... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ombudsman: Polisi Isi Jabatan di Luar Institusi karena Diskresi Terlalu Luas

Foto: komisioner Ombudsman, Alamsyah Saragih/sumber: law justice

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisioner Ombudsman, Alamsyah Saragih menilai bahwa Polisi menjabat di jabatan publik karena ada diskresi yang terlalu luas dalam undang-undang kepolisian.

Menurutnya, dalam pasal 28 ayat 3 UU nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia menyebutkan Anggota Kepolisian Republik Indonesia dapat menduduki jabatan di luar kepolisian setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas kepolisian.

“Dalam penjelasan, yang dimaksud jabatan di luar kepolsian adalah jabatan yang tidak mempunya sangkut paut dengan kepolisian atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri. Batasan penugasan kapolri ini diskresinya terlalu luas,” katanya dalam diskusi “Menakar Urgensi dan Legalitas Penugasan Polisi di Luar Organisasi Polri” pada Rabu (08/07/2020).

Sementara itu, ruang lingkup tugas Polri dalam pasal 14 ayat 1 disebuatkan yaitu melaksanakan tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Ini menurut saya ruang kosongnya terlalu besar,” tuturnya.

Atas hal tersebut, Alamsyah menilai ada beberapa langkah yang bisa diambil. Pertama yaitu merubah undang-undang. Namun, langkah tersebut pasti akan alot dan berlangsung lama. Atau yang kedua membuat Peraturan Kapolri.

“Perlu juga kebijakan presiden membuat Perpres. Isinya pembatasan locus (tempat.red) di mana, misalnya jika BUMN maka mana saja, lalu apakah harus Polisi aktif atau tidak aktif. Kalau aktif, misi politiknya apa dari pemerintah. Dan temponya berapa lama,” ulasnya.

Terakahir, Alamsyah menekankan bahwa jika tidak ada kejelasan maka rentan terjadi konflik kepentingan antar dua lembaga.

BACA JUGA  Syekh Ali Jaber: Allah Selamatkan Saya dari Pembunuhan

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Pakar Hukum: Denny Siregar Harus Diberi Efek Jera

Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menegaskan bahwa Denny Siregar harus diproses karena postingan FB soal santri calon teroris. Apakah terbukti atau tidak, kata dia, yang terpenting adalah polisi memproses Denny.

Selasa, 07/07/2020 22:51 0

Info Event

Tetap Menghafal Al-Quran di Masa Pandemi Bersama HOST

Meski belum ada kepastian kapan masa pandemi akan berakhir, kita harus tetap optimis dan menata hidup baru di era new normal

Selasa, 07/07/2020 19:52 0

Irak

Pakar Jihadis Irak Tewas Ditembak Orang Misterius

Hisham al-Hashimi (47) sering muncul di outlet media lokal dan asing sebagai analis, terutama selama pertempuran Irak melawan ISIS.

Selasa, 07/07/2020 16:17 0

Inggris

15 Juta Gelas Bir Ditenggak Usai Bar-bar Inggris Dibuka

KIBLAT.NET, Tepi Barat – ┬áSurat kabar Inggris Daily Mail melaporkan kondisi warga usai pembatasan terkait...

Senin, 06/07/2020 20:24 0

Palestina

Pantau Bumi, Israel Luncurkan Satelit Baru

Pemerintah Israel pada Senin (06/07/2020) meluncurkan satelit baru, Ofek 16, untuk keperluan pemantauan, pengumpulan data, dan surveilans.

Senin, 06/07/2020 19:00 0

Arab Saudi

Ibadah Haji di Tengah Pandemi, Begini Protokol Kesehatan yang Diterapkan Arab Saudi

Arab Saudi telah membatasi jumlah peziarah haji tahun ini dan menempatkan beberapa protokol kesehatan untuk mengurangi tingkat penularan virus Covid-19.

Senin, 06/07/2020 17:21 0

Afrika

Dijajah 132 Tahun, Aljazair Desak Permintaan Maaf Penuh Prancis

KIBLAT.NET, Aljir – Presiden Aljazair Abdel Majid Taboun pada Sabtu (04/07/2020), menuntut permintaan maaf dari...

Ahad, 05/07/2020 16:49 0

India

Hubungan Dengan Cina Memanas, India Borong 33 Jet Tempur Rusia

Kementerian Pertahanan India juga telah menyetujui pengembangan sistem rudal lokal untuk ketiga cabang militer

Jum'at, 03/07/2020 14:39 0

Selandia Baru

Sidang Putusan Kasus Pembantaian Masjid Christchurch Akan Digelar Bulan Depan

Hakim mengatakan bahwa persidangan diperkirakan akan berlangsung 3 hari atau lebih

Jum'at, 03/07/2020 08:58 0

Analisis

Ghazwatul Hindi: Nusantara, Front Utama Melawan Cina (Bag. 3)

Pasukan Ghazwatul Hindi harus meneliti seribu kali sebelum menyergap lawan lokal. Sementara di sisi lain mereka harus mewaspadai penyergapan dan pengkhianatan lawan.

Rabu, 01/07/2020 21:36 0

Close