Mantan PM Malaysia Najib Razak Dihukum 12 Tahun Penjara

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Mahkamah Tinggi Kuala Lumpur telah menjatuhkan hukuman penjara 12 tahun dan denda RM 210 juta atau sekitar Rp 718 miliar terhadap mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak atas sejumlah dakwaan.

Putusan tersebut disampaikan oleh Hakim Mahkamah Tinggi, Mohd Nazlan Mohd Ghazali di Kuala Lumpur, Selasa (28/07/2020).

Najib Razak dinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan pelanggaran kepercayaan kriminal (CBT), pencucian uang, dan penyalahgunaan kekuasaan melibatkan RM 42 juta atau Rp 143 miliar dana SRC International Sdn Bhd.

Sebenarnya, Najib Razak dijatuhi hukuman penjara 10 tahun bagi setiap tiga tuduhan kasus CBT dan setiap kasus pencucian uang, juga 12 tahun penjara serta denda RM210 juta dalam kasus penyalahgunaan kekuasaan.

Namun demikian, Najib hanya perlu menjalani hukuman penjara selama 12 tahun setelah Hakim Mahkamah Tinggi, Mohd Nazlan Mohd Ghazali memerintahkan hukuman penjara itu dilaksanakan secara serentak.

Pada saat melakukan mitigasi atau banding untuk meringankan hukuman, Najib mengatakan dirinya tidak tahu tentang uang RM 42 juta.

“Saya tidak merencanakannya. Tidak ada bukti atau saksi yang mengatakan demikian. Saya tidak tahu-menahu tentang RM 42 juta. Hanya itu yang harus saya katakan,” katanya.

Sumber: Antara
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat