... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ribuan Warga Israel Turun ke Jalan Tuntut Netanyahu Mundur

Foto: Sekitar seperlima dari populasi Israel yang berjumlah sembilan juta saat ini menganggur ketika negara tersebut tergulung oleh krisis coronavirus. (Foto: Reuters)

KIBLAT.NET, Jerussalem – Ribuan demonstran berkumpul di luar kediaman Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu di Yerusalem pada hari Sabtu (18/07/2020), menuntut pengunduran dirinya atas dugaan korupsi dan penanganan krisis akibat pandemi corona oleh pemerintahnya.

Angka pengangguran yang tinggi, peningkatan tajam kasus Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan akibat coronavirus membuat warga Israel hampir setiap hari turun ke jalan untuk demonstrasi melawan pemerintah.

Kemarahan publik diperparah oleh dugaan korupsi terhadap Netanyahu, yang diadili pada bulan Mei untuk penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan, tuduhan yang tentu saja dia bantah.

Di Yerusalem, para demonstran berbaris di jalan-jalan, menyerukan pengunduran diri Netanyahu. Polisi pun menggunakan gas air mata, meriam air, dan unit-unit yang dipasang untuk membubarkan massa. Beberapa pengunjuk rasa ditangkap setelah polisi mengklaim mereka telah disemprot dengan semprotan merica.

Di Tel Aviv, pusat komersial Israel, ribuan orang berkumpul di sebuah rapat umum di tepi pantai, menuntut bantuan negara yang lebih baik untuk bisnis yang dirugikan oleh pembatasan akibat coronavirus dan kepada orang-orang yang kehilangan pekerjaan atau telah diberhentikan dengan cuti yang tidak dibayar. Angka pengangguran saat ini mencapai 21%.

Sementara itu, sekitar seratus demondtran berkumpul di alun-alun utama Mitzpe Ramon di gurun Negev Israel.

Israel membuka kembali sekolah-sekolah dan banyak bisnis di bulan Mei, mencabut pembatasan yang telah meratakan kurva infeksi setelah lockdown sebagian diberlakukan pada bulan Maret.

BACA JUGA  Muslim Rohingya Hidup dalam Penjara Terbuka di Myanmar

Tetapi dengan tingkat infeksi meningkat tajam dalam beberapa minggu terakhir, banyak ahli kesehatan masyarakat mengatakan pemerintah telah bergerak terlalu cepat sementara mengabaikan untuk mengambil langkah-langkah epidemiologis yang diperlukan untuk mengendalikan pandemi setelah ekonomi dibuka kembali.

Meskipun Netanyahu pekan lalu mengumumkan paket kesejahteraan, banyak yang mengatakan pemerintah tidak melakukan cukup untuk melindungi rakyat. Mereka mengeluh bahwa kurang dari setengah dari $ 29 miliar dalam bantuan yang telah dijanjikan telah didistribusikan.

Pemerintah juga telah meningkatkan pengawasannya terhadap masyarakat, mengesahkan undang-undang yang memberi Shin Bet (badan keamanan domestik) kekuatan baru untuk melacak orang yang dicurigai terinfeksi.

Sebuah jajak pendapat oleh Lembaga Demokrasi Israel non-partisan pada hari Selasa lalu menemukan hanya 29,5% dari responden percaya Netanyahu dapat menangani krisis.

Demonstrasi mulai meletus pada 14 Juli lalu bertepatan dengan Hari Bastille, ketika penyelenggara mendesak Israel untuk menggunakan hari itu untuk menuntut “kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan”, menggemakan Revolusi Prancis.

Para pengunjuk rasa mengatakan mereka akan berkemah di luar kediaman Netanyahu dan tinggal di sana sampai dia turun dari kekuasaan.

Israel sendiri telah melaporkan hampir 50.000 kasus coronavirus dan 400 kematian.

Sumber: Middle East Eye
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Amnesty Sebut Vonis Kasus Novel Hanya Pengadilan Sandiwara

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan vonis yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap dua pelaku yang didakwa menyerang Novel Baswedan tetap gagal meyakinkan masyarakat bahwa negara benar-benar menegakkan keadilan untuk korban.

Ahad, 19/07/2020 06:31 0

Indonesia

Bukhori Yusuf: RUU BPIP Melanggar Prosedur

Anggota Baleg DPR-RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf mengkritisi usulan Pemerintah mengganti RUU HIP dengan RUU BPIP yang tidak melalui prosedur. Ia meminta agar RUU BPIP yang diusulkan Pemerintah tersebut diajukan melalui mekanisme yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Ahad, 19/07/2020 06:08 0

Indonesia

Banjir Bandang Luwu Utara: Laznas WIZ Pasok Air Bersih untuk Korban

Banjir di Kabupaten Luwu Utara memberikan dampak yang cukup berat untuk warga. Salah satu dampak tersebut adalah krisis air bersih.

Ahad, 19/07/2020 05:52 0

Indonesia

Gibran Berpotensi Calon Tunggal Pilwalkot Solo

Putra sulung Jokowi Gibran Rakabuming secara resmi menjadi bakal calon Walikota Solo pada Pilwalkot 2020 pada Desember mendatang.

Sabtu, 18/07/2020 07:19 0

Indonesia

Dinilai Tak Efektif, Pemprov DKI Jakarta Cabut Pemberlakuan SIKM

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mencabut penggunaan Surat Izin Keluar-Masuk atau SIKM bagi warga yang ingin bepergian keluar daerah. Keputusan tersebut diambil dari hasil evaluasi terhadap efektivitas SIKM selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Jum'at, 17/07/2020 15:26 0

Indonesia

Sidang Perdata Yusuf Mansur Berlanjut, Investor Lain Mulai Berani Menggugat

Gugatan perdata terhadap Yusuf Mansur di Pengadilan Negeri (PN) Tangerag, Banten, Kamis (16/07/2020) kemarin, sudah memasuki Duplik, dimana pihak tergugat menanggapi Replik yang disampaikan oleh pihak penggugat. Sebagaimana diketahui, dalam kasus peradilan perdata, setelah gugatan dibacakan oleh pihak penggugat, pihak tergugat akan membuat jawaban atas gugatan tersebut. Lalu, pihak penggugat memberi jawaban yang disampaikan tergugat, inilah yang disebut dengan Replik. Jawaban terhadap Replik penggugat ini disebut dengan Duplik.

Jum'at, 17/07/2020 14:50 0

Indonesia

Fraksi PKS: Apa Urgensi RUU BPIP?

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempertanyakan tiga hal atas perubahan RUU HIP menjadi RUU BPIP.

Jum'at, 17/07/2020 09:49 0

Indonesia

Pakar Hukum: Vonis Pelaku Tak Sebanding dengan Penderitaan Novel Baswedan

Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menegaskan bahwa vonis penyiram Novel Baswedan belum mencerminkan keadilan.

Jum'at, 17/07/2020 09:31 0

Indonesia

RUU HIP Diubah Menjadi RUU BPIP, MIUMI Aceh: Ini Penipuan Terhadap Rakyat

Meskipun tuntutan dari berbagai elemen masyarakat semakin menguat, namun DPR-RI nampaknya belum menunjukkan rencana untuk mencabut Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dari prolegnas prioritas 2020.

Jum'at, 17/07/2020 07:40 0

Indonesia

Pemerintah dan DPR Sepakat Ubah RUU HIP Jadi RUU BPIP

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan DPR-RI secara resmi mengubah pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Jum'at, 17/07/2020 07:20 0

Close
CLOSE
CLOSE