Protokol Haji 2020: Jamaah Wajib Karantina Sebelum dan Sesudah Beribadah

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Saudi mengumumkan selesainya semua persiapan untuk ibadah haji tahunan kali ini.

Mereka mengatakan bahwa mereka siap untuk memfasilitasi ibadah di tengah langkah-langkah kesehatan dan keamanan yang ketat.

Arab Saudi tetap menggelar ibadah haji meskipun pandemi coronavirus. Haji akan diadakan dengan jumlah yang sangat terbatas – sekitar 1.000 – dengan jamaah dibatasi untuk warga negara Saudi dan penduduk Kerajaan.

Pasukan keamanan mengatakan mereka telah menyelesaikan persiapan dengan menutup kota suci Mekah. Sepanjang haji, hanya mereka yang memiliki izin khusus yang akan diberikan masuk ke kota. Pasukan keamanan juga siap untuk melindungi tempat-tempat suci untuk beribadah.

Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa mereka akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa ibadah haji dilaksanakan dengan lancar dan aman di tengah pandemi. Akan diterapkan langkah-langkah kesehatan dan pencegahan internasional untuk memastikan keamanan para jamaah sampai mereka kembali ke rumah.

Jamaah diharuskan untuk mengisolasi di rumah sebelum dan sesudah haji untuk memastikan bahwa mereka tidak terinfeksi COVID-19.

Jamaah akan memiliki akses ke fasilitas kesehatan di rumah sakit Mina al-Wadi, Pusat Kesehatan 29 di Arafat, rumah sakit lapangan dan klinik keliling. Enam ambulan dan tiga klinik juga telah disediakan.

Sumber: Aawsat
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat