... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polemik RUU HIP, Pengamat: Yang Teriak “Saya Pancasila” Kemana?

Foto: pengamat politik, Ujang Komarudin

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat Politik, Ujang Komarudin mempertanyakan pihak yang kerap teriak “Saya Pancasila” di tengah isu RUU HIP saat ini. Sebab, yang dahulu teriak “Saya Pancasila” sekarang tak banyak berkomentar.

“Yang teriak ‘Saya Pancasila’ dahulu kemana? Jika dulu ada orang atau kelompok orang yang mengaku paling Pancasilais dan saat ini diam saja ketika Pancasila ingin dilemahkan, karena adanya RUU HIP. Karena bagi mereka Pancasila hanya untuk dihapal, diucapkan, dan dipamerkan,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Sabtu (11/07/2020).

“Pancasila hanya ada dimulut tapi tidak diimplementasikan dan tak ada dalam hati dan sanubarinya. Hanya pandai berteriak Pancasila, tapi perilakunya jauh dari nilai-nilai Pancasila,” sambungnya.

Padahal jika dilihat dari substansi pasal demi pasal, RUU HIP memang bisa mendistorsi Pancasila. Menurut Ujang, pasal-pasalnya bukan menguatkan, tapi memperlemah dan kontroversial.

“Soal ketuhanan yang berkebudayaan, trisila dan ekasila. Soal tidak dimasukannya TAP MPRS No XXV Tahun 1966 tentang pelarangan PKI dalam konsideran menjadi bagian dari pelemahan Pancasila itu,” tuturnya.

Direktur Indonesia Politic Review (IPR) ini tak menampik jika selama ini Pancasila digunakan untuk kepentigan politik. Ia menegaskan bahwa hal itu yang harus dikritik.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Polemik RUU HIP, Pengamat: Yang Teriak “Saya Pancasila” Kemana?”

  1. Muhammad Fadhli

    bārokallōh

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

35 Milisi Pro-Iran di Suriah Tewas Dibom Pesawat Tak Dikenal

Puluhan milisi pro-Iran, termasuk dua pimpinan tewas akibat serangan tak dikenal di Suriah timur.

Sabtu, 11/07/2020 16:26 0

Turki

Dibuka 24 Juli, Hagia Shopia Dipakai Pertama Kali untuk Shalat Jumat

Hagia Shopia telah diputuskan untuk kembali menjadi masjid. Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan situs tersebut akan dibuka untuk beribadah pada 24 Juli.

Sabtu, 11/07/2020 16:21 0

Suriah

Iran Perkuat Sistem Pertahanan Udara Suriah

KIBLAT.NET, Teheran – Kepala militer Iran telah menandatangani perjanjian dengan presiden Suriah untuk memperkuat sistem...

Jum'at, 10/07/2020 20:08 0

Opini

Semua “Hanya” Peduli Floyd, Tidak dengan Iyad Hallaq

Iyad Hallaq, seorang pria autis berusia 32 tahun ditembak secara brutal oleh polisi Israel di sebuah ruang sampah di Kota Tua Yerussalem Timur pada 30 Mei lalu. Penembakan brutal tersebut memang memicu aksi demonstrasi di Israel, Palestina, dan beberapa tempat. Namun hingar bingarnya tenggelam oleh aksi Black Lives Matter yang dilatarbelakangi kematian George Floyd.

Jum'at, 10/07/2020 18:15 0

Palestina

Di Tengah Pandemi Covid-19, Israel Masih Tembaki Warga Palestina

Pasukan Israel secara fatal menembak seorang warga sipil Palestina pada hari Kamis (09/07/2020), demikian menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Jum'at, 10/07/2020 10:13 0

Amerika

Trump Masih Anggap Hydroxychloroquine Ampuh untuk Covid-19

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump masih menganggap obat malaria hydroxychloroquine sebagai obat yang menjanjikan untuk mencegah infeksi virus corona, demikian pernyataan Gedung Putih pada Kamis (09/07/2020).

Jum'at, 10/07/2020 09:02 0

Suriah

Rusia Duduki Ladang Minyak Suriah di Deir Zour

20 tentara Rusia memasuki ladang minyak Al-Ward di pedesaan Al-Bukamal, sebelah timur Deir Zour, setelah pasukan keamanan militer rezim Suriah dikeluarkan dari sana.

Kamis, 09/07/2020 14:53 0

China

Cina dan Rusia Berjanji Jaga Hubungan Baik

Selama percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Xi mengatakan negaranya siap untuk terus bekerja sama dengan Rusia untuk menjaga kedaulatan.

Kamis, 09/07/2020 14:19 0

News

Peneliti Sebut Covid-19 Sudah Ada Sebelum Pandemi

"Sejumlah kondisi menyebabkan virus itu tersebar," kata peneliti yang dikutip The Telegraph pada Ahad lalu.

Kamis, 09/07/2020 11:49 0

Video News

Pakar Hukum: Denny Siregar Harus Diberi Efek Jera

Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menegaskan bahwa Denny Siregar harus diproses karena postingan FB soal santri calon teroris. Apakah terbukti atau tidak, kata dia, yang terpenting adalah polisi memproses Denny.

Selasa, 07/07/2020 22:51 0

Close