... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Peneliti Sebut Covid-19 Sudah Ada Sebelum Pandemi

Foto: Corona

KIBLAT.NET, Beijing – Virus SARS-CoV-2 atau COVID-19 telah ada di beberapa wilayah dunia sebelum terjadi pandemi. Demikian kata seorang ahli epidemilogi Inggris. Penelitian lain menelusuri bagian gen virus ada selama ribuan tahun.

“Sejumlah kondisi menyebabkan virus itu tersebar,” kata peneliti yang dikutip The Telegraph pada Ahad lalu.

“Saya pikir virus itu sudah ada di sini, di sini berarti di mana-mana. Kita mungkin melihat virus yang tidak aktif yang telah diaktifkan oleh kondisi lingkungan,” kata Dr. Tom Jefferson, peneliti senior di Pusat Pengobatan Berbasis Bukti (CEBM) ), Universitas Oxford.

“Virus tidak datang atau pergi ke mana pun. Mereka selalu ada di sini dan sesuatu memicu mereka, mungkin kepadatan manusia atau kondisi lingkungan,” lanjutnya.

Dia mengatakan bahwa semakin banyak bukti menunjukkan bahwa virus itu ada di tempat lain sebelum muncul di Asia.

Penelitian lain menemukan bagian dari gen coronavirus yang dikembangkan sekitar 60.000 tahun yang lalu selama keberadaan Neanderthal. Virus ini berkembang dan dapat ditemukan pada gen orang di banyak negara.

Rute Transmisi Baru

Brasil baru-baru ini melaporkan telah menemukan coronavirus baru dalam sampel limbah dari November lalu di Florianopolis.

Sebelumnya, peneliti Spanyol mendeteksi virus corona dalam sampel yang diambil dari air limbah yang dikumpulkan di Barcelona pada Maret 2019. Rekan-rekan mereka di Italia juga menemukan jejak virus di selokan Milan dan Turin Desember lalu.

BACA JUGA  Marak Penistaan Syiar Islam, IUMS: Mana Suara Kelompok Pembela Kebebasan

Jejak coronavirus dilacak berbulan-bulan lebih awal dari yang dilaporkan secara resmi.

Ketika kelompok virus berkembang di pabrik makanan dan pabrik pengemasan daging, Jefferson dan Carl Henegehan berpikir ada rute transmisi baru, yang dapat ditularkan melalui sistem pembuangan kotoran atau “fasilitas toilet bersama ditambah dengan pendingin ruangan yang memungkinkan virus berkembang.

“Ada cukup banyak bukti bahwa sejumlah besar virus di limbah di semua tempat, dan semakin banyak bukti ada transmisi tinja,” kata kedua ahli itu.

Mereka meminta para peneliti untuk mempelajari ekologi virus.

“Wabah ini perlu diselidiki dengan baik dengan orang-orang di lapangan satu per satu … Anda mempertanyakan orang, dan Anda mulai membangun hipotesis yang sesuai dengan fakta, bukan sebaliknya,” tambah mereka.

Sumber: The Telegraph
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kompolnas Anggap Statemen Negara Kepolisian Tak Berdasar

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti menyebut bahwa statemen Negara Kepolisian untuk Indonesia tidak berdasar.

Rabu, 08/07/2020 22:26 0

Indonesia

Ombudsman: Polisi Isi Jabatan di Luar Institusi karena Diskresi Terlalu Luas

Komisioner Ombudsman, Alamsyah Saragih menilai bahwa Polisi menjabat di jabatan publik karena ada diskresi yang terlalu luas dalam undang-undang kepolisian.

Rabu, 08/07/2020 22:04 0

Indonesia

PPMI Assalaam Lantik Pimpinan Baru dan Resmikan Stadion

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam melantik pejabat pimpinan baru periode 2020-2024 sekaligus meresmikan Stadion dan gapura Assalam.

Rabu, 08/07/2020 15:48 0

Indonesia

Aboe Bakar Al-Habsy Pertanyakan Pihak yang Ngotot Bahas RUU HIP

Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsy menegaskan bahwa Pemerintah dan DPR perlu duduk bersama untuk menyepakati pembatalan RUU HIP.

Rabu, 08/07/2020 13:28 0

Indonesia

Pencabutan Asimilasi Habib Bahar Digugat ke PTUN

Pengacara Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar mengajukan gugatan ke PTUN atas pencabutan asimiliasi kliennya.

Rabu, 08/07/2020 12:57 0

Indonesia

Cegah Corona, Gugus Tugas Covid-19 Minta Warga Papua Barat Konsumsi Sagu dan Ikan

Doni Monardo mendorong masyarakat dan seluruh komponen Pemerintah Provinsi Papua Barat, untuk lebih giat dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19

Rabu, 08/07/2020 06:23 0

Video News

Pakar Hukum: Denny Siregar Harus Diberi Efek Jera

Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menegaskan bahwa Denny Siregar harus diproses karena postingan FB soal santri calon teroris. Apakah terbukti atau tidak, kata dia, yang terpenting adalah polisi memproses Denny.

Selasa, 07/07/2020 22:51 0

Indonesia

Santri Pesmadai Gelar Ngaji On The Road IV

Santri Pesmadai kembali mengadakan Ngaji On The Road di Ciputat, Serang dan Anyar pada Jumat 3 hingga 5 Juli 2020.

Selasa, 07/07/2020 22:21 0

Indonesia

Komisi VIII Kritik Wacana TNI Urus Kerukunan Umat Beragama

Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq mengkritik wacana Kemenag yang ingin melibatkan TNI di program kerukunan beragama.

Selasa, 07/07/2020 22:04 0

Info Event

Tetap Menghafal Al-Quran di Masa Pandemi Bersama HOST

Meski belum ada kepastian kapan masa pandemi akan berakhir, kita harus tetap optimis dan menata hidup baru di era new normal

Selasa, 07/07/2020 19:52 0

Close