... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bantuan Dana untuk 13 Juta Pekerja Dinilai Mendadak

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan mengatakan bahwa rencana pemerintah memberikan bansos untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta sejatinya baik dan patut di apresiasi. Termasuk bansos produktif hingga Rp30 triliun bagi 12 juta UMKM.

Namun, ia menganggap kebijakan ini terkesan dadakan. Apalagi dengan embel-embel untuk peningkatan belanja pemerintah.

“Sudah berapa kali Presiden menegur menterinya soal penyerapan anggaran penanganan Covid-19 beserta dampaknya terhadap perekonomian? Bahkan saat rapat kabinet Senin kemarin, Presiden lagi-lagi menyoroti realisasi anggaran ini,” katanya dalam siaran persnya pada Kamis (06/08/2020).

Ia menyebut bahwa menurut presiden, dari Rp 695 stimulus untuk penanganan Covid-19 baru 20 persen yang terealisasi. Baru Rp 141 triliun. Apalagi, lanjutnya, dikatakan Presiden bahwa ada 40 persen kementerian DIPA-nya saja belum ada, bagaimana mau realisasi.

“Ini bagaimana perekonomian bisa reborn, APBN yang diharapkan bisa menjadi stimulus justru lamban realisasinya. Sementara masyarakat sudah menjerit,” tuturnya.

“Saya khawatir ide menggelontorkan dana bansos untuk pekerja yang gajinya di bawah Rp5 juta ini untuk menutupi ketidakmampuan tim ekonomi pemerintah dalam mengeksekusi apa yang diinginkan presiden. Stimulus tersendat. Maka dibuatlah bansos untuk pekerja ini,” sambungnya.

Heri berharap bila kebijakan ini betul-betul dieksekusi, skemanya harus jelas. Siapa saja 13 juta pekerja yang akan menerima dana Rp 32 triliun tersebut. Jangan sampai ini menimbulkan masalah lagi.

BACA JUGA  Saleh Daulay: 59 Negara Larang WNI Masuk, Bukti Penanganan Covid-19 Bermasalah

“Ini bicara rasa keadilan. Yang sudah punya gaji disubsidi, tapi bagaimana pekerja yang dirumahkan bahkan kena PHK selama pandemi ini berlangsung? Jangan sampai muncul kecemburuan sosial di tengah masyarakat yang sama-sama terdampak oleh pandemi, karena akan memunculkan risiko social unrest,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Lebanon

Ledakan Dahsyat Lebanon: Korban Jiwa Bertambah Menjadi 135 Orang

Jumlah korban jiwa akibat ledakan dahsyat pada Selasa (04/08/2020) di Beirut, Lebanon bertambah menjadi sedikitnya 135 orang.

Kamis, 06/08/2020 11:22 0

Lebanon

Ledakan Dahsyat Lebanon: Masih Banyak Korban yang Terperangkap

Kepala Palang Merah Lebanon, George Kettaneh mengatakan ratusan orang yang terluka dalam ledakan di pelabuhan Beirut telah dibawa ke rumah sakit, namun banyak yang masih terperangkap di rumah-rumah yang rusak akibat ledakan tersebut.

Rabu, 05/08/2020 09:12 0

Lebanon

Ledakan Dahsyat Lebanon Berasal dari 2.750 Ton Amonium Nitrat

Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan sebanyak 2.750 ton amonium nitrat ditimbun selama enam tahun di gudang pelabuhan, lokasi terjadinya ledakan amat dahsyat yang mengguncang Ibu Kota Beirut, Selasa (04/08/2020).

Rabu, 05/08/2020 08:36 0

Afghanistan

Amir Taliban di Momen Idul Adha: Kita di Ambang Pemerintahan Islam

Dalam pernyataannya, Haibatullah sekali lagi menekankan pembentukan pemerintahan Islam murni dengan menganut sistem Islam untuk Afghanistan.

Senin, 03/08/2020 13:13 0

China

ASPI: Tenaga Uighur Dipekerjakan untuk Puluhan Merek Global

Laporan Lembaga Strategi Strategis Australia (ASPI), yang mengutip dokumen pemerintah dan laporan media lokal, mengidentifikasi bahwa setidaknya 27 pabrik di sembilan provinsi Cina di mana lebih dari 80.000 warga Uighur dari wilayah barat Xinjiang telah dipindahkan

Senin, 03/08/2020 12:45 0

Lebanon

Laporan: Syiah Hizbullah Rekrut dan Latih Buzzer untuk Sebar Hoaks

Milisi Lebanon telah membentuk "pasukan elektronik" yang didukung Iran dari para aktivis media sosial yang dilatih untuk menyebarkan informasi bersifat politis.

Senin, 03/08/2020 12:30 0

Timur Tengah

UAE Segera Operasikan PLTN Pertama di Jazirah Arab

Uni Emirat Arab (UAE) mulai mengoperasikan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Barakah di ibu kota Abu Dhabi, sebagai yang pertama milik negara itu sekaligus yang pertama di kawasan jazirah Arab dan ke-33 di dunia.

Senin, 03/08/2020 10:06 0

Suara Pembaca

Al-Qur’an: Keajaiban yang Abadi

Al-Qur'an merupakan sebuah keajaiban milik Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam yang Allah turunkan kepadanya secara terpisah berdasarkan kejadian tertentu. Hikmahnya adalah untuk memperteguh hati Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan hati para muslimin, serta mempermudah bagi mereka untuk menghafalnya.

Senin, 03/08/2020 08:27 0

India

Pemuda Muslim India Dipukuli Lantaran Angkut Daging

Sekelompok orang menghentikan mobil seorang pemuda Muslim di daerah "Gurgaon" dekat New Delhi. Dia dibawa ke rumah sakit setelah mengalami kekerasan hebat. 

Senin, 03/08/2020 04:30 0

China

Heboh, Ratusan Ribu Vaksin Palsu diproduksi di Cina

Ratusan ribu vaksin yang disediakan untuk anak-anak Cina diketahui palsu. Hal ini memicu kemarahan publik yang luas di negara itu.

Ahad, 02/08/2020 13:26 0

Close