Sidang Perdata Yusuf Mansur: Berlanjut ke Tahap Pembuktian

KIBLAT.NET, Tangerang – Sidang perdata perbuatan melanggar hukum dengan tergugat Jam’an Nur Chotib Mansur alias Yusuf Mansur terus berlanjut. Persidangan kini berlanjut ke tahap pembuktian.

Dalam persidangan yang digelar pada Selasa (28/07/2020) di Ruang Sidang 1 Pengadilan Negeri Tangerang, Majelis Hakim memutuskan untuk menunda sidang dan akan melanjutkan kembali pada Selasa (11/08/2020) mendatang.

Penundaan tersebut disebabkan ada bukti yang belum lengkap dari pihak penggugat.

“Masih menunggu bukti (penggugat, red.) yang dari Surabaya,” kata tim kuasa hukum penggugat di persidangan kepada Majelis Hakim.

Persidangan sendiri dihadiri oleh tim kuasa hukum baik dari pihak tergugat maupun penggugat.

Sidang perdata dengan tergugat Yusuf Mansur pada Selasa (28/07/2020) dihadiri kuasa hukum penggugat (kiri) dan kuasa hukum tergugat (kanan).

Sebagaimana diketahui, Yusuf Mansur digugat secara perdata oleh Fajar Haidar Rafly, Sumiyati, Sri Hartati, Sri Wahyuni, dan Isnarijah Purnami. Mereka berlima merupakan investor untuk proyek pembangunan Condotel Moya Vidi dan hotel Siti dalam kurun waktu 2013-2014.

Menurut penuturan HM Joesoef selaku pendamping penggugat, mereka mengajukan gugatan karena tak kunjung diberi uang kerahiman atau bagi untung yang dijanjikan oleh Yusuf Mansur. Gugatan yang diajukan sendiri berupa ganti rugi materiil kepada para penggugat sebesar Rp 90.800.000 dan membayar ganti rugi immateriil kepada para penggugat sebesar Rp 5 milyar.

Condotel Moya Vidi yang rencananya dibangun di Yogyakarta itu sampai hari ini belum juga dibangun. Sedangkan hotel Siti yang ada di jalan M Thoha, Tangerang sudah beroperasi sejak tahun 2015.

BACA JUGA  Polri Tolak Keluarkan Izin Reuni 212

Reporter: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat