... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Dijemput Polisi, Hendri Wafat dengan Kondisi Kepala Dibungkus Plastik

Foto: Jenazah Hendri

KIBLAT.NET, Jakarta – Warga Batam, Hendri Alfred Bakarie menjadi korban extrajudicial killing (pembunuhan di luar pengadilan.red) oleh aparat Kepolisian. Keponakan Hendri, Alfajar Madani mengatakan bahwa pamannya dijemput polisi tanggal 6 Agustus silam.

“Awal mulanya itu pada tanggal 6/8/2020, sekitar jam 3 sore gitu. Oom saya dijemput polisi saat sedang ada di kelong. Keluarga pada binggung siapa petugas-petugas itu apalagi gada surat penahanan,” katanya melalui akun twitternya @apasihkopat.

Ia menyebutkan bahwa pada malam harinya, keluarga tak mengetahui keberedaan Hendri. Lalu pada tanggal 7/8/2020 sekitar jam 5 sore sampai jam 1 pagi dilakukan penggeldahan dirumah paman saya untuk mencari barang bukti dan tak ditemukan apapun. “Kemudian om saya dibawa lagi sama petugas kepolisian,” tuturnya.

Suasana pemakaman Hendri

Saat penggledahan, Petugas mengaku dari Polresta Barelang Batam. Menurutnya, kondisi Hendri saat itu masih baik-baik saja bahkan sempat melambai tangan ke ibunya.

“Lalu seharian itu keluarga tak tau kabar dari oom saya. Esok harinya tanggal 8/8/2020 Sekitar jam 1 siang polisi datang lagi kerumah untuk menjemput istri dari oom saya, mereka bilang oom saya sudah bisa dijumpai. Terus istri oom saya bersama kakek dan tante saya yang lain ikut berangkat menuju Polresta Barelang,” tuturnya.

Ketika sampai di Polresta Barelang, istri korban beserta ayah dan adiknya menunggu dulu baru dipersilahkan masuk ke Kanit Reskrimnya. Di saat itulah dikabarkan bahwa Hendri sudah meninggal dunia.

BACA JUGA  Cegah Hoaks di Pilkada 2020, Polri Tingkatkan Patroli Siber

“Dalam surat kematian oom saya, disitu oom saya meninggal sekitar pukul 07.13 WIB. Dan disitu tante saya sudah merasa janggal karena pada awalnya berita yang diterima adalah untuk menjenguk dan keluarga mengetahui nya baru siang hari,” ulasnya.

Mengetahui kabar duka itu, keluarga langsung menuju ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Namun, kondisi kepala Hendri dibungkus dengan plastik. Sontak ini menimbulkan pertanyaan dari keluarga.

“Kondisi kepala om saya diwrapping, ditambah kondisi badan om saya yang memar. Semua bertanya, ada apa? dan kenapa bisa? Mereka mengatakan bahwa om saya mempunyai riwayat asma, tapi kalau dipikir secara logika saja apakah bisa asma menimbulkan memar? Untuk apa juga kepala almarhum om saya perlu sampai diwrapping pakai plastik?,” pungkasnya.

Hingga berita ini dibuat, Kiblat.net masih berupaya menghubungi adik korban, Mega Selviana Bakarie, namun belum ada jawaban. Dalam kasus ini, Hendri diduga menjadi pengedar Narkoba.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Pemberontak Hutsi Mutilasi dan Bakar Seorang Tahanan

Foto-foto tahanan Al-Taheri menunjukkan matanya hilang, lidah, bibir dan hidung dipotong, selain bekas-bekas penyiksaan brutal yang dialaminya.

Senin, 10/08/2020 21:23 0

Artikel

Jejak ‘Dakwah Bahasa’ Para Ulama

Kemajuan dakwah Islam di tanah air dinilai dari entah faktor kekuasaan (politik) atau bangunan fisik. Kita luput menghargai yang tak terlihat. Salah satunya adalah bahasa. Bahasa selain berfungsi dalam komunikasi, sesungguhnya adalah ekspresi dari identitas, budaya dan imajinasi serta ekspresi emosi.

Senin, 10/08/2020 12:51 0

Lebanon

Serangan Israel hingga Bom Atom, Spekulasi Muncul dari Ledakan Lebanon

Banyak yang tidak yakin dengan narasi resmi pemerintah, lalu menawarkan penjelasan alternatif. Middle East Eye melihat empat teori paling umum yang telah muncul tentangnya.

Senin, 10/08/2020 12:40 0

Afghanistan

Pemerintah Afghan Setujui Pembebasan 400 Tahanan Taliban

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyetujui pembebasan 400 tahanan Taliban setelah majelis besar Afghanistan, yang dikenal sebagai Loya Jirga, mengeluarkan resolusi untuk keputusan tersebut.

Senin, 10/08/2020 11:56 0

Lebanon

Ledakan Memicu Seruan Revolusi di Lebanon

Para pengunjuk rasa telah meminta pemerintah untuk turun karena lalai sehingga menyebabkan ledakan hari Selasa. Kemarahan memuncak menjadi adegan kekerasan di Beirut tengah pada hari Sabtu.

Ahad, 09/08/2020 19:58 0

Artikel

Betulkah Vaksin Senjata Barat Habisi Kaum Muslimin?

Dewasa ini metode vaksin—pengobatan preventif—dapat dibilang menjadi leading program kesehatan dunia.

Ahad, 09/08/2020 10:43 0

Lebanon

Diduga Sebabkan Ledakan Dahsyat Lebanon, Apa Itu Amonium Nitrat?

Amonium nitrat tampaknya menjadi penyebab ledakan besar yang telah menyebabkan sebagian besar kota Beirut hancur dan sedikitnya 100 orang tewas.

Sabtu, 08/08/2020 21:16 0

Amerika

Survei: Dua Pertiga Orang Amerika Dukung Penarikan Pasukan dari Irak dan Afghanistan

Sekitar tiga perempat orang dewasa AS mendukung pemulangan pasukan AS dari Irak dan Afghanistan dalam jajak pendapat baru yang dilakukan oleh libertarian Charles Koch Institute.

Sabtu, 08/08/2020 06:38 0

Lebanon

Ledakan Dahsyat Lebanon: Korban Jiwa Bertambah Menjadi 135 Orang

Jumlah korban jiwa akibat ledakan dahsyat pada Selasa (04/08/2020) di Beirut, Lebanon bertambah menjadi sedikitnya 135 orang.

Kamis, 06/08/2020 11:22 0

Lebanon

Ledakan Dahsyat Lebanon: Masih Banyak Korban yang Terperangkap

Kepala Palang Merah Lebanon, George Kettaneh mengatakan ratusan orang yang terluka dalam ledakan di pelabuhan Beirut telah dibawa ke rumah sakit, namun banyak yang masih terperangkap di rumah-rumah yang rusak akibat ledakan tersebut.

Rabu, 05/08/2020 09:12 0

Close