... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Arab Saudi Tetap Gelar Ibadah Haji, Tapi Dibatasi

Foto: Foto orang-orang tawaf di Kakbah membentuk hati, diabadikan pada musim haji 2016. (foto: Al-Arabiya)

KIBLAT.NET, Riyadh – Haji akan dilanjutkan bulan depan tetapi dengan jumlah jamaah yang “sangat terbatas”. Demikian pernyataan dari otoritas Arab Saudi mengatakan pada Senin (22/06/2020).

“Keputusan itu diambil karena ancaman yang terus-menerus dari pandemi coronavirus dan untuk menjaga kesehatan masyarakat global,” kata Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Peziarah yang ambil bagian berasal dari berbagai negara yang sudah tinggal di Arab Saudi.

Sekitar 2,5 juta peziarah melakukan haji tahun lalu, tetapi skala dan penyebaran COVID-19 yang sedang berlangsung di seluruh dunia membuat orang tidak akan dapat melakukan perjalanan ke Kerajaan.

Kementerian mengatakan keputusan telah dibuat “mengingat kelanjutan pandemi dan risiko virus yang menyebar di ruang ramai dan pertemuan besar.”

“Jumlah peziarah yang sangat terbatas dari berbagai kebangsaan yang sudah tinggal di Arab Saudi, akan dapat melakukannya.”

“Keputusan ini diambil untuk memastikan ibadah haji dilakukan dengan cara yang aman untuk menjaga kesehatan masyarakat sambil mengamati semua tindakan pencegahan dan protokol jarak sosial yang diperlukan.”

Tahun lalu, lebih dari 1,8 juta peziarah melakukan perjalanan ke Arab Saudi dari luar negeri untuk ambil bagian. Kementerian haji mengatakan tahun ini risiko penularan penyakit antara negara-negara dan peningkatan infeksi secara global berarti risikonya terlalu tinggi.

Kementerian mengatakan prioritas utama Arab Saudi adalah selalu memungkinkan jamaah Muslim dapat melakukan haji dan umrah dengan aman dan aman.

BACA JUGA  Buku Memoar John Bolton Ungkap Kamp Konsentrasi Uighur Disetujui Trump

Dewan Ulama Senior mengatakan pada hari Senin bahwa itu mendukung apa keputusan Kerajaan untuk membatasi jumlah peziarah untuk menjaga kesehatan dan keselamatan mereka.
Sementara itu, Menteri Awqaf Mesir, Mohamed Mokhtar Gomaa, mengatakan bahwa mengingat penyebaran pandemi coronavirus, negaranya juga mendukung keputusan Kerajaan untuk membatasi jumlah peziarah.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

RUU HIP Cacat Sejak Masih Naskah Akademik

Komponen umat islam Solo Raya yang tergabung dalam Majelis Silaturahmi Dami Negeriku menolak RUU HIP.

Senin, 22/06/2020 18:27 1

Indonesia

Tolak RUU HIP, KNBN Solo Raya Sampaikan Piagam Surakarta ke DPRD

Koalisi Nasional Bela Negara (KNBN) Solo Raya menggelar audiensi penolakan RUU HIP dengan menyampaikan Piagam Surakarta.

Senin, 22/06/2020 17:53 1

Indonesia

Tujuh Kata, ‘Jimat’ Paling Ditakuti Oleh Komunis

Keberadaan 'Jimat' yang berisi 7 Kata ini, sangat ditakuti oleh kalangan kaum Komunis

Ahad, 21/06/2020 16:41 2

Opini

PDIP Lancang Mensejajarkan Khilafah dengan Komunisme

Nampaknya, kebencian PDIP terhadap ajaran Islam KHILAFAH belum pupus, meskipun rezim Jokowi di bawah kendali PDIP telah mencabut BHP HTI secara zhalim, hanya dengan dalih telah mendakwahkan ajaran Islam KHILAFAH.

Ahad, 21/06/2020 09:57 1

Suara Pembaca

Kurban, Yuk! Bersama Mualaf dan Kaum Termarjinal

Mengawal dakwah di daerah rawan pendangkalan aqidah dan daerah termarjinal memang butuh jurus khusus. Karena...

Sabtu, 20/06/2020 15:46 0

Indonesia

Temui Fraksi PKS, Forum Masyarakat Betawi Minta RUU HIP Dibatalkan

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini didampingi Bendahara Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi menerima sejumlah elemen organisasi yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Betawi.

Jum'at, 19/06/2020 15:42 0

Indonesia

Polemik RUU HIP, MUI: Setiap Undang-undang Harus Libatkan Masyarakat

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi menghargai pemerintah yang meminta agar pembahasan RUU Halauan Ideologi Pancasila ditunda

Kamis, 18/06/2020 13:16 0

Indonesia

Riset IDEAS: Pemberlakuan New Normal Harus Berbasis Risiko Daerah

Pemerintah Indonesia memang menyatakan bahwa new normal hanya diadopsi oleh daerah dengan angka reproduksi virus (Rt) dibawah 1, yang mengindikasikan tingkat penularan yang telah terkendali, sehingga diyakini tidak akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 meski masyarakat melakukan aktivitas secara normal. Namun beberapa pihak meyakini statistik Rt di Indonesia tidak akurat terkait rendahnya kualitas data.

Kamis, 18/06/2020 08:36 0

Indonesia

HNW: Pemerintah Semestinya Minta Pembahasan RUU HIP Dihentikan

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menegaskan bahwa pemerintah semestinya tidak hanya meminta agar RUU HIP ditunda.

Rabu, 17/06/2020 21:38 0

Indonesia

Habib Rizieq 2 Tahun Dicekal, HRS Center: Pemerintah RI Harus Bertanggung Jawab

Menurut ketentuan hukum, status pencekalan tidak boleh melebihi batas waktu dua tahun

Rabu, 17/06/2020 12:28 0

Close