... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Arab Saudi dan UEA Dukung Langkah Mesir dalam Konflik Libya

Foto: Presiden Mesir, Abdel Fatah Al-Sisi berbicara di hadapan Majelis Umum PBB di New York pada Selasa (19/09)

KIBLAT.NET, Kairo – Arab Saudi dan UEA menawarkan dukungan diplomatik ke Mesir pada hari Ahad setelah Presiden Abdel Fattah El-Sisi mengatakan negaranya memiliki hak yang sah untuk campur tangan di Libya.

“Mesir berhak mempertahankan diri setelah menerima ancaman langsung dari ‘milisi teroris’ dan tentara bayaran yang didukung oleh negara-negara asing,” kata El-Sisi.

Presiden Turki Recep Tayip Erdogan telah mengirim tentara bayaran ke Libya dalam rangka mendukung Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) Perdana Menteri Fayez Al-Sarraj di Tripoli. GNA menghadapi pasukan Tentara Nasional Libya (LNA) timur yang dipimpin oleh Khalifa Haftar, dan didukung oleh Rusia, Mesir dan UEA.

El-Sisi memerintahkan tentara Mesir untuk siap melaksanakan misi apa pun. “Jika beberapa orang berpikir bahwa mereka dapat melewati garis depan Sirte-Jufra, ini adalah garis merah untuk kita,” katanya.

“Tujuan kami adalah untuk melindungi perbatasan barat kami, dan mendukung pemulihan keamanan dan stabilitas di Libya, karena itu adalah bagian dari keamanan nasional Mesir,” klaim El-Sisi.

Arab Saudi mengatakan keamanan Mesir merupakan bagian integral dari keamanan Kerajaan dan seluruh negara Arab. Terkait hal ini, Riyadh berdiri di samping Kairo.

Kementerian Luar Negeri UEA menegaskan dukungannya bagi Mesir untuk melindungi keamanan dan stabilitasnya. UEA juga menyebut bahwa solusi politik sebagai “satu-satunya cara yang dapat diterima untuk mengakhiri konflik.”

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tujuh Kata, ‘Jimat’ Paling Ditakuti Oleh Komunis

Keberadaan 'Jimat' yang berisi 7 Kata ini, sangat ditakuti oleh kalangan kaum Komunis

Ahad, 21/06/2020 16:41 2

Opini

PDIP Lancang Mensejajarkan Khilafah dengan Komunisme

Nampaknya, kebencian PDIP terhadap ajaran Islam KHILAFAH belum pupus, meskipun rezim Jokowi di bawah kendali PDIP telah mencabut BHP HTI secara zhalim, hanya dengan dalih telah mendakwahkan ajaran Islam KHILAFAH.

Ahad, 21/06/2020 09:57 1

Suara Pembaca

Kurban, Yuk! Bersama Mualaf dan Kaum Termarjinal

Mengawal dakwah di daerah rawan pendangkalan aqidah dan daerah termarjinal memang butuh jurus khusus. Karena...

Sabtu, 20/06/2020 15:46 0

Indonesia

Temui Fraksi PKS, Forum Masyarakat Betawi Minta RUU HIP Dibatalkan

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini didampingi Bendahara Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi menerima sejumlah elemen organisasi yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Betawi.

Jum'at, 19/06/2020 15:42 0

Indonesia

Polemik RUU HIP, MUI: Setiap Undang-undang Harus Libatkan Masyarakat

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi menghargai pemerintah yang meminta agar pembahasan RUU Halauan Ideologi Pancasila ditunda

Kamis, 18/06/2020 13:16 0

Indonesia

Riset IDEAS: Pemberlakuan New Normal Harus Berbasis Risiko Daerah

Pemerintah Indonesia memang menyatakan bahwa new normal hanya diadopsi oleh daerah dengan angka reproduksi virus (Rt) dibawah 1, yang mengindikasikan tingkat penularan yang telah terkendali, sehingga diyakini tidak akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 meski masyarakat melakukan aktivitas secara normal. Namun beberapa pihak meyakini statistik Rt di Indonesia tidak akurat terkait rendahnya kualitas data.

Kamis, 18/06/2020 08:36 0

Indonesia

HNW: Pemerintah Semestinya Minta Pembahasan RUU HIP Dihentikan

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menegaskan bahwa pemerintah semestinya tidak hanya meminta agar RUU HIP ditunda.

Rabu, 17/06/2020 21:38 0

Indonesia

Habib Rizieq 2 Tahun Dicekal, HRS Center: Pemerintah RI Harus Bertanggung Jawab

Menurut ketentuan hukum, status pencekalan tidak boleh melebihi batas waktu dua tahun

Rabu, 17/06/2020 12:28 0

Indonesia

Pleidoi Penyerang Novel Baswedan: Mata Korban Rusak Karena Pindah Rumah Sakit

Penasihat hukum (PH) Rahmat Kadir Mahulette selaku terdakwa penyerang Novel Baswedan menyebut kerusakan mata penyidik KPK tersebut terjadi karena kesalahan penanganan pasca penyiraman, bukan karena serangan yang dilakukan kliennya.

Rabu, 17/06/2020 09:08 1

Artikel

Peluang di Balik Wabah Corona Memang Ada, Tapi Masih Sebatas “Awang-Awang”

Fahmi Suwaidi memang memaparkan dengan baik terkait banyaknya korban dan kerugian luar biasa yang dialami para penguasa Eropa di kala itu sebagai titik persamaan. Namun patut disayangkan, sejatinya banyak hal-hal yang lebih subtansial yang luput dituliskan.

Rabu, 17/06/2020 07:40 0

Close