... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pantau Bumi, Israel Luncurkan Satelit Baru

Foto: Pasukan pendudukan Israel [Wisam Hashlamoun / Apaimages]

KIBLAT.NET, Tepi Barat – Pemerintah Israel pada Senin (06/07/2020) meluncurkan satelit baru, Ofek 16, untuk keperluan pemantauan, pengumpulan data, dan surveilans.

Menurut situs web Israel “i24”, peluncuran itu diawasi oleh Kementerian Perang Israel bekerja sama dengan Divisi Industri Antariksa, untuk keperluan pemantauan dari luar angkasa.

Kementerian Perang menyatakan bahwa satelit diluncurkan ke luar angkasa dengan sebuah peluncur buatan Israel di sebuah pangkalan udara di Israel tengah.

Dia menunjukkan bahwa satelit berputar dan melakukan pemantauan di sekitar Bumi, serta menjalani serangkaian tes untuk memverifikasi keamanan dan keakuratan kinerjanya.

“Satelit bekerja dengan teknologi fotolistrik dan memiliki kemampuan yang sangat canggih, untuk mengumpulkan informasi dan surveilans,” jelas Kementerian Perang, yang mengembangkan dan memproduksi satelit dengan bantuan dari Direktorat Ruang Angkasa dan Direktorat Pengembangan Peralatan dan Infrastruktur Tempur.

Dia mencatat bahwa industri dirgantara adalah kontraktor utama proyek; melalui unit rudal dan ruang, dan melakukannya melalui pabrik ruang angkasa, bekerja sama dengan unit intelijen yang bertanggung jawab untuk meluncurkan satelit. Tercatat, bahwa banyak perusahaan lain telah bekerja sama dalam proyek ini.

Sumber: Arabi21
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pakar Hukum Pidana: Denny Siregar Harus Diberi Efek Jera

Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menegaskan bahwa Denny Siregar harus diproses karena postingan FB soal santri calon teroris.

Ahad, 05/07/2020 22:16 0

Indonesia

Pernah Jadi Napi, Ahok Tak Bisa Jadi Menteri

Beredar isu bahwa mantan narapidana penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama menjadi menteri kabinet Jokowi.

Ahad, 05/07/2020 21:29 0

Indonesia

Buang-buang Energi, Pakar Hukum Minta RUU HIP Dibatalkan

Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad menegaskan bahwa pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) harus dihentikan.

Ahad, 05/07/2020 20:36 1

Indonesia

Psikolog Forensik: Tulisan Denny Siregar Soal Anak Calon Teroris Bentuk Stigmatisasi

Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel menegaskan bahwa postingan Denny Siregar soal anak calon teroris berbahaya

Sabtu, 04/07/2020 21:42 0

Indonesia

Kemenag Tengah Siapkan Inovasi, Daftar Haji Bisa Secara Daring

Inovasi ini merupakan pengembangan dari layanan pelunasan secara online yang sudah berjalan sejak dua tahun lalu

Jum'at, 03/07/2020 10:07 0

Indonesia

Apresiasi Kinerja Polda Metro Jaya, Ketua MPR Serukan Jihad

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya yang berhasil menangkap sekaligus mengungkap jaringan peredaran Narkoba asal Iran – Timur Tengah yang beroperasi di Indonesia.

Jum'at, 03/07/2020 07:58 0

Indonesia

Jadi Tersangka Kasus ITE, Jack Boyd Lapian Tak Ditahan

Jack Boyd Lapian tidak ditahan pihak kepolisian meski bersatus tersangka kasus ITE.

Kamis, 02/07/2020 23:27 0

Indonesia

Ahok Lelang Batik yang Dikenakan Saat Sidang, Ditawar Sampai Rp 100 Juta

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melelang 19 baju batik yang dikenakan selama sidang penistaan agama. Lelang tersebut bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-54 pada 29 Juni 2020.

Kamis, 02/07/2020 20:46 1

Indonesia

Baleg DPR Hapus RUU P-KS Dari Prolegnas Prioritas 2020

Bersamaan dengan RUU P-KS, Badan Legislasi juga menghapus 15 RUU lainnya dari Prolegnas Prioritas 2020.

Kamis, 02/07/2020 14:42 0

Analisis

Ghazwatul Hindi: Nusantara, Front Utama Melawan Cina (Bag. 3)

Pasukan Ghazwatul Hindi harus meneliti seribu kali sebelum menyergap lawan lokal. Sementara di sisi lain mereka harus mewaspadai penyergapan dan pengkhianatan lawan.

Rabu, 01/07/2020 21:36 0

Close