

Foto: Delegasi Taliban dalam sebuah perundingan.

KIBLAT.NET, Kabul – Taliban menolak gencatan senjata sebelum pembicaraan dengan pemerintah dimulai. Gencatan senjata hanya dapat didiskusikan selama pembicaraan.

“Ketika tahanan kami dibebaskan, kami akan siap untuk pembicaraan,” kata Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban pada Selasa (11/08/2020).

“Gencatan senjata atau pengurangan kekerasan bisa menjadi salah satu agenda pembicaraan,” katanya.

Sebelumnya Presiden Ashraf Ghani menandatangani dekrit untuk pembebasan 400 pejuang Taliban pada hari Senin. Langkah ini menghilangkan hambatan terakhir untuk memulai negosiasi yang ditetapkan oleh Taliban.

Namun demikian, Kabul belum mengumumkan tanggal perilisannya.

Feraidoon Khawzoon, juru bicara dewan perdamaian yang ditunjuk pemerintah, mengatakan bahwa Doha, Qatar, kemungkinan besar akan menjadi tempat negosiasi.

“Musyawarah terus berlanjut, dan belum ada keputusan yang dibuat pada tanggal yang pasti,” katanya.

Ghani berjanji untuk membebaskan para tahanan setelah Loya Jirga, atau majelis tradisional, menyuarakan dukungan untuk kebebasan mereka.

Setelah tiga hari musyawarah, Jirga, yang terdiri dari 3.400 delegasi, mengatakan bahwa keputusannya adalah untuk “penghentian pertumpahan darah” dan untuk menghilangkan “hambatan bagi pembicaraan damai.”

Pertukaran tahanan antara pemerintah dan Taliban adalah bagian dari kesepakatan yang ditandatangani antara kelompok pemberontak dan AS di Doha pada Februari tahun ini.

Program pertukaran tahanan – yang melibatkan pembebasan 5.000 narapidana Taliban dengan imbalan 1.000 pasukan keamanan yang ditahan oleh kelompok itu – akan selesai dalam 10 hari pada awal Maret, diikuti dengan pembicaraan penting intra-Afghanistan.

BACA JUGA  Waktunya Tiba, Taliban-Afghanistan Mulai Berunding di Qatar

Kesepakatan Februari antara utusan Taliban dan delegasi AS, yang dipimpin oleh utusan AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad, terjadi setelah 18 bulan pembicaraan intensif dan rahasia, di tengah meningkatnya frustrasi publik di AS tentang perang Afghanistan – perang terpanjang Amerika dalam sejarah.

Ghani awalnya menolak untuk membebaskan tahanan Taliban. Namun, dihadapkan pada tekanan yang meningkat dari AS, Kabul mulai membebaskan 4.600 tahanan secara bertahap.

Pembicaraan intra-Afghanistan juga penting bagi Presiden AS Donald Trump, yang mencalonkan diri kembali pada bulan November dan ingin menggunakan penarikan pasukan dan dimulainya negosiasi sebagai contoh kebijakan luar negerinya yang sukses. Namun, para ahli mengatakan tahap selanjutnya tidak akan mudah.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Soal Kasus Henri, Netizen: Polisi Atau Psikopat? Kok Sama Cara Memperlakukan Manusia

Kematian Hendri Alfred Bakarie membuat geram warganet. Atas kejadian tersebut, netizen menggaungkan tagar #KeadilanUntukHendri.

Rabu, 12/08/2020 01:20 0

Indonesia

Keluarga Hendri Akan Tempuh Jalur Hukum untuk Cari Keadilan

Wafatnya warga Batam yang menjadi korban extrajudicial killing (pembunuhan di luar pengadilan.red), Hendri Alfred Bakarie masih menjadi misteri.

Rabu, 12/08/2020 00:45 0

Indonesia

Sidang Perdata Yusuf Mansur: Penggugat Sudah Melengkapi Bukti-bukti

Sidang perdata perbuatan melanggar hukum dengan tergugat Jam’an Nur Chotib Mansur alias Yusuf Mansur telah sampai pada tahap pembuktian. 

Selasa, 11/08/2020 21:02 0

Indonesia

Pasca Dijemput Polisi, Hendri Wafat dengan Kondisi Kepala Dibungkus Plastik

Warga Batam, Hendri Alfred Bakarie menjadi korban extrajudicial killing (pembunuhan di luar pengadilan.red) oleh aparat Kepolisian

Selasa, 11/08/2020 14:08 0

Indonesia

Mahfud MD: Presiden Akan Beri Bintang Tanda Jasa ke Fadli Zon dan Fahri Hamzah

Pemerintah akan memberikan penghargaan kepada Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

Senin, 10/08/2020 21:23 0

Artikel

Jejak ‘Dakwah Bahasa’ Para Ulama

Kemajuan dakwah Islam di tanah air dinilai dari entah faktor kekuasaan (politik) atau bangunan fisik. Kita luput menghargai yang tak terlihat. Salah satunya adalah bahasa. Bahasa selain berfungsi dalam komunikasi, sesungguhnya adalah ekspresi dari identitas, budaya dan imajinasi serta ekspresi emosi.

Senin, 10/08/2020 12:51 0

Artikel

Betulkah Vaksin Senjata Barat Habisi Kaum Muslimin?

Dewasa ini metode vaksin—pengobatan preventif—dapat dibilang menjadi leading program kesehatan dunia.

Ahad, 09/08/2020 10:43 0

Indonesia

Uji Coba Vaksin Covid-19, Erick Thohir: Sebagai Menteri Agak Belakangan Lah

Erick Thohir menolak menjadi relawan dalam uji coba vaksin Covid-19.

Sabtu, 08/08/2020 18:45 0

Indonesia

Zainut Tauhid: Tangangan MUI di Era Disrupsi Tak Ringan

Waketum MUI, Zainit Tauhid Sa'adi mengatakan bahwa tantangan MUI ke depan tidaklah ringan.

Sabtu, 08/08/2020 09:40 0

Indonesia

DSKS Nilai Logo HUT RI ke 75 Mirip Salib

Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) menemukan ada logo kemerdekaan yang terkesan bergambar salib terpasang di Solo.

Sabtu, 08/08/2020 09:25 1

Close