... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

RDP dengan Baznas, Anggota Komisi VIII: Seolah Kehilangan Visi

Foto: Anggota Komisi VII DPR-RI, Bukhori Yusuf.

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi VIII DPR-RI mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Gedung DPR Jakarta pada Rabu (15/7/2020). Agenda rapat membahas evaluasi kinerja dan anggaran TA 2020, evaluasi anggaran penyaluran program sosial, dan isu-isu aktual berikut solusinya.

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Bukhori Yusuf menyampaikan apresiasinya terhadap Baznas dan sejumlah organisasi amil zakat yang tergabung dalam Forum Zakat yang telah menyumbangkan donasi senilai Rp 43 M untuk penanganan Covid-19. Ia memandang gerakan kolektif tersebut sebagai tindakan yang responsif dan memiliki inisiatif yang baik.

Kendati demikian, Politisi PKS ini mencermati sejumlah kelemahan yang terdapat dalam lembaga pengumpul dana zakat ini. Pertama, Bukhori menilai Baznas seolah kehilangan visi, salah satunya dikarenakan dana yang tersedia tidak mampu digunakan untuk menyempurnakan performa kelembagaan Baznas.

“Saya mencoba membaca pola pikir Baznas melalui cara penggunaan anggaran. Namun, saya justru melihat Baznas belum sempurna tentang profil kelembagaannya. Padahal, potensi zakat per tahun lebih dari Rp 50 Triliun, tetapi sangat disayangkan potensi tersebut belum mampu dicapai. Step ke sana belum jelas,” paparnya.

Bukhori juga mengkritisi peran Baznas sebagai leading sector pengelolaan dana zakat yang dinilai belum memiliki gagasan besar dan tahapan yang jelas untuk mengelola potensi zakat di Indonesia. Dari segi anggaran, Bukhori bahkan mempertanyakan penggunaan anggaran Baznas yang cukup besar untuk sekadar hal teknis dan pribadi.

BACA JUGA  LAZ ABA Salurkan Bantuan Tandon Air ke Korban Banjir Bandang Luwu Utara

“Angka Rp 50 Triliun itu baru zakat perseorangan, jika zakat perusahaan swasta maupun BUMN itu masuk, bisa capai ratusan triliun. Sayangnya, saya tidak melihat ada gagasan besar dan step yang jelas. Bahkan dalam penggunaan anggaran, sangat disesalkan hanya menyentuh perihal kendaraan operasional yang saya kira tidak etis. Apalagi, Rp 1 sampai 1,5 Miliar untuk sekadar operasional sangatlah teknis dan pribadi,” ujarnya.

Kedua, Anggota Baleg Fraksi PKS ini juga menyoroti kelemahan Baznas yang belum memiliki rencana program terperinci sehingga ia menyinggung sejauh mana upaya Baznas untuk merumuskan regulasi sampai pada taraf kewajiban zakat.

Sebab, sambung Bukhori, tanpa ada intervensi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Baznas dipastikan kesulitan dalam menarik zakat. Oleh karena itu, Bukhori meminta adanya rumusan model perzakatan yang progresif.

“Jika di undang-undang awal hanya mengatur amil zakat, seharusnya ini (Baznas, red.) sudah masuk pada konten kewajiban zakat. Apabila bisa dikelola dengan baik secara regulasi maupun manajemen, sebenarnya zakat bisa menjadi pengeluaran tambahan di luar pajak. Baznas harus memiliki blueprint menuju sana,” jelasnya.

Namun, lanjut Bukhori, jika hanya mengikuti cara lama maka hampir semua kemampuan penarikan zakat Baznas selama ini terbantu semata-mata karena adanya regulasi pemerintah. Seandainya tidak ada SK Gubernur, Bupati dan sejenisnya, maka Baznas sudah pasti akan kesulitan, ungkap politisi dapil Jateng I ini.

BACA JUGA  Warga Semakin Cemas Covid-19, Jokowi: Saya Nggak Tau Sebabnya

Lebih lanjut, Bukhori menyarankan agar rencana program terperinci ini segera dibuat dan dibahas di internal Baznas untuk selanjutnya dibagikan ke semua stakeholder; masyarakat, lembaga amil zakat lain, dan pemerintah sehingga dalam 2 hingga 3 tahun ke depan akan semakin jelas dan terukur terkait rencana dan target program yang akan dicapai.

“Sehingga perlu dirumuskan secara serius model perzakatan yang progresif agar Baznas bisa jadi salah satu subordinat dari lembaga negara untuk membantu sumbangsih bagi pendapatan negara,” pungkasnya.

Reporter: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Pandemi Covid-19 Belum Usai, KAMMI Turki Gelar Daurah Marhalah I Virtual

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Turki sukses menggelar Daurah Marhalah I atau Latihan Kepemimpinan Tingkat I virtual perdana dalam sejarah panjang pengkaderan KAMMI. Pasalnya dikarenakan kondisi wabah Covid-19 yang melanda Turki menyebabkan akses berpergian dan izin untuk melakukan kegiatan berkumpul menjadi terbatas. Oleh karena itu KAMMI Turki berinisiatif mengadakan kegiatan ini via Zoom salah satu aplikasi meeting berbasis online.

Kamis, 16/07/2020 06:22 0

Suriah

Tak Kunjung Dipulangkan, Kerabat Anak Yatim Eks-ISIS Gugat Pemerintah Kanada

Gugatan itu meminta pengadilan untuk memerintahkan pemerintah Kanada agar mematuhi tugasnya.

Rabu, 15/07/2020 07:17 0

News

Kepala WHO: Covid 19 Jadi Musuh Publik No. 1

KIBLAT.NET, Brussels – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa masa mendatang...

Rabu, 15/07/2020 05:57 0

China

Cina Sebut Muncul “Penyakit Asing” yang Lebih Berbahaya dari Corona

Kedutaan besar Cina di Kazakhstan menyebut adanya "pneumonia asing" yang mematikan setelah bekas republik Soviet itu melaporkan lonjakan kasus pneumonia sejak Juni.

Rabu, 15/07/2020 05:52 0

Eropa

Hagia Sophia Menjadi Masjid, Kelompok Israel Bakar Bendera Turki

Sebuah kelompok yang terdiri dari sembilan warga Israel pada Senin (13/07/2020) membakar bendera Turki di depan Konsulat Turki di Yerusalem Timur untuk memprotes keputusan negara itu mengubah ikon Istanbul Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Selasa, 14/07/2020 20:04 0

Iran

Iran Dilaporkan Eksekusi Warganya yang Terkait CIA

Iran telah mengeksekusi seorang mantan pegawai Kementerian Pertahanan yang menjual informasi ke Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA), menurut kejaksaan Iran pada Selasa (14/07/2020).

Selasa, 14/07/2020 18:46 0

Amerika

Ratusan Pegawai Pusat Penahanan Imigrasi AS Positif Corona

Lebih dari 880 pegawai perusahaan-perusahaan kontrak swasta yang menjalankan pusat penahanan imigrasi Amerika Serikat terbukti positif virus corona, menurut kesaksian para pimpinan perusahaan kepada kongres pada Senin (13/07/2020).

Selasa, 14/07/2020 11:04 0

Arab Saudi

PBB Sebut MBS Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Pelapor khusus PBB, Agnes Callamard menyatakan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) merupakan tersangka utama pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Istanbul pada 2018.

Senin, 13/07/2020 18:06 0

Afrika

Pasukan Haftar Peringatkan Blokade Minyak Libya Akan Terus Berlanjut

Upaya pemerintah Libya yang didukung PBB untuk menghidupkan kembali produksi minyak dapat digagalkan oleh pasukan yang setia kepada komandan militer saingan mereka di Libya timur, Khalifa Haftar yang berencana untuk melanjutkan blokade minyak.

Senin, 13/07/2020 17:49 0

Eropa

Paus Bereaksi Ketika Hagia Shopia Diubah Jadi Masjid

Uskup Hilarion, yang mengepalai departemen Gereja Ortodoks Rusia untuk hubungan gereja eksternal, menggambarkannya sebagai "pukulan bagi Kekristenan global".

Senin, 13/07/2020 16:29 1

Close