... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Erdogan: Kebangkitan Hagia Shopia Pertanda Pembebasan Al-Aqsa

KIBLAT.NET, Ankara – Setelah melafalkan puisi yang memuji Hagia Sophia dan menyerukan agar tempat itu dikembalikan sebagai masjid, Erdogan mengatakan momen ini akan menjadi simbol bagi dunia.

“Kebangkitan Hagia Sophia adalah pertanda pembebasan Masjid al-Aqsa,” kata Erdogan, merujuk pada masjid milik umat Islam di Al-Quds.

Hagia Sophia, salah satu situs bersejarah dan warisan budaya paling penting di dunia, dibangun pada abad keenam pada masa pemerintahan Kekaisaran Bizantium. Situs ini diubah menjadi masjid oleh kekaisaran Utsmaniyah pada tahun 1453. Kemudian diubah menjadi museum selama pemerintahan sekuler pada tahun 1935.

Setelah itu, ada upaya-upaya untuk mengembalikannya sebagai masjid, meski mendapat berbagai penolakan.

Partai-partai oposisi memuji langkah untuk mengembalikan Hagia Sophia sebagai masjid. Anggota parlemen memberikan tepuk tangan ketika keputusan presiden dibacakan di parlemen. Ketua kelompok Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa di parlemen Ozlem Zengin mengatakan itu adalah momen bersejarah dan berterima kasih kepada Presiden Erdogan.

Devlet Bahçeli, kepala Partai Gerakan Nasionalis (MHP) mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa partainya “senang” dengan putusan pengadilan.

“Sudah lama keinginan kami agar Hagia Sophia dibuka untuk beribadah. Itu adalah hari bersejarah. Negara-negara yang berbaris untuk merusak hak-hak agama kami, keuntungan kedaulatan kami hilang,” katanya. Bahçeli mencatat bahwa keputusan itu memenuhi permintaan sah dan benar bangsa Muslim Turki.

Müsavat Dervişoğlu, ketua kelompok parlemen dari Partai Baik (İP) mengatakan, pembalikan itu adalah “impian kaum muda” mereka dan berterima kasih kepada semua orang karena telah membantu memenuhi impian ini. Özgür Özel, ketua kelompok parlemen untuk Partai Rakyat Republik (CHP) mengatakan Hagia Sophia adalah warisan bersejarah umat manusia dan mengatakan mereka mengharapkan Presidensi Urusan Agama untuk menerapkan pembalikan “tanpa merusak fitur arsitektur yang sangat berharga dari Hagia Sophia.”

BACA JUGA  Debat Mengemuka usai Media Turki Singgung Kembalinya Kekhilafahan Islam

Meral Danış Beştaş, ketua kelompok parlemen untuk Partai Demokrat Rakyat, mengatakan mereka berharap Hagia Sophia akan melayani “tujuan pemersatu.”

Temel Karamollaoğlu, kepala Partai Felicity, mengatakan ia menghargai putusan pengadilan. “Ini adalah vonis yang sesuai dengan permintaan bangsa kita,” katanya, berterima kasih kepada semua orang yang berjuang untuk tindakan hukum untuk pembalikan Hagia Sophia. Mustafa Destici, kepala Partai Great Union (BBP) mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa “rantai putus” dengan pembukaan kembali Hagia Sophia sebagai masjid.

“Saya berterima kasih kepada Dewan Negara atas putusan yang adil ini dan presiden kami karena segera melakukan apa yang diperlukan (untuk pembalikan),” katanya.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pakar Hukum: Revisi Aturan Kartu Prakerja Belum Cegah Potensi Penyelewengan

Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menilai bahwa keluarnya Perpres no 76 tahun 2020 menandakan bahwa Perpres sebelumnya ada masalah.

Sabtu, 11/07/2020 20:19 0

Indonesia

Presiden Teken Perpres, Uang Kartu Prakerja Harus Dikembalikan

Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Kartu Prakerja.

Sabtu, 11/07/2020 18:47 0

Indonesia

Polemik RUU HIP, Pengamat: Yang Teriak “Saya Pancasila” Kemana?

Pengamat Politik, Ujang Komarudin mempertanyakan pihak yang kerap teriak "Saya Pancasila" di tengah isu RUU HIP saat ini.

Sabtu, 11/07/2020 18:32 1

Indonesia

Tito Karnavian: Bupati Berstatus Tersangka Masih Bisa Ikut Pilkada

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian menyatakan bupati atau kepala daerah yang berstatus tersangka masih diperbolehkan mengikuti tahapan pilkada yang harus dijalaninya.

Jum'at, 10/07/2020 21:09 0

Indonesia

Mayat WN Indonesia Ditemukan di Kapal Ikan Cina

Mayat lelaki Indonesia yang membeku ditemukan di atas kapal penangkap ikan Cina yang ditahan. Demikian laporan Polri pada Kamis (09/07/2020).

Jum'at, 10/07/2020 20:15 0

Opini

Semua “Hanya” Peduli Floyd, Tidak dengan Iyad Hallaq

Iyad Hallaq, seorang pria autis berusia 32 tahun ditembak secara brutal oleh polisi Israel di sebuah ruang sampah di Kota Tua Yerussalem Timur pada 30 Mei lalu. Penembakan brutal tersebut memang memicu aksi demonstrasi di Israel, Palestina, dan beberapa tempat. Namun hingar bingarnya tenggelam oleh aksi Black Lives Matter yang dilatarbelakangi kematian George Floyd.

Jum'at, 10/07/2020 18:15 0

Indonesia

Apel Siaga Ganyang Komunis, TNI-Polri Didesak Tolak RUU HIP

Aliansi Anti Komunis Jateng-DIY mengadakan apel siaga ganyang komunisme.

Jum'at, 10/07/2020 14:34 1

Indonesia

Soal Pelibatan TNI untuk KUB, Bukhori: Menag Gagal Paham

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Bukhori Yusuf melayangkan kritik tajam kepada Menag terkait rencana pelibatan TNI dalam membangun kerukunan umat beragama. Ia menilai, rencana tersebut sebagai bentuk kegagapan Menag dalam mencermati kondisi sosial politik di tengah masyarakat yang sudah memasuki era reformasi.

Jum'at, 10/07/2020 07:09 0

Indonesia

HNW: Cabut RUU HIP dari Prolegnas, Agar Negara Fokus Urus Covid-19

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, MA kembali mendesak agar Presiden Joko Widodo dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menghentikan pembahasan RUU HIP dan mencabutnya Prolegnas.

Kamis, 09/07/2020 21:02 0

Indonesia

Kompolnas Anggap Statemen Negara Kepolisian Tak Berdasar

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti menyebut bahwa statemen Negara Kepolisian untuk Indonesia tidak berdasar.

Rabu, 08/07/2020 22:26 0

Close