... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polemik RUU HIP, MUI: Setiap Undang-undang Harus Libatkan Masyarakat

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa’adi menghargai pemerintah yang meminta agar pembahasan RUU Halauan Ideologi Pancasila ditunda. Menurutnya, DPR harus lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat.

“Kami mengapresiasi sikap dan langkah Pemerintah untuk menunda pembahasan RUU HIP dan mengembalikan RUU tersebut kepada DPR RI sebagai pengusul. Agar melakukan banyak dialog dan menyerap aspirasi terlebih dahulu dengan semua elemen masyarakat,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Kamis (18/06/2020).

Zainut menyebut, langkah tersebut sudah tepat karena RUU HIP adalah RUU inisiatif DPR RI. Sehingga Pemerintah tidak bisa mencabut atau membatalkannya.

“Kami menyadari bahwa hak untuk membuat UU adalah berada di tangan DPR bersama sama dengan Pemerintah, namun seharusnya setiap UU yang akan dibahas hendaknya dilakukan dialog dan menyerap aspirasi masyarakat terlebih dahulu. Agar publik dapat memahami secara baik substansi UU yang akan dibahas,” tuturnya.

Dengan demikian, kata dia, publik terbuka untuk memberikan koreksi dan masukan. Sehingga publik merasa dilibatkan dalam proses pembahasan dan pengambilan keputusan. Melibatkan publik dalam mengambil sebuah kebijakan itulah sesungguhnya esensi dari negara demokrasi.

Dengan dikembalikannya RUU HIP ke DPR RI, lanjut Zainut, kami mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk menghentikan segala silang sengketa dan kegaduhan di ruang publik.

“Kita konsentrasikan perhatian kita ke DPR RI untuk membangun komunikasi dan dialog secara konstruktif dan persuasif agar ditemukan solusi yang lebih maslahat untuk kepentingan umat dan bangsa,” pungkasnya.

BACA JUGA  Baleg DPR Hapus RUU P-KS Dari Prolegnas Prioritas 2020

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Arab Saudi Imbau Dunia Internasional Cegah Aneksasi Israel

Kabinet Arab Saudi pada hari Selasa meminta masyarakat internasional untuk mencegah Israel dari perilaku agresifnya, yang mengancam stabilitas regional.

Rabu, 17/06/2020 18:26 0

Inggris

Kelompok Sayap Kanan Bentrok dengan Demonstran BLM di Inggris

Para pemimpin dari komunitas Muslim Inggris telah menyatakan kekecewaan mereka pada pawai sayap kanan yang berlangsung di London pada hari Ahad.

Rabu, 17/06/2020 13:46 0

India

Konflik Perbatasan India-Cina: 20 Tentara Tewas

Hubungan antara Cina dan India telah lama berduri. India dan Cina terlibat perang perbatasan singkat pada tahun 1962, dan tidak dapat menyelesaikan perselisihan perbatasan mereka meskipun pembicaraan telah menyebar selama dua dekade

Rabu, 17/06/2020 13:39 0

Artikel

Peluang di Balik Wabah Corona Memang Ada, Tapi Masih Sebatas “Awang-Awang”

Fahmi Suwaidi memang memaparkan dengan baik terkait banyaknya korban dan kerugian luar biasa yang dialami para penguasa Eropa di kala itu sebagai titik persamaan. Namun patut disayangkan, sejatinya banyak hal-hal yang lebih subtansial yang luput dituliskan.

Rabu, 17/06/2020 07:40 0

Amerika

Baru Sembuh Dari Covid-19, Kakek 70 Tahun Kaget Ditagih Biaya Perawatan 15 Miliar

Setelah dinyatakan sembuh, Flor harus berhadapan dengan tagihan rumah sakit setebal 81 halaman

Selasa, 16/06/2020 15:14 0

Palestina

Hamas Seru Palestina Bersatu Lawan Aneksasi Israel

KIBLAT.NET, Gaza – Gerakan perlawanan Palestina Hamas, Senin (15/06/2020), menyerukan persatuan di antara Palestina dan...

Selasa, 16/06/2020 05:56 0

Eropa

Presiden Polandia Samakan Ideologi LGBT dengan Komunisme

Dia mengatakan generasi orang tuanya telah berjuang melawan ideologi komunis selama 40 tahun dan "mereka tidak memperjuangkan ini sehingga muncul ideologi baru yang bahkan lebih destruktif".

Senin, 15/06/2020 05:36 0

Palestina

Empat Strategi Hamas Hadapi Rencana Aneksasi Israel

"Kita berada di depan tahap paling berbahaya dalam konflik ini, tetapi ini adalah yang paling dekat dengan kemenangan dan pembebasan," ujar Haniyeh.

Senin, 15/06/2020 05:22 0

Info Event

Ikuti! Webinar Islamisasi Sains dan Pengaruhnya Hari Ini Bersama ITJ Bekasi

bagaimana sejarah Islamisasi Sains yang sesungguhnya dan bagaimana pengaruhnya hingga hari ini?

Ahad, 14/06/2020 22:18 0

Close