... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perjanjian Dagang, Alasan Trump Tak Sanksi Berat Cina terkait Muslim Uighur

Foto: Presiden AS, Donald Trump. (Foto: AFP)

KIBLAT.NET, Washington – Presiden AS Donald Trump mengungkapkan alasan negaranya tidak menjatuhkan sanksi yang lebih besar pada Cina terkait kamp konsentrasi Muslim Uighur. Hal itu karena Washington terikat perjanjian perdagangan dengan Beijing.

Pernyataan Trump dimuat situs web Amerika, Axios, Minggu lalu, di mana ia mengatakan: “Pencapaian yang sangat berarti berarti ia tidak dapat memaksakan sanksi tambahan.”

Cina telah menahan sekitar satu juta warga Uighur dan kelompok etnis lainnya di kamp-kamp di Xinjiang dengan dalih “pendidikan ketenagakerjaan”.

Sebelumnya, memoar mantan Penasihat Keamanan Nasional Trump John Bolton mengungkapkan bahwa Trump telah mendukung Cina untuk mendirikan kamp Muslim Uighur.

Dalam memoarnya, Bolton mengatakan bahwa selama pertemuan puncak tahun lalu, Trump memberi Presiden Cina Xi Jinping lampu hijau untuk membangun kamp di wilayah baratnya, di mana presiden AS mengatakan bahwa “ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan.” Namun Trump membantah tuduhan itu.

Trump menjawab pertanyaan “Axios” tentang mengapa ia menunda memberikan lebih banyak sanksi kepada pejabat Partai Komunis mengenai masalah kamp, ​​dengan mengatakan: “Ya, kami berada di tengah-tengah kesepakatan perdagangan besar.”

Sumber: Arabi21
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Usai Baca RUU HIP, SBY: Lebih Baik Saya Simpan Agar Politik Tak Semakin Panas

SBY menyampaikan ia selalu mengikuti isu menyangkut RUU HIP. Pun, ia sudah membaca RUU tersebut. Ada pendapat kritis yang ingin disampaikannya. Namun, ia tak menyuarakannya karena ada alasan.

Rabu, 24/06/2020 09:38 0

Opini

Perlukah Seorang Muslim Mengadopsi Pikiran Feminisme?

Kaum feminis kerap mencari konteks dan latar belakang dari nash-nash Al-Qur’an maupun Hadis yang berkaitan dengan wanita kemudian membuat bantahan terhadap penafsiran yang dianggap mendiskreditkan kaum wanita.

Rabu, 24/06/2020 09:28 0

Indonesia

Massa PA 212 Akan Kepung DPR Siang Ini

KIBLAT.NET, Jakarta – Massa Persaudaraan Alumni (PA) 212 siap mendatangi gedung DPR siang nanti sebagai...

Rabu, 24/06/2020 09:08 0

Indonesia

KPK Temukan Sejumlah Peluang Tindak Pidana Korupsi pada Kartu Prakerja

Pemerintah menghentikan sementara pelaksanaan Kartu Prakerja menyusul temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait sejumlah persoalan dalam program ini.

Rabu, 24/06/2020 08:55 0

Indonesia

Soroti Pernikahan Usia Dini, Politisi NasDem Salahkan Video Dewasa

Ia mengatakan bahwa saat ini masyarakat lebih mudah mengakses video dewasa sehingga memicu pernikahan di bawah umur.

Selasa, 23/06/2020 14:08 0

Indonesia

RUU HIP Cacat Sejak Masih Naskah Akademik

Komponen umat islam Solo Raya yang tergabung dalam Majelis Silaturahmi Dami Negeriku menolak RUU HIP.

Senin, 22/06/2020 18:27 1

Indonesia

Tolak RUU HIP, KNBN Solo Raya Sampaikan Piagam Surakarta ke DPRD

Koalisi Nasional Bela Negara (KNBN) Solo Raya menggelar audiensi penolakan RUU HIP dengan menyampaikan Piagam Surakarta.

Senin, 22/06/2020 17:53 1

Indonesia

Tujuh Kata, ‘Jimat’ Paling Ditakuti Oleh Komunis

Keberadaan 'Jimat' yang berisi 7 Kata ini, sangat ditakuti oleh kalangan kaum Komunis

Ahad, 21/06/2020 16:41 2

Opini

PDIP Lancang Mensejajarkan Khilafah dengan Komunisme

Nampaknya, kebencian PDIP terhadap ajaran Islam KHILAFAH belum pupus, meskipun rezim Jokowi di bawah kendali PDIP telah mencabut BHP HTI secara zhalim, hanya dengan dalih telah mendakwahkan ajaran Islam KHILAFAH.

Ahad, 21/06/2020 09:57 1

Suara Pembaca

Kurban, Yuk! Bersama Mualaf dan Kaum Termarjinal

Mengawal dakwah di daerah rawan pendangkalan aqidah dan daerah termarjinal memang butuh jurus khusus. Karena...

Sabtu, 20/06/2020 15:46 0

Close