... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Banjir Bandang Luwu Utara: BNPB Belum Bisa Pastikan Pemicunya

Foto: Kabupaten Luwu Utara pasca banjir bandang pada Senin (13/07/2020). (Foto: medcom)

KIBLAT.NET, Makassar РBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih belum bisa memastikan pemicu terjadinya banjir bandang di enam kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Saat ini BNPB masih mengumpulkan data-data lapangan.

“BNPB masih kumpulkan data-data di lapangan, apa pemicu banjir bandang di Masamba dan sekitarnya di Luwu Utara, Sulsel,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan persnya, Rabu (15/07/2020).

Sementara BPBD Kabupaten Luwu Utara melansir bahwa salah satu pemicu banjir adalah hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari terakhir. Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap, sehingga terjadi banjir bandang.

Mengenai penanganan bencana di tengah pandemi COVID-19, dia mengatakan, Kabupaten Lutra termasuk wilayah dengan kategori risiko rendah atau berada pada zona kuning.

Berkaitan dengan hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk waspada dan cermat dalam prosedur penanganan warga terdampak pascabanjir, khususnya di tengah pandemi.

Terkait dengan kondisi di lapangan, Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat 21 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Lutra, Sulsel pada Senin (13/07/20202) lalu. Data tersebut bersumber dari Basarnas per Rabu (15/07/2020) sore.

Sementara itu, lebih dari seribu lima ratus warga berhasil diselamatkan oleh petugas di lapangan, sedangkan korban luka telah mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit.

BACA JUGA  Pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Belum Urgen

Berdasarkan laporan BPBD setempat pada Rabu (15/07/2020), setelah banjir sebanyak 156 KK (655 jiwa) mengungsi dan 4.202 KK (15.994 jiwa) terdampak. Sedangkan kerugian material tercatat 4.930 unit rumah terendam, 10 unit rumah hanyut, 213 unit rumah tertimbun pasir bercampur lumpur, 1 Kantor Koramil 1403-11 terendam air dan lumpur ketinggian 1 meter, jembatan antar desa terputus dan jalan lintas provinsi tertimbun lumpur setinggi 1 hingga 4 m.

Sumber: Antara
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Pandemi Covid-19 Belum Usai, KAMMI Turki Gelar Daurah Marhalah I Virtual

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Turki sukses menggelar Daurah Marhalah I atau Latihan Kepemimpinan Tingkat I virtual perdana dalam sejarah panjang pengkaderan KAMMI. Pasalnya dikarenakan kondisi wabah Covid-19 yang melanda Turki menyebabkan akses berpergian dan izin untuk melakukan kegiatan berkumpul menjadi terbatas. Oleh karena itu KAMMI Turki berinisiatif mengadakan kegiatan ini via Zoom salah satu aplikasi meeting berbasis online.

Kamis, 16/07/2020 06:22 0

Suriah

Tak Kunjung Dipulangkan, Kerabat Anak Yatim Eks-ISIS Gugat Pemerintah Kanada

Gugatan itu meminta pengadilan untuk memerintahkan pemerintah Kanada agar mematuhi tugasnya.

Rabu, 15/07/2020 07:17 0

News

Kepala WHO: Covid 19 Jadi Musuh Publik No. 1

KIBLAT.NET, Brussels РDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa masa mendatang...

Rabu, 15/07/2020 05:57 0

China

Cina Sebut Muncul “Penyakit Asing” yang Lebih Berbahaya dari Corona

Kedutaan besar Cina di Kazakhstan menyebut adanya "pneumonia asing" yang mematikan setelah bekas republik Soviet itu melaporkan lonjakan kasus pneumonia sejak Juni.

Rabu, 15/07/2020 05:52 0

Eropa

Hagia Sophia Menjadi Masjid, Kelompok Israel Bakar Bendera Turki

Sebuah kelompok yang terdiri dari sembilan warga Israel pada Senin (13/07/2020) membakar bendera Turki di depan Konsulat Turki di Yerusalem Timur untuk memprotes keputusan negara itu mengubah ikon Istanbul Hagia Sophia kembali menjadi masjid.

Selasa, 14/07/2020 20:04 0

Iran

Iran Dilaporkan Eksekusi Warganya yang Terkait CIA

Iran telah mengeksekusi seorang mantan pegawai Kementerian Pertahanan yang menjual informasi ke Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA), menurut kejaksaan Iran pada Selasa (14/07/2020).

Selasa, 14/07/2020 18:46 0

Amerika

Ratusan Pegawai Pusat Penahanan Imigrasi AS Positif Corona

Lebih dari 880 pegawai perusahaan-perusahaan kontrak swasta yang menjalankan pusat penahanan imigrasi Amerika Serikat terbukti positif virus corona, menurut kesaksian para pimpinan perusahaan kepada kongres pada Senin (13/07/2020).

Selasa, 14/07/2020 11:04 0

Arab Saudi

PBB Sebut MBS Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Pelapor khusus PBB, Agnes Callamard menyatakan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) merupakan tersangka utama pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Istanbul pada 2018.

Senin, 13/07/2020 18:06 0

Afrika

Pasukan Haftar Peringatkan Blokade Minyak Libya Akan Terus Berlanjut

Upaya pemerintah Libya yang didukung PBB untuk menghidupkan kembali produksi minyak dapat digagalkan oleh pasukan yang setia kepada komandan militer saingan mereka di Libya timur, Khalifa Haftar yang berencana untuk melanjutkan blokade minyak.

Senin, 13/07/2020 17:49 0

Eropa

Paus Bereaksi Ketika Hagia Shopia Diubah Jadi Masjid

Uskup Hilarion, yang mengepalai departemen Gereja Ortodoks Rusia untuk hubungan gereja eksternal, menggambarkannya sebagai "pukulan bagi Kekristenan global".

Senin, 13/07/2020 16:29 1

Close