... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Peran Mufti Saudi dalam Bangkitnya Islamis di Turki

Foto: Lambang Partai Refah, Partai Islam Pertama di Turki yang didirikan oleh Najmuddin Erbakan

KIBLAT.NET – Dalam hitungan hari shalat Jumat akan kembali digelar di masjid Aya Shofia, hal ini sebagai salah satu tanda bangkitnya islamis di Turki. Namun siapa sangka, jauh sebelum era Erdogan, ada jasa Mufti Kerajaan Saudi Syaikh Abdul Azis bin Baz di balik bangkitnya islamis di Turki, yaitu Najmuddin Erbakan yang menjadi bapak Islamis Turki setelah disekulerisasi oleh Mushtafa Kamal At-Taturk.

Kisah ini berdasarkan kesaksian Syaikh Abdullah bin Qu’ud rahimahullah, Murid Senior Syaikh Ibnu Baz rahimahullah. Syaikh Sa’ad bin Mathar Al-‘Utaiby –hafidzhahullah–  mengisahkan, bahwa gurunya Syaikh Abdullah Bin Qu’ud mengisahkan:

Suatu hari, tepat setelah shalat Ashar, Ibnu Baz menelponku secara tiba-tiba dan berkata: “Wahai Syaikh Abdullah, saya ingin engkau datang ke rumahku sekarang juga!” (Syaikh Ibnu Baaz menyuruhnya seperti ini karena Syaikh Abdullah bin Qu’ud adalah murid paling seniornya, menjadi murid beliau selama puluhan tahun).

Sayapun bergegas menuju rumah beliau sembari berpikir, apa yang Syaikh (Ibnu Baz) inginkan dariku di saat seperti ini padahal saat-saat seperti ini adalah waktu istrahat beliau setiap hari. (Cat: Waktu luang untuk tidur siangnya Syaikh Ibnu Baz adalah selepas shalat ashar).

Ketika saya sampai di rumah beliau, saya mendapatinya telah lama menunggu saya dari tadi, sedangkan di tangannya terdapat amplop yang tertutup rapat. Ia pun lalu menyambutku dan tanpa basa-basi beliau langsung berkata padaku dengan berbisik:

“Wahai Syaikh Abdullah, tiketmu ke Pakistan sudah dipesan, dan saya harap engkau menyerahkan surat ini kepada saudara kita Muhammad Dhiyaaul Haq (Seorang Jendral sekaligus Presiden Pakistan saat itu).” Lalu beliau menceritakan padaku isi tentang surat dalam amplop tersebut secara singkat.

BACA JUGA  Sidang Perdata Yusuf Mansur: Berlanjut ke Tahap Pembuktian

Mendengar permintaan beliau (yang tidak pernah saya sangka sebelumnya), sayapun berusaha menolaknya dengan memberikan alasan berupa kesibukan pribadi, namun Syaikh Ibnu Baz tidak menerima alasan-alasanku. Beliau hanya berkata: “Mohonlah pertolongan kepada Allah, engkau akan disambut oleh saudara-saudara kita di sana (Pakistan).”

Maka sayapun mempersiapkan diri dan segera terbang menuju Pakistan, ketika saya tiba di Bandara Islamabad, saya mendapati beberapa orang sedang menunggu kedatanganku, lalu kami menuju tempat Presiden Pakistan Muhammad Dhiyaulhaq rahimahullah.

Kami mendapati Presiden Dhiayulhaq di depan pintu gerbang gedung, lalu beliau menyambut kami dengan sambutan yang luar biasa, setelahnya kami pun duduk berbincang dan saya menyerahkan surat Ibnu Baz tersebut kepada beliau. Ketika Presiden Dhiyaulhaq membuka dan membaca isi surat Syaikh Ibnu Baz dalam hati, beliau langsung berkata: “InsyaaAllah, InsyaaAllah.”

Ketika kami pamitan, beliau berkata: “Sampaikan salam kami kepada Syaikh Ibnu Baz, insyaaAllah beliau akan mendengar kabar yang menggembirakan hatinya.”

Anda pasti penasaran tentang isi surat tersebut bukan?

Syaikh Abdullah melanjutkan kisahnya: “Syaikh Ibnu Baz rahimahullah telah menyampaikan padaku sebelumnya bahwa surat tersebut adalah surat syafaat Ibnu Baz untuk saudara kami Najmuddin Arbakan –rahimahullah– (agar dibebaskan dari penjara) sebab saat itu beliau dipenjara dengan perintah Presiden Turki (lewat kudeta) saat itu yaitu Jenderal Kenan Evren –semoga Allah memberikan padanya balasan yang setimpal-.”

BACA JUGA  Betulkah Vaksin Senjata Barat Habisi Kaum Muslimin?

Syaikh Sa’ad Al-Muthairy berkata: “Kamipun bertanya kepada beliau (Syaikh Abdullah), Apa kaitan Presiden Dhiyaulhaq dengan terpenjaranya Najmuddin Arbakan? Kenapa Syaikh Ibnu Baz memilih untuk mengirim surat ke Presiden Dhiyaulhaq (bukan kepada pemimpin Arab)?”

Syaikh Abdullah menjawab: “Saya sudah menanyakannya pada Ibnu Baaz dan beliau menjawab: “Presiden Dhiyaulhaq memiliki hubungan keakraban dengan Jendral Kenan Evren (Presiden Turki saat itu), semoga Allah memberikan padanya (Dhiyaulhaq) suatu manfaat (yaitu bebasnya Najmuddin Arbakan), semoga Allah memberikan padanya (Dhiyaulhaq) suatu manfaat (yaitu bebasnya Najmuddin Arbakan).”

Lalu kami semua bertanya kepada Syaikh Abdullah secara serempak: “Apakah surat syafaat Ibnu Baz (untuk Najmuddin Arbakan) kepada Presiden Dhiyaulhaq ini memiliki dampak positif?”

Syaikh Abdullah menjawab: “Tentu, tidak lama setelah itu kamipun mendengar bebasnya Najmuddin Arbakan, sekeluarnya dari tahanan tersebut, Najmuddin pun langsung mendirikan Partai Islamnya dengan nama yang baru (Refah Partisi).”

Catatan:

Partai yang didirikan Najmuddin Arbakan inilah yang merupakan partai Turki pertama yang mengatasnamakan Islam. Najmuddin Arbakan inilah yang menjadi pencetus kebangkitan politik Islam Turki melalui Partai Refah (Refah Partisi). Gerakan ini melahirkan  mantan Presiden Abdullah Ghull dan Presiden Rajab Thayib Ordogan lewat Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berhaluan IM (Ikhwan Muslimin). Terus, apakah Ibnu Baz merupakan salah satu figur yang berada di balik kebangkitan Islam Turki sekarang ini? Anda yang menilai !!

 

Sumber: Biografi Syaikh Abdullah bin Qu’ud rahimahullah di link berbahasa arab: http://www.saaid.net/Warathah/1/abnkoaod1.htm?print_it=1

Alih Bahasa : Maulana La Eda
Editor: Arju

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Lembaga-lembaga Kemanusiaan Menghadapi Tantangan Besar di Suriah setelah Rusia Memveto Bantuan Lintas Perbatasan

“Dengan hanya satu titik persimpangan sekarang, kita akan menghadapi tantangan logistik yang sangat besar,” tambahnya.

Kamis, 23/07/2020 13:00 0

Afghanistan

Serangan Udara Tewaskan 45 Orang di Afghanistan, AS Mengaku Tak Terlibat

Qari Mohammad Yousuf Ahmadi, seorang juru bicara Taliban, mengatakan dalam sebuah pernyataan, dua serangan udara di Herat menewaskan delapan warga sipil dan melukai 12.

Kamis, 23/07/2020 12:42 0

Suara Pembaca

Agar Makan Kleponmu Menjadi Islami

Agar makan kleponmu bernilai ibadah di mata Allah.

Rabu, 22/07/2020 17:54 0

News

Menggema, Seruan Agar Palestina Dimuat Google dan Apple Map

Aktivis pro-Palestina telah meluncurkan kampanye online menyerukan Google dan Apple untuk memuat Palestina ke peta mereka. Raksasa internet disebut-sebut mencoba menghapus identitas Palestina dan mengubah fakta agar sesuai dengan tujuan Amerika dan Israel.

Rabu, 22/07/2020 16:13 0

Myanmar

Kasus Rohingya Belum Selesai, Suu Kyi Kembali Nyalon di Pemilu Myanmar

Juru bicara NLD Zaw Myint Maung mengumumkan hal itu setelah pertemuan Komite Eksekutif Pusat partai, bahwa Suu Kyi dan Presiden Win Myint akan maju dalam pemilihan 8 November.

Rabu, 22/07/2020 15:59 1

News

Ahli Sebut Penularan Corona Lebih Rentan di Rumah daripada di Luar

Ahli epidemiologi Korea Selatan telah menemukan bahwa orang lebih mungkin tertular virus corona baru dari anggota keluarga di rumah mereka sendiri daripada dari kontak di luar rumah.

Rabu, 22/07/2020 15:48 0

Indonesia

HRS Center Tantang Debat Megawati dan Yudian Soal Pembubaran BPIP

Habib Rizieq Syihab Center (HRS Center) melayangkan undangan debat terbuka kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Rabu, 22/07/2020 14:43 1

Indonesia

Jokowi: Kita Siap Produksi 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Presiden Joko Widodo menerima tim uji klinis vaksin covid-19

Rabu, 22/07/2020 13:36 0

Indonesia

Mantan Komisioner KPU Siap Bongkar Kecurangan Pilpres 2019

Mantan  Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC)

Rabu, 22/07/2020 13:09 0

Hoax Buster

[HOAX] Thermogun Membahayakan Otak

Belakangan ini viral klaim tentang radiasi termometer tembak atau thermogun yang dianggap membahayakan otak karena memancarkan laser.

Rabu, 22/07/2020 10:05 0

Close